Tampilkan postingan dengan label INJIL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INJIL. Tampilkan semua postingan

Minggu, April 21, 2013

Seminar Soteriologi: Mendapat Kepastian Masuk Surga

Mendapat kepastian masuk Surga adalah hal terpenting dalam hidup ini. Sudahkah anda pasti diselamatkan? Apakah anda cukup mengerti tentang keselamatan untuk menjelaskannya bagi orang lain, agar mereka selamat? Seminar "Doktrin Keselamatan Alkitabiah" 

Tema-tema yang dibahas: Betulkah ada Tuhan? Kalau Tidak ada Tuhan atau ada Tuhan, Apa Urusannya dengan Saya? Apakah Manusia Boleh Memilih Masuk Surga atau Neraka? Apakah semua Tawaran Iman Akan Membawa Manusia ke Surga? Iman Bagaimanakah Yang Menyelamatkan? Apakah Semua Iman menyelamatkan? Benarkah Semua Agama Benar dan Pasti membawa ke Surga? Benarkah hanya ada SATU JALAN menuju SURGA? Bagaimana Cara Allah menghapus Dosa? Apa yang menjamin Anda yakin PASTI MASUK SURGA? Apakah Keselamatan Hanya Melalui Yesus, apakah perlu ditambah dengan Baptisan, Amal Dan Kerajinan Ibadah? Apa itu TULIP/Kalvinisme, Arminianisme, Masuk Surga karena Perbuatan Baik atau Iman, Kita selamat karena Dipilih Allah atau karena Bertobat dan Percaya kepada Tuhan Yesus? Bayi Mati bagaimana nasibnya Masuk Surga atau Neraka? Apakah Semua Bayi yang mati, Termasuk Bayi Penjahat Akan Masuk Surga? Apakah Orang yang Sudah Mati Dapat Dimohonkan Keselamatannya? Orang Gila, Keterbelakangan Mental Matinya masuk Surga atau Neraka? Euthanasia atau Bunuh Diri apakah masuk Surga juga? Apa itu Dosa yang TAK TERAMPUNI? Bagaimana Nasib orang Kristen yang terus-menerus hidup di dalam DOSA? Jika Iman Orang Berubah, Masihkah Ia Selamat? Dapatkah orang Kristen Murtad dan Terhilang alias Binasa? Sekali Selamat Tetap Selamat? Iman Pemberian Tuhan atau Respon manusia? Di Surga manusia bisa berbuat Dosa? Masihkah ada Kehendak Bebas di Surga nanti? Keselamatan itu Bersyarat atau Tidak Bersyarat? Bisakah orang menolak Anugerah Keselamatan? Apa Bukti Seorang Telah LAHIR BARU? dan masih banyak lagi.... 

Seminar Doktrin Keselamatan Alkitabiah (Soteriologi) "Jika TIDAK PASTI MASUK SORGA Maka PASTI MASUK NERAKA, Karena Tidak Ada Alternatif Tempat Ketiga" Jakarta, 26 Oktober 2012 dengan pembicara Dr. Suhento Liauw, DRE, Th.D (Rektor STT Graphe - Graphe International Theological Seminary = GITS, Gembala GBIA Graphe) 

Ikuti seminar yang sudah terekam ini, dan kalau ada pertanyaan silahkan hubungi http://www.graphe-ministry.org DVD dengan kualitas video yang bagus, dapat anda pesan melalui website http://www.graphe-ministry.org/shop/ atau telepon ke 021-6471-4156 Fax 021- 6450-786, email: gits@graphe-ministry.org

 

Jumat, Februari 17, 2012

Peta Jalan Ke Kota Kekal



Bacalah Lembaran Ini Tanpa Prasangka.
Anda Tidak Harus Mengaminkan
Semua Yang Disampaikan Jika Menurut Anda Bahwa Itu Tidak Benar.

Kebenaran Bukanlah Sesuatu Yang Boleh Dipaksakan,
Melainkan Sesuatu Yang Perlu Dipikirkan dan Direnungkan.

Kebenaran Juga Bukan Sesuatu Yang Bisa Diperoleh Melalui Kekuasaan Atau Kekerasan.
Maka Itu Kebenaran Tidak Perlu Dipertahankan Dengan Kekerasan Melainkan Dengan Argumentasi dan Pemikiran.
Jika Anda Membaca Lembaran Ini Dan Ingin Mengetahui Lebih Lagi, Silakan Mengunjungi Website Kami, Di Website Kami Terdapat Banyak Artikel Yang Perlu Anda Baca.

