Artikel Rohani menarik, Isu Teologi, Cinta, Humor dan perenungan. Fundamental-Baptist-Independent-Alkitabiah, Dispensational in theology, Pre-Tribulational Rapture Pre-millennial, Textus Receptus and Masoretic Text (traditional-text based), Baptism by immersion, Six-day literal creation, Literal and Grammatical and Historical in hermeneutics
Senin, Juli 09, 2012
Umat Kristen dan Politik
Senin, November 14, 2011
Kristen Tak Perlu IMB Tempat Ibadah
Kekristenan di Indonesia, dan mungkin di seluruh negara Islam, terkontaminasi konsep Islam. Semua ini akibat dari para pemimpin Kristen yang tidak paham tentang hakekat kekristenan itu sendiri. Bahkan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) menerjemahkan Ibrani 10:25, dengan menambahkan kata “ibadah” ke dalam kalimat yang sesungguhnya tidak ada kata itu di dalam bahasa aslinya.
Selasa, November 08, 2011
30 Calon Presiden NKRI 2014
Anda bingung dengan Berbagai Survei mengenai calon-calon presiden NKRI 2014, mengapa tidak pikirkan nama-nama dibawah ini sebagai tokoh yang memunyai potensi dan kemampuan untuk memimpin bangsa ini 5 tahun ke depan dalam Pemilu 2014.
1. Basuki Tjahaja Purnama, Anggota Komisi II DPR RI, Mantan Bupati Belitung Timur
2. Rizal Ramli
3. Fachroel Rahman
4. Akbar Tanjung, Politisi Senior GOLKAR
5. Fadel Muhammad, Politisi Senior GOLKAR
6. Hary Tanoesudibyo, Raja Media MNC Grup
7. Sri Mulyani Indrawati, Mantan Menteri Keuangan yang sekarang berkiprah di World Bank
8. Jusuf Kalla, bekas Wapres dan konglomerat
9. Ani Yudhoyono, istri SBY
10. Prabowo Subianto, Pengusaha
Rabu, Oktober 26, 2011
Kerajaan Tuhan Yesus
NUBUATAN AWAL KERAJAAN YESUS KRISTUSSejak Zaman Daud, sekitar seribu tahun sebelum Masehi, yang berarti sekitar tiga ribu tahun dari sekarang, Allah Jehovah telah memberi tahu Daud bahwa salah satu keturunannya akan memerintah sebagai raja, bukan sepanjang puluhan atau ratusan tahun melainkan selama-lamanya. Penafsiran ini muncul dari pernyataan Tuhan tentang Daud, "Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya." (2 Sa 7:16)
Rabu, Oktober 19, 2011
Susunan Lengkap Kabinet Indonesia Bersatu II Pasca Reshuffle (Okt 2011-2014)
Senin, Oktober 17, 2011
Negara Agama atau Negara Sekuler
Ketika Allah Jehovah membawa keturunan Yakub keluar dari Mesir, memang dari awal tujuannya adalah mendirikan Negara Agama (Theo-cracy). Jehovah sedang mendirikan sebuah negara yang ditugaskanNya untuk menjaga ibadah simbolik yang dipusatkan di Bait Allah Yerusalem. Seluruh umat Jehovah adalah warga negara Israel dan seluruh warga Israel adalah umat Jehovah. Keberlangsungan negara-agama ini sesungguhnya hanya sampai kedatangan Yesus sebagai hakekat ibadah simbolik yang dijaga oleh negara-agama Israel-Yudaisme itu. Kepentingan mendirikan negara agama adalah untuk menjaga ibadah simbolik sampai yang disimbolkan tiba.
Minggu, Agustus 08, 2010
Menakar Urgensi Partai Politik Kristen
Masyarakat yang pro atau yang mendukung mengajukan segudang argumen demi membenarkan dukungannya, diantaranya, Parpol Kristen menurut mereka adalah sebuah keniscayaan dan mutlak diperlukan bangsa ini. Mengapa? Beberapa faktor yang dikemukakan adalah bahwa selama ini aspirasi Kristen tidak tersalurkan lewat partai lain dan terjadi marjinalisasi perannya. Juga fakta sekarang menjamurnya UU dan perda-perda yang berbau agamis tertentu yang menggerogoti empat pilar bangsa yakni UU 1945, Pancasila, NKRI, dan Kebhinekaan. Singkatnya kelompok pro ini berkesimpulan parpol Kristen yang kuat adalah jawaban semua itu.
