Tampilkan postingan dengan label hukum tabur tuai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hukum tabur tuai. Tampilkan semua postingan

Kamis, Juni 08, 2017

TABUR TUAI DUNIA SEKULER

Tabur tuai tentu bukan hanya berlaku untuk orang yang di dalam Tuhan, tetapi karena Tuhan menciptakan manusia dengan akal budi, dan memberinya kehendak bebas, maka hukum tabur tuai berlaku untuk semua manusia. Ketika satu keluarga, agama apapun juga bahkan tak beragama, mendidik anak-anaknya dengan baik, maka kedua orang tua akan menuai kebaikan dari anak di hari tua mereka. Ketika sekelompok masyarakat melestarikan adat yang positif, sopan-santun dan penuh hormat menghormati, maka masyarakat demikian pasti ada damai dan bermartabat tinggi.

Sebaliknya jika sekelompok masyarakat melestarikan sebuah kebiasaan buruk menjadi adat, bahkan kebiasaan itu mengikat semua keturunan, maka mereka akan semakin berputar ke bawah.

Memilih Pekerjaan & Pasangan Hidup

Selasa, Mei 30, 2017

Contoh Tabur-Tuai dalam Alkitab

Ketika Alkitab mengajarkan tentang prinsip menabur dan menuai dalam kehidupan manusia, maka itu bukan teori belaka, melainkan terdapat banyak contohnya di dalam Alkitab. Prinsip tabur tuai ini adalah sebuah bukti bahwa manusia diberikan kehendak bebas, dan juga akal budi untuk memutuskan apa yang patut ditaburnya supaya suatu hari kelak ia menuai hasilnya.

Tanpa akal budi manusia tidak bisa menabur, seperti burung di udara, kata Tuhan Yesus bahwa mereka tidak
menabur, hanya menuai. Bukan hanya perlu akal budi, namun juga perlu kehendak bebas, sebab kalau sudah
ditetapkan apa yang harus ditabur, juga hasilnya, maka bukan tanggung jawab si penabur lagi melainkan si penetap.

Kata Rasul Paulus, orang yang menabur dalam roh akan menuai hidup yang kekal sedangkan yang menabur
dalam daging akan binasa. Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. (Gal 6:7-8 ITB)

Jumat, April 28, 2017

MENABUR MENUAI

7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu
juga yang akan dituainya.
8 Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi
barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.
 9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.  
10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang,
tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman. (Gal 6:7-10 ITB)

Apakah Hukum Karma Itu?
Banyak orang bertanya kepada saya, “apakah kekristenan mengenal hukum karma?” Dan saya menjawab mereka bahwa prinsip kekristenan ialah hukum tabur tuai, bukan hukum Karma. Dan biasanya mereka langsung bertanya, apa bedanya?