Minggu, November 20, 2011

BAGAIMANA DENGAN MEREKA YANG TIDAK PERCAYA YESUS SECARA PRIBADI?

Apakah semua orang yang tidak beriman kepada Kristus akan masuk neraka, apa itu neraka, dan apakah penghakiman itu kekal sifatnya, adalah topik-topik yang penting dalam pemberitaan Injil. Apakah Allah "menyelamatkan sebagian orang yang tidak pernah beriman kepada Yesus Kristus?" Alkitab mengatakan sama sekali tidak! Efesus pasal dua memberitahu kita tentang kondisi setiap individu di luar iman yang menyelamatkan dalam Kristus Yesus. Dia mati dalam pelanggaran dan dosa (ay. 1), dikuasai dan hidup menurut kuasa Setan (ay. 2), orang durhaka (ay. 2), menuruti hawa nafsu daging (ay. 3), pada dasarnya orang yang harus dimurkai (ay. 3), tanpa Kristus (ay. 12), tidak mendapat bagian dalam janji Allah (ay. 12), TANPA PENGHARAPAN (ay. 12), TANPA ALLAH DI DALAM DUNIA (ay. 12), jauh dari Allah (ay. 13). Alkitab sama sekali tidak memberikan pengharapan bagi mereka yang mati tanpa iman pribadi kepada Kristus. Tuhan Yesus Kristus telah menuntaskan masalah ini sebelum kitab Efesus ditulis. Dalam percakapanNya dengan Nikodemus, Kristus mengatakan dengan tegas, "Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah" (Yoh. 3:3). Nikodemus adalah seorang Yahudi yang sangat beragama dan tulus, dan jikalau ada tipe orang yang bisa ke Surga tanpa lahir kembali, mestinya itu adalah orang seperti dia. Yesus Kristus mengatakan bahwa itu tidak akan terjadi. Dalam percakapan yang sama Yesus mengatakan, "Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia TELAH BERADA DI BAWAH HUKUMAN, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah" (Yoh. 3:18), dan "Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya" (Yoh. 3:36). Puji Tuhan untuk keselamatan penuh yang dibeli oleh darah Yesus Kristus bagi semua yang mau berseru kepadaNya dalam pertobatan dan iman. Allah ADALAH BAIK; Dia membayar harga penuh keselamatan dengan diriNya sendiri. Kita berdosa, tetapi Allah menderita menggantikan kita. Tidak ada tuduhan ketidakbenaran yang dapat dilontarkan kepada Allah. Marilah kita yang mengenal Tuhan tidak bersalah dalam hal malas memberitakan Injil ke segala penjuru bumi.

Kamis, Desember 02, 2010

MEMBIMBING SESEORANG UNTUK MENERIMA YESUS

BEBERAPA PETUNJUK UMUM

Pelajaran ini dikhususkan untuk mereka yang melayani orang yang belum menerima pengampunan dosa.

Maksudnya Harus Jelas
Langkah-langkah dalam menerima Yesus sebagai Juru Selamat adalah sangat penting. Kita harus lebih dahulu memastikan bahwa orang yang sedang dilayani itu memunyai maksud yang sungguh-sungguh.

Kadang-kadang, seseorang hanya "tunduk saja" dalam mengikuti doa untuk menerima Kristus. Padahal, sebenarnya ia belum mengerti siapakah Yesus. Bahkan, ia sendiri belum yakin bahwa ia adalah orang yang najis di hadapan Elohim. Perhatikanlah kedua contoh berikut ini.

1. Seseorang yang bersikap ramah serta terbuka dan sudah dilayani selama 1,5 jam, lalu merelakan diri untuk menerima Yesus.

Maksud sesungguhnya ternyata bukanlah untuk memperoleh keselamatan, tapi untuk segera meninggalkan penginjil itu dan ia ingin melakukannya dengan sopan. Maka, setelah berpura-pura berdoa untuk menerima Kristus, ia bebas untuk segera pergi.

Senin, Juli 26, 2010

CHRIST’S GREAT COMMISSION


The Great Commission is a name for the work of world evangelism that Christ preached after He rose from the dead. It is called Great because it is repeated five times in the New Testament (Matthew 28:18-20; Mark 16:15; Luke 24:44-48; John 20:21; Acts 1:8). Repetition in the Bible has two very important purposes. First, repetition is for emphasis. By repeating this command so many times, God is saying it is important. Second, repetition is for instruction. Each mention of the Great Commission adds more instruction. We will examine four of the passages:

MATTHEW 28:18-20

1. We see the authority for the Great Commission (Matthew 28:18). Jesus has all authority, and when we preach the gospel we do so in His authority. Thus, we have the authority to go to any nation and to speak to any person in His name. Many people have the idea that “religion” is a private matter, but Jesus has made it our business to proclaim the gospel. The Bible says that every born again person is an ambassador for Christ (2 Corinthians 5:17-20). We go in His name and authority.