Rabu, Juli 01, 2009
MENGURANGI KEJENUHAN PEMILU DG MENGURANGI JUMLAH PARPOL PESERTA PEMILU
Dalam 2 periode PEMILU mendatang yaitu 2014 dan 2019, maka hendaknya para anggota DPR yg membuat UU PEMILU lebih memikirkan efektivitas PEMILU dan juga belajar dari PEMILU2 sebelumnya yg sangat banyak partai. Hal ini jika terus terjadi, akan membuat kejenuhan dan muncul apatis masyarakat karena mumet dan bingung dalam memilih karena begitu banyaknya partai dan juga begitu banyaknya nama Caleg dalam kertas suara.
Mari berkaca pada PEMILU 1999 ada 48 Partai, 2004 menjadi 24 Partai, namun sayang 2009 kembali menjadi 44 Partai (38+6). Asumsinya pada 2014 akan ada 9 Partai langsung lolos ditambah 10 Partai Baru dg asumsi aturan semakin diperketat untuk Parpol peserta PEMILU.
Misal jumlah Parpol 2014 ada 20, maka dg aturan ET dan EP yg dinaikkan, akan tersaring kira-kira 6-8 partai saja.
Misal jumlah Parpol 2019 ada 8 Partai yg langsung lolos, aturan Parpol baru peserta PEMILU semakin dipersulit, atau tdk boleh lagi menjadi Peserta PEMILU karena 8 Partai saja yg lolos ET dan EP, maka tentunya dari 8-10 Parpol peserta PEMILU 2019, tinggal 3-5 Parpol saja.
Untuk itu semoga dalam 2 kali PEMILU lagi, maka tahun 2024, kiranya hanya akan ada 5-7 Parpol saja. Jumlah ini ideal dalam Kekuatan di Parlemen.
Agar Partai semakin menyusut maka ET partai dinaikkan menjadi 5%, misal dari 170 juta Pemilih setara dg 8,5 juta suara, EP jumlah kursi DPR 5% atau setara dg 28 kursi DPR dari total 560 kursi DPR.
Bagaimana dg jumlah Calon Presiden?
Maksimal jumlah calon Presiden sebaiknya hanya 5 calon saja, dg asumsi 2 putaran, selesai. Hitung-hitungannya adalah:
Syarat mencalonkan Capres adalah 20% suara Pemilu Legislatif, misal 170 juta maka setara 34 juta dan 15% jumlah kursi di DPR setara dg 84 kursi.
Sehingga didapat maksimal 5 calon Presiden. Idealnya tentu 2 calon saja.
Mari dengungkan ke anggota DPR yg baru menjabat Oktober nanti. Persulit aturan mendirikan Partai Baru, sehingga mendirikan partai bukan asal meramaikan PEMILU dan buang2 uang serta bikin pusing rakyat karena buanyak partai, meminimalisir partai gurem dan partai jadi2an hanya karena ambisi berkuasa semata.
Sabtu, April 11, 2009
PETA POLITIK INDONESIA: Blok S, M dan A
Mengamati sekilas hasil sementara PEMILU LEGISLATIF dari KPU, tampaknya akan mulai terlihat adanya tiga Blok atau Kubu dalam Pencalonan Capres-Cawapres untuk PEMILU 9 Juli nanti. Dengan kemenangannya, SBY lewat Partai Demokrat yang mengantongi 20% suara lebih, dengan sedikit koalisi, siap mencalonkan kembali dengan segenap rasa percaya diri yang lebih tinggi karena suara yang besar dan melonjak 300%.
Di lain sisi, PDI Perjuangan yang siap mencalonkan Megawati tampaknya lebih sibuk untuk mulai mendekati parpol lain untuk berkoalisi seperti Golkar dan PPP juga pendekatan dengan Partai HANURA dan GERINDRA.
Akankah muncul blok alternatif? Melihat peta perpolitikan Indonesia saat ini, hal itu sangat tidak mustahil alias sangat dimungkinkan. Setidaknya melalui koalisi beberapa partai kecil dan menengah yang mencapai 25% dapat mencalonkan Capres-Cawapres Alternatif. Kubu ini mulai disebut kubu Alternatif atau Blok A.
Siapa kira-kira Capres-Cawapres dari Blok A ini? Sejumlah nama Capres bisa disebutkan mulai dari Rizal Ramli, Sri Sultan HB X, Prabowo Subianto, dll.
Mungkinkah ada 4 Capres-Cawapres? Menurut beberapa pengamat, bisa saja dan mungkin. Sekiranya benar ada 4 Capres-Cawapres, tampaknya PEMILU Presiden akan berlangsung 2 putaran dengan asumsi tidak ada yang mencapai 50%+1.
Mungkinkah GOLKAR kembali berkoalisi dengan Partai Demokrat? Who Body Knows? Dalam dunia politik dikenal istilah tidak ada Lawan Abadi. Perkembangan politik penuh dengan berbagai dinamika. A bisa berubah menjadi B dalam waktu singkat. Hal ini tampaknya sangat Tergantung pada analisis terhadap situasi& kondisi dari waktu ke waktu.
Apakah PKS akan merapat ke Demokrat? Tampaknya sangat besar kemungkinan itu, dan bukan hanya PKS, namun partai lain seperti PKB dan PAN kemungkinan besar akan berkoalisi dengan Demokrat.
Jika GOLKAR jadi berkoalisi dengan PDI Perjuangan, maka tampaknya GERINDRA dan HANURA punya kecenderungan lebih tinggi untuk bergabung alias berkoalisi dengan PDI Perjuangan, mengingat Prabowo Subianto dan Wiranto juga adalah kader GOLKAR pada PEMILU 2004.
Lamanya penantian penghitungan suara yang masuk ke KPU Pusat di Hotel Borobudur, membuat sebagian besar rakyat Indonesia perlu bersabar sekaligus gregetan dengan kinerja KPU dalam PEMILU LEGISLATIF dinilai sebagian besar pengamat dan masyarakat HAMPIR-HAMPIR SANGAT TIDAK MEMUASKAN dan disana-sini penuh dengan masalah dan ketidakberesan. Namun harapan bagi perbaikan kinerja KPU untuk PEMILU Presiden patut kita dengungkan. KPU dapat mengambil hikmah dibalik segala kekurangan dalam pelaksanaan PEMILU LEGISLATIF. Hal yang utama menurut penulis adalah Update atau pembaruan data dalam daftar DPT (daftar Pemilih Tetap) agar semakin banyak masyarakat yang mempunyai hak pilih yang tadinya Terpaksa GOLPUT di PEMILU LEGISLATIF karena tidak terdaftar sebagai DPT untuk berpartisipasi dalam PEMILU PRESIDEN.
Life must go on. Our Country must Exist. CHANGE or CONTINUITY? Lanjutkan atau Perubahan? Rakyat Indonesia, pilihan ada ditanganmu. INDONESIA MEMILIH !?????
Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.
Sebab itu siapa yang melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.
Sebab jika seseorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah engkau hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan engkau akan beroleh pujian darinya.
Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah kepadanya, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.
Sebab itu perlu kita menaklukkan diri, bukan saja oleh karena murka Allah, tetapi juga oleh karena suara hati kita.
Jumat, April 10, 2009
GOLPUT KARENA TERPAKSA & Serba-serbi

Tak kusangka, tahun ini adalah pertama kalinya saya GOLPUT dalam PEMILU LEGISLATIF, sangat diluar dugaan saya, karena saya tidak pernah berpikir akan GOLPUT. Namun apa daya, sampai pada hari H-1, saya tidak mendapatkan undangan PEMILU, saya berpikir, dengan KTP sudah cukup untuk boleh mencontreng.
Malam sebelum PEMILU, dari Televisi, saya tahu bahwa Ketua KPU memberitahukan bahwa bagi mereka yang tidak terdaftar sebagai DPT (Daftar PEMILIH TETAP), maka TIDAK DIPERBOLEHKAN MEMILIH.