Sabtu, Februari 13, 2010

Berapa orang ke Surga jika Hari ini Akhir Dunia?

Data penganut agama di Dunia The last 2009

Jumlah populasi dunia saat ini (sampai akhir tahun 2009) adalah 6,78 miliar manusia.

The World Almanac and Book of Facts 2009 mencatat data 8 jenis keyakinan manusia yang paling banyak dianut di seluruh dunia adalah sbb:

Muslim 1,57 miliar;

Kristen 2,2 miliar (1,1 miliar di antaranya adalah Katholik Roma), jika dipisah Islam lah Agama mayoritas di Dunia;

Atheis 1,1 miliar;

Hindu 900 juta;

Konghucu / Kepercayaan China 395 juta;

Buddha 377 juta orang;

pengikut ajaran Sikh 23 juta;

Yahudi itu jumlahnya ‘hanya’ 15 juta saja di dunia ini!,

Lain-Lain 200 juta

Dr. Rod Bell, president of the Fundamental Baptist Fellowship of America, memperkirakan bahwa 50 persen dari anggota gereja hidup tanpa Kristus. Perkiraannya ini sesuai dengan perkiraan Bob Jones, Sr. … yang pada tahun 1940 juga memperkirakan 50 persen. Dr. B. R. Lakin memperkirakan bahwa 75 persen masih terhilang. W.A. Criswell bahkan akan terkejut bila melihat 25 persen anggota jemaatnya di sorga. Dr. Bob Gray, yang cukup lama melayani sebagai gembala Trinity Baptist Church of Jacksonville, Florida, suatu kali berkata bahwa mungkin 75 persen dari orang-orang yang telah ia baptiskan ternyata belum diselamatkan. Billy Graham meletakkan jumlah pada 85 persen (beberapa tahun lalu) ketika A.W. Tozer dan konsultan Southern Baptist Jim Elliff menaikan menjadi 90 persen.

Ini adalah jumlah yang membuat sock untuk diyakini, namun tidak mengherankan… banyak orang masih terhilang walaupun sudah ada dalam gereja yang tak kurang-kurangnya terus meningkatkan berbagai metode penginjilan… Di negeri ini (America) dari pesisir ke pesisir Kekristenan begitu banyak dengan ribuan gedung gereja dan jutaan anggota, sungguh berat untuk menyatakan begitu dalam permasalahannya. Alasannya begitu banyak yang berpikir bahwa mereka telah diselamatkan namun pada kenyataannya masih terhilang sebagai akibat dari kesalahmengertian tentang maksud keselamatan. Banyak orang taat agama yang percaya bahwa mereka adalah orang Kristen sejati karena beberapa kriteria eksternal atau yang tampak dari luar. Ini mungkin karena mereka merasa sudah berdoa untuk diselamatkan. Ini juga mungkin perasaan mereka yang menduga dirinya telah diselamatkan.

Alkitab memberikan peringatan menghadapi dependensi terhadap hal-hal yang salah untuk keselamatan. (Jim Binney, Issues of the Heart, Fall 2000, hal.4)

Ketika tokoh Injili seperti A.W. Tozer berkata bahwa 90 % dari anggota gereja kita masih terhilang berarti kita sedang dalam masalah! Bahkan Billy Graham suatu kali berkata bahwa 85% dari anggota gereja kita belum diselamatkan. Ini adalah perkiraan yang menakutkan.

Beberapa tahun lalu, Dave Hunt pernah memperkirakan bahwa dari 1,8 Milyar orang Kristen, yang akan Terangkat jika hari ini Rapture, maka hanya 250 Juta orang Kristen yg Rapture (Mengalami Pengangkatan).

Berdasarkan data Penduduk Dunia saat ini dari The World Almanac and Book of Facts 2009, Saya memperkirakan hanya 220 juta yang akan masuk Surga jika hari ini semua orang mati. Angka 220 juta didapat dari 20% (15% Kristen + 5% Katolik) terdiri dari 165 juta Kristen (15% dikali 1,1 M) dan 55 juta Katolik (5% dikali 1,1 M).