Malam itu, saya sudah berpikir jika demikian berarti otomatis esok sudah tertutup kemungkinan bagi saya dan orang2 yang belum terdaftar sebagai DPT untuk dapat menggunakan hak pilihnya.
Esok pagi, saya pergi ke TPS 7 kurang 15 menit, dengan membawa 3 kartu identitas yaitu KTP Asal, KIPEM Jogja dimana saya berdomisili, dan KARTU PEMILIH 2004. Namun apa daya, tetap ditolak, dan tidak bisa memilih.
Setelah keluar dari TPS dengan muka sedikit kecewa, saya bertemu dengan DR. Sri Adiningsih, salah satu Dosen Senior FE UGM, yang ternyata TPSnya sama dengan saya, saya memberitahukan tempat TPS, dan beliau bertanya: sudah mencoblos mas? saya jawab: “Silahkan masuk Bu” (ke tempat ruangan TPS). Karena saya tidak bisa menggunakan hak pilih karena tidak punya undangan dan tidak terdaftar sebagai DPT.
Oh sungguh, sangat disayangkan, sekiranya beberapa hari lalu, saya sempatkan untuk ke KELUARAHAN/KECAMATA N terdekat sambil mengurus Perpanjangan KIPEM, mungkin saya bisa mendapatkan Hak Pilih dan terdaftar sebagai DPT. Namun sayang, tidak saya lakukan. Jadilah saya seorang GOLPUT karena TERPAKSA. Apa boleh buat, Nasi sudah menjadi Bubur.
Menyaksikan perkembangan dan berita dari televisi, ternyata di Jakarta Timur, dengan membawa KTP saja, warga bisa mencontreng. Ternyata aturan KPU simpang siur, tidak dijalankan dengan konsekuen. Di Jogja, ratusan Mahasiswa Papua yg berjumlah hampir 2ribu orang, hanya 250 yang memunyai DPT, mereka protes ke KPUD dan KPUD Jogja memberikan toleransi bahwa Jumat ini mereka boleh memilih, namun dari televisi, ternyata hari ini BATAL. Tidak tahu mengapa? Apakah karena Jumat Agung? I dont know exactly.
Pemilu 2009, sungguh sangat-sangat mengecewakan setidaknya bagi saya dan rakyat Indonesia lainnya yg ingin memilih dan memenuhi persyaratan namun tidak terdaftar sebagai DPT. Banyak yg protes di daerah2.
Kinerja KPU memang mengecewakan, KPU yang dibentuk agak terlambat, dengan proses demikian, tampaknya memang KPU 2009 tidak lebih baik dari KPU 2004.
Banyak kesalahan2 yang terjadi: Surat suara tertukar antar 2 kabupaten kota di Jawa Timur, Tidak konsistennya aturan soal DPT, dan lain-lain.
Dari beberapa teman-teman yang saya tanyakan, mereka rata-rata memilih PDS sama seperti saya ingin mencontreng PDS, demi mendudukkan orang kristen di DPR-DPR Provinsi, DPR Kabupaten Kota, untuk memperjuangkan Toleransi Antar Umat beragama, dll. Yang pasti Partai Kristen tidak pernah tebersit mendirikan Negara Agama, dalam Kekristenan memang tidak ada negara Agama.
Bagaimana dengan teman-teman? Semoga di PEMILU Presiden Juli nanti, saya mendaftarkan diri sebagai DPT.
Baca Komentar teman-teman di SINI
MERAH KUNING HIJAU DI LANGIT YANG BIRU




Pengamatan sementara dari hasil Pusat Data Tabulasi Nasional KPU di Hotel Borobudur menyatakan bahwa Demokrat masih ditempat teratas, disusul PDI Perjuangan dan GOLKAR, dst.
Fenomena Kemenangan Partai Demokrat dalam semua survei Lembaga Survei (LSI, LSN, Cyrus SG, dll), tentunya sangat mengejutkan dan tidak disangka-sangka oleh partai-partai besar seperti GOLKAR dan PDI Perjuangan.
Tampaknya, kepemimpinan SBY dinilai sebagian besar masyarakat pemilih cukup berhasil dan perlu untuki dilanjutkan sehingga mereka lebih menyetujui isu CONTINUITAS (Lanjutkan! ) daripada CHANGE (Perubahan!) yang biasanya diusung partai-partai penentang/oposisi terhadap partai penguasa saat itu.
Golden Triangle=Segitiga Emas (PDIP, GOLKAR, PPP) yang mungkin sempat berpikir untuk koalisi, mungkin akan berpikir ulang. Sebelum PEMILU Legislatif, SBY sempat mengundang partai-partai menengah seperti PKS dan PAN serta PKB, untuk membicarakan hal-hal tertentu yangdisinyalir pengamat akan membentuk GOLDEN BRIDGE (Jembatan Emas) untuk menghadapi Golden Triangle.
Namun setelah hasil-hasil Quick Count di semua Lembaga Survei, tampaknya Partai Demokrat dapat tersenyum lega dan tidak perlu terburu-buru untuk segera koalisi. Hasil KPU sementara dan semua hasil Hitung Cepat menempatkan Partai Demokrat sebagai peringkat teratas.
Tampaknya benar lagu anak berikut yang berjudul PELANGI-PELANGI akan menjadi kenyataan:
Merah (PDI Perjuangan) Kuning (GOLKAR) Hijau (PPP) di langit yang biru (Partai Demokrat dan sangat mungkin PAN:) )
Pelukismu agung siapa gerangan?
Pelangi-pelangi Ciptaaan TUHAN
Who body Knows, sampai diumumkannya Hasil Resmi KPU 6 Mei 2009, baru mungkin semua partai akan siap-siap berkoalisi dan berusaha menggunakan semua strategi yang menguntungkan mereka. Kita lihat saja nanti.
Baca komentar teman-teman di SINI
Rabu, Juni 18, 2008
KWIK KIAN GIE FOR PRESIDENT

Siapa yang tidak kenal sosok beliau? Tokoh yang sangat Nasionalis ini layak untuk diperhitungkan menjadi kandidat Calon Presiden Indonesia 2009, Wacana ini telah lama berkembang bahkan ketika Pemilu 2004 lalu, waktu itu ada kelompok-kelompok masyarakat yang ingin mencalonkan Kwik Kian Gie sebagai Calon Presiden Independen. namun UU belum memperbolehkan hal ini.
Kwik lahir di Juwana, Jawa Tengah, 11 Januari 1935. Sebentar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, kemudian putra seorang pengusaha hasil bumi bernama The Kwie Kie ini, berangkat kuliah ke Nederlandsche Economische Hogeschool, Rotterdam, Belanda. Di sana pula ia bertemu dengan Dirkje Johanna de Widt, gadis Rotterdam yang kemudian menjadi isterinya. Dua dari tiga anaknya juga lahir di kota itu.
Lulus dari Nederlandsche Economische Hogeschool pada 1963, ia tidak langsung pulang ke Indonesia, tetapi bekerja dulu sebagai asisten atase kebudayaan dan penerangan pada Kedutaan Besar RI di Den Haag. Namun pekerjaan itu hanya dilakoninya setahun. Selanjutnya, ia menjadi direktur NV Handelsonderneming IPILO, Amsterdam. Tahun 1970 ia kembali ke tanah air, dan sempat menganggur pula selama setahun sebelum akhirnya terjun ke dunia bisnis dan mendirikan PT Indonesian Financing & Investment Company. Ia sempat pula menjadi pimpinan beberapa perusahaan lainnya.
Dunia bisnis kemudian ditinggalkan pada 1987, meskipun sampai tahun 1990 namanya masih tercatat sebagai direktur utama PT Altron Niagatama Nusa. "Saya sudah punya cukup uang untuk membiayai semua yang saya inginkan," katanya. Ia pun terjun total ke dunia politik dan pendidikan. Untuk dunia pendidikan, bersama dua kawannya, Kaharudin Ongko dan Djoenaedi Joesoef, ia mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Institut Bisnis Indonesia (STIE IBII). Di lembaga itu ia duduk dalam jajaran dewan direktur.