1 Tim 4:1 Dan Roh mengatakan dengan jelas, bahwa pada waktu-waktu yang akan datang beberapa orang akan gugur dari iman karena memberi perhatian kepada roh-roh yang menyesatkan dan ajaran-ajaran setan-setan,

2 Tim 3:1 Dan ketahuilah ini, bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar,

2 Tim 3:2 karena manusia akan menjadi pencinta diri sendiri, pencinta uang, pembual, takabur, penghujat, tidak patuh kepada orang tua, tidak tahu bersyukur, tidak kudus,

2 Tim 3:3 tiada kasih sayang, tidak mau berdamai, penuduh, tiada kendali diri, ganas, benci akan kebaikan,

2 Tim 3:4 pengkhianat, ceroboh, pongah, cinta akan kesenangan lebih daripada cinta akan Elohim,

2 Tim 3:5 sambil mengenakan suatu bentuk kesalehan tetapi telah memungkiri kuasanya; dan, hindarilah hal-hal ini.

2 Tim 4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, tempelaklah, tegurlah, nasihatilah dengan segenap panjang sabar dan pengajaran!

2 Tim 4:3 Sebab waktunya akan tiba, ketika mereka tidak dapat bertenggang rasa terhadap pengajaran yang sehat, sebaliknya sesuai dengan keinginan mereka sendiri, mereka akan mengumpulkan para pengajar bagi diri mereka sendiri, agar pendengarannya digatalkan,

2 Tim 4:4 dan sesungguhnya mereka akan memalingkan pendengarannya dari kebenaran dan mereka akan dibelokkan kepada dongeng-dongeng.

2 Tim 4:5 Namun engkau, tenangkanlah pikiranmu dalam segala sesuatu, jalanilah penderitaan, lakukanlah pekerjaan pemberitaan injil, tunaikanlah tugas pelayananmu!

Luk 10:2 Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.

Jika anda adalah gembala sidang di Gereja anda, lakukanlah survei kepada semua jemaat di gereja anda, adakah anda bisa yakin bahwa 10% diantara mereka sudah Kristen yang Lahir Baru (yang sudah diSELAMATkan)? Jika YA, bersyukurlah. Tugas masih banyak rupanya.

Kamis, Oktober 08, 2009

KABAR SUKACITA HANYA BAGIMU

Tuhan (YHWH/YAHWEH/Jehovah) menciptakan Langit dan Bumi (sudah termasuk Surga, Neraka, dll) beserta segala isinya, Tuhan sudah ciptakan Para Malaikat dan Manusia yaitu Adam. 1/3 Malaikat memberontak mengikuti Lucifer-Worship Leader di Surga, yg karena sombong ingin merebut Takhta YHWH maka, di lempar ke bumi, nah 1/3 para malaikat Surga ikut ... memberontak bersama Lucifer ini, Lucifer akhirnya disebut SATAN/SETAN/IBLIS yg berarti Musuh Tuhan.

Waktu YHWH ciptakan Adam, YHWH melihat kok Adam tengsin banget lihat hewan2 berpasangan, ada cewek ada cowok. Lalu TUHAN bilang, daripada Adam mengkhayal yg bukan2-parno gitu, maka YHWH ciptakan Pendamping alias PENOLONG YG SEPADAN bagi Adam, maka Adam teriak, INILAH DIA TULANG DARI TULANGKU DAN DAGING DARI DAGINGKU, engkau AKAN KUNAMAKAN PEREMPUAN/HAWA/IBU DARI SEMUA YG HIDUP.

Nah baik Para Malaikat maupun Manusia Pertama (Adam dan Hawa), mereka diberi Kehendak Bebas, alias dicipta dengan kemampuan berpikir, punya kehendak, perasaan Lalu, krn mereka tdk dicipta kayak Robot yg cuma bisa YESMAN sesuai Programmer, maka tentunya ada kemungkinan mereka dg kehendak sendiri tdk mau mengikuti KEHENDAK TUHAN, alias ada kemungkinan membangkang. Iblis/Lucifer/SATAN, si Ular Tua, sudah Jatuh dalam Dosa, dan dirinya tahu pasti akan masuk Neraka, masalahnya tinggal tunggu waktu saja. Nah ... daripada masuk Neraka sendirian dg 1/3 malaikat, Iblis mau masukin para manusia sekalian gabung dg dia di Neraka, biar rame gitu lho, dan Iblis mau menghancurkan Para Manusia biar jadi PENGIKUT IBLIS, kira2 dia akan berkata, "Nah Tuhan, buanyak lho yg mau ikut dan jadi pengikutku, Ntar gue minta mereka sembah sekalian. Jadi yg Tuhan itu Gue, bukan Elu Tuhan". Demikian pikir Iblis.