Untuk politik, ia bergabung dengan PDI pro Megawati. Di sana ia duduk di Badan Penelitian dan Pengambangan (Balitbang), sekaligus menjadi salah satu Ketua DPP. Meskipun kemudian Mega disingkirkan oleh pemerintah dari PDI, ia tetap konsisten membela dan mendukung Mega. Menurut Kwik, kemanusiaan Mega sangat tinggi. "Kemanusiaannya besar sekali, sehingga Mega tidak bisa melihat darah mengalir, kerusuhan atau kematian. Dia terus menerus berpesan agar anggota PDI menjaga diri dan menghindari kerusuhan," katanya suatu kali.
Ia menambahkan, bahwa Mega itu manusia yang mirip Bung Karno, "dan logisnya luar biasa". Ia hidup untuk melayani orang lain. Itu tak lain karena Mega dilahirkan dalam keadaan untuk melayani orang lain. "Jadi kalau dia peduli terhadap kehidupan bangsa ini, itu bukan dibuat-buat, bukan agar dia menjadi orang berpangkat atau orang penting," tambah Kwik kepada majalah di atas.
Keadaan memang berubah, reformasi datang, dan PDI Megawati -- kemudian bernama PDI Perjuangan -- diperbolehkan menjadi salah satu partai politik. Selanjutnya, penulis masalah-masalah ekonomi yang sangat produktif ini pun naik ke Senayan sebagai anggota DPR. Di sana, ia pun dipercaya menjadi Wakil Ketua MPR, sebelum kemudian diangkat Gus Dur sebagai Menko Ekuin.
Sebagian masyarakat Indonesia yang tahu betul sepak terjang Kwik Kian Gie sejak zaman Presiden Soeharto, pasti tahu apa saja yang sudah dilakukan Kwik Kian Gie yang selalu getol bersuara meski harus berhadapan dengan kondisi Pemerintahan saat itu yang penuh dengan budaya KKN. Pengalamannya dibidang Ekonomi yang Pro Rakyat dan bidang Politik tidak perlu diragukan lagi. Kecintaan dan Nasionalisme-nya siapa yang bisa meragukannya.
Diantara para nasionalis seperti Amien Rais, Megawati, Akbar Tandjung, dll, nama Kwik Kian Gie termasuk harum dan disegani baik oleh teman-teman Politik antar partai maupun oleh musuh-musuh politik PDI Perjuangan dimana Kwik duduk sebagai Balibtbang PDIP. Tampaknya sosok Beliau yang berdarah Tionghoa-Indonesia yang mengecap Pendidikan di Belanda ini memang layak disandingkan dan disamakan dengan tokoh-tokoh nasional seperti Akbar Tandjung, Amien Rais, SBY, Megawati, Jusuf Kalla, dll.
Dalam beberapa buku yang ditulis dari kalangan Muslim, memunculkan wacana mengenai Presiden Indonesia yang bukan dari Islam. Tampak wacana ini diusung untuk memberi kesempatan yang sama bagi semua orang Indonesia tidak memusingkan Suku Bangsa (Jawa-Non Jawa), Agama (Islam-Kristen-Budha, dan lain-lain). Menurut hemat penulis, memang sudah seharusnya kita sebagai Warga Negara Indonesia melihat sosok seseorang bukan dari latar belakang yang bersifat SARA namun lebih pada melihat tokoh atau sosok itu dari Track Record dan Kapabilitas Beliau sebagai seorang Pemimpin dan Negarawan Sejati. Sosok Nasionalis selalu lebih disukai daripada yang bersifat Agamis dalam negara yang Ber-bhinneka Tunggal Ika ini dalam wadah NKRI yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
Bahkan Kwik ketika harus berhadapan dengan para "konglomerat hitam" yang beberapa diantaranya adalah keturunan Tionghoa, Beliau tetap lebih mementingkan kepentingan Rakyat Indonesia dan bahkan cenderung membenci semua konglomerat hitam yang jelas tidak perlu dikasihani oleh negara.
Tampaknya sosok Beliau yang berani mati demi sebuah ideologi dan misi membela kepentingan Rakyat Indonesia, patutlah mendapat acungan jempol dan penghargaan.
Menjelang PEMILU 2004, nama Beliau sempat diusung menjadi calon Presiden, dan bahkan beberapa Capres saat itu memperhitungkan beliau untuk disandingkan menjadi Calon Wakil Presiden.
Pengalaman Beliau ddalam berorganisasi tidak perlu diragukan lagi, sejak bergabung di PDI Perjuangan dalam masa-masa yang berat saat Orde Baru, Beliau siap mati demi membela kepentingan Nasional dan PDI Perjuangan dibawah kepemimpinan Ibu Megawati Soekarnoputri. Tampaknya kesetiaan beliau kepada Ibu Megawati dan PDI Perjuangan juga tidak lepas dari kekaguman Beliau akan sosok Ir. Soekarno, sang Penyambung Lidah Rakyat.
Masih ingat dengan Kaukus November yang beliau Prakarsai sejak 1998? Beliau bukan hanya berhasil mengggagas namun juga mewujudkan dan mengajak para nasionalis yang cinta bangsa dan negara untuk perhatian kepada masalah-masalah utama bangsa ini.
Kwik, Tokoh Tionghoa yang "paling nasionalis" ini juga aktif dalam membela BUMN-BUMN dari kekuasaan Pihak Asing yang ingin menggerogoti Kekayaan Negara Indonesia yang tiada tara sebagai Berkat Yang Maha Kuasa.
Apalagi yang mau penulis katakan tentang Beliau? Salah satu tokoh nasionalis yang mempengaruhi hidup saya adalah Kwik Kian Gie, selain tentunya Soekarno, dll. Tentunya Track Record beliau di PDIP dan Pemerintahan semasa menjabat Menteri patut mendapat perhitungan dan penilaian yang serius dari masyarakat Indonesia.
Bagi penulis, sosok Kwik Kian Gie bagaikan sosok yang memberi warna berbeda dan menyegarkan ditengah situasi bangsa dan negara yang sering disebut Carut-Marut. Dan tampaknya, Beliau Layak diperbincangkan dan terus diwacanakan sebagai salah satu calon Presiden Independen selain tokoh-tokoh seperti Akbar Tandjung, SBY, Jusuf Kalla, Megawati, Amien Rais, Bang Yos, Prabowo Subianto, Wiranto, dll.
Jadi, pantaskah Kwik Kian Gie menjadi Calon Presiden 2009? Mari wujudkan Calon Independen, mari wujudkan Mimpi jadi Kenyataan.
Senin, April 21, 2008
PREDIKSI SINGKAT PEMILU 2009
2. PPRN Partai Peduli Rakyat Nasional (Amelia A Yani),
3. PDP Partai Demokrasi Pembaruan (Roy Binilang Bawatanusa Janis),
4. PRI Partai Republik Indonesia (Laksda purnawirawan Wahyu Sasongko),
5. PMB Partai Matahari Bangsa (Imam Addaruqutni),
6. PKP Partai Karya Perjuangan (Jackson Andre William Kumaat),
7. PK Partai Kongres (Ny Zakariani Santoso),
8. PKN Partai Kerakyatan Nasional (Soebiantoro),
9. PGIR Partai Gerakan Indonesia Raya (Prof Dr Ir Suhardi),
10. PBN Partai Barisan Nasional (Prof Dr Ir Roy Sembel),
11. PNBKI Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia (Eros Djarot),
12. PPD Partai Peduli Daerah (Mohammad Rafi`ie Husien),
13. PP Partai Patriot (Yapto Sulistyo Suryosumarno SH),
14. PKNU Partai Kebangkitan Nasional Ulama (Drs Choirul Anam),
15. PPB Partai Pembaruan Bangsa (Engelina H Pattiasina),
16. PNKRI Partai Nusantara Kesatuan Republik Indonesia (RMH Herue Siswanto NS),
17. PBB Partai Bintang Bulan (Hamdan Zoelva SH, MH),
18. PKD Partai Kristen Demokrat (Dr Tommy Sihotang SH, LLM),
19. PDI Partai Demokrasi Indonesia (Mentik Budi Wiyono),
20. PRN Partai Republik Nusantara (Letjen purnawirawan Drs Syahrir MSc),
21. PPSI Partai Persatuan Syarikat Indonesia (Rahardjo Tjakraningrat),
22. PIS Partai Indonesia Sejahtera (H Budiyanto Darmastono SE),
23. PK Partai Kedaulatan (H Ibrahim Basrah SH),
24. PNU Partai Nurani Umat (KH Mucharor AM),
25. GOLKAR (H. M. Jusuf Kalla)
26. PDI PERJUANGAN (Megawati Soekarnoputri)
27. PDS (Ruyandi Hutasoit)
28. PARTAI DEMOKRAT (Partainya Pak SBY)
29. PKS (Tifatul Sembiring)
30. PAN (Sutrisno Bachir)
31. PPP (??)
32. PKB (Muhaimin Iskandar)
Perhatikan 24 Parpol yg disebut pertama di atas lolos verifikasi DEPKEHHAM. 16 Partai dari 24 Partai Politik (Parpol) di PEMILU 2004 langsung masuk jadi Peserta PEMILU 2009 karena mempunyai kursi di DPR. Syarat ET 3% jumlah suara PEMILU 2004 tampaknya tidak berlaku karena aturan Partai Politik yg punya kursi di PEMILU 2004 langsung lolos dan menjadi Peserta PEMILU 2009.
Nah dari 24 Partai yg sudah disetujui dan lolos verifikasi DEPKEHHAM, katakanlah ada 12 Parpol yg lolos di Verifikasi KPU nanti, maka setidaknya Parpol Peserta PEMILU 2009 nanti akan menjadi 16+12=28 Parpol. Jadi Jumlah Parpol PEMILU 2009 kurang lebih akan sama dengan PEMILU 2004 yaitu lebih kurang 24 Parpol. PDP adalah Partai bentukan baru dari beberapa Ketua DPP yg keluar dari PDIP, PMB adalah Partai dari PAN, PKNU dari PKB. Yang menarik fenomena PKD (Partai Kristen Demokrat), akankah menjadi Parpol PEMILU 2009 nanti dan bersaing dengan PDS tentunya. Jika hal ini terjadi maka, hitung-hitungannya, suara pemilih Partai Kristen akan terbagi ke 2 Partai ini, dan juga perlu diingat banyak masyarakat Kristiani yg Nasionalis lebih memilih Partai Nasionalis seperti PDIP dan GOLKAR serta Partai Demokrat dibanding memilih Partai berbasis Agama. Di kalangan Muslim, suara Partai Politik pun terbagi ke Partai Nasionalis dan Partai berbasis Agama dan sangat mungkin PKS dan PPP yg akan bertahan dan menanjak di PEMILU 2009 dibanding PKB yg sedang menghadapi masalah intern Partai berkepanjangan, dan kita melihat begitu banyak Partai Berbasis Islam misalnya PKNU, PMB, PBB, PPSI, dll.
Bagaimana dengan peluang Partai-partai pendatang baru untuk PEMILU 2009? Tampaknya HANURA, PDP, PPRN, Partai NKRI, dll akan mendapat suara namun tetap saja tidak akan mempunyai kursi dan jumlah suara melebihi katakanlah seperti Partai Demokrat dan PKS di PEMILU 2004. Di negara kita tampaknya partai pendatang tetap butuh waktu untuk meraih Suara Signifikan dan butuh Figur Tokoh untuk mendapat simpati masyarakat selain Kejelasan Komitmen dan Program2 Partai tersebut. Any Comment?
Tambahan :
DR. Boediono, dosen FE UGM yang mengajar Perekonomian Indonesia, terkenal dengan kebijakan Fiskal ditambah dengan Beliau pernah menjadi Pegawai Bank Indonesia (Moneter), maka pengalaman dan kapabilitasnya memang tidak diragukan untuk menjadi Gubernur Bank Indonesia. Pribadi yg terkenal Hemat Bicara, tampak santai, analitis serta murah senyum ini memang dianggap cocok menjabat Gubernur BI layaknya Alan Greenspan, mantan Gubernur Federal Reserve (FED) USA. Meski sering di cap Kapitalis karena latar belakang studi Ekonominya di USA, namun sepertinya tuduhan ini tidak begitu beralasan. So be success, be a great and excellent di their job! We Support!