Akhirnya kita tahu bahwa Hawa/Eve lah yg tergoda dan jatuh dalam DOSA dg tidak taat yaitu makan buah Pohon Pengetahuan yg Naik dan Jahat, terpengaruh Ular/Satan yg bujuk dia, "Lu bisa jadi kayak Tuhan lo kalo makan buah ini." Ehm sedap2 siapa yg kagak tergoda, lu bisa., jadi sama seperti Tuhan. Adam si Tidak Tergoda, cuma kagak tahan gitu lho, Istri gue/Tulang rusuk gue makan, dia rayu2 gue juga agar makan, kagak tahan, gitu lo, demi menyenangkan hati istrinya, akhirnya Adam makan juga, meski dia tahu dg PASTI, kalo makan, resikonya Lu Tanggung Sendiri. Adam ingat jelas PERINTAH TUHAN pertama itu. Jadilah mereka ... berdosa. Manusia berdosa tdk bisa MENEBUS DOSANYA, krn dirinya SUDAH BERDOSA, semua keturunan Adam dan Hawa dihadapan Tuhan YAHWEH berada dalam POSISI orang berdosa. Sehingga semua manusia berdosa dihadapan Tuhan. Beda dg Malaikat yg diciptakan sekaligus dan tdk beregenerasi/berketurunan, dosa ditanggung masing2, jadi tdk semua Malaikat berdosa. Beda dg Manusia yg diciptakan dg kemampuan BERANAK PINAK/BERANAK CUCU, makanya kita kenal istilah "DOSA WARIS" tepatnya POSISI MANUSIA BERDOSA dihadapan Tuhan. Punya Natur DOSA dalam dirinya.

DOSA HARUS DIHUKUM.
ini Prinsip ALKITAB, karena TUHAN MAHA ADIL, jadi DOSA/KESALAHAN harus DIHUKUM. ...

Kalo Manusia Berdosa (seluruh umat manusia sudah berdosa dihadapan Tuhan sejak Adam dan Hawa jatuh DALAM DOSA) DIHUKUM, maka Semua manusia PASTI MASUK NERAKA, dan hanya 2/3 Para Malaikat yg masuk Surga. Semua manusia tdk bisa menebus DOSAnya karena mewarisi posisi orang berdosa dari Adam dan Hawa/Punya NATUR DOSA. Manusia berdosa dihukum, maka MATI/BINASA. oh sedihnya....

Tunggu dulu, selain Tuhan MAHA ADIL harus menghukum DOSA, Tuhan juga MAHA KASIH, Tuhan mengasihi Umat Manusia (beda dg malaikat yg berdosa dari dririnya-krn tdk beranak cucu), maka Tuhan YANG MAHA KASIH itu, sediakan JALAN KESELAMATAN yaitu melalui Mengutus Putra Tunggalnya, TUHAN YESUS KRISTUS, Anak Tunggal YHWH (ingat ada Bapa, Yesus dan Roh Kudus, ketiganya adalah SATU- 1 Yoh 5:7-8), untuk menggantikan DOSA SELURUH UMAT MANUSIA menjadi PENEBUS DOSA, Menggantikan seluruh umat manusia dg MENERIMA PENGHUKUMAN via MATI DI ATAS KAYU SALIB,hukuman terberat manusia zaman itu.

Lalu, Yesus yg sepenuhnya TUHAN dan...MANUSIA itu BANGKIT dari KEMATIAN setelah Mati Tersiksa di Kayu Salib dan dikubur selama 3 hari 3 malam. So, Semua manusia sebelum Yesus datang ke dunia, DISELAMATKAN melalui PERCAYA alias BERIMAN kepada JURUSELAMAT yg AKAN DATANG yaitu YESUS KRISTUS, dan bagi kita semua, manusia yg lahir setelah YESUS DATANG, DISELAMATKAN melalui PERCAYA/BERIMAN ...kepada JURUSELAMATA YG SUDAH DATANG dan MEnebus Dosa.

Makanya Manusia Perjanjian Lama (masa sebelum Yesus Lahir), mempersembahkan Domba/Hewan/Kambing/Lembu sbg tanda penebusan dosanya, sebagai SImbol Juruselamat/YESUS KRISTUS yg dijanjikan/diNUBUATKAN akan DATANG ke DUNIA menjadi Juruselamat Manusia Berdosa. Sehingga manusia yang hidup di zaman Perjanjian Baru (setelah Yesus datang), tdk perlu lagi melakukan Ibadah Simbolik (matikan Domba/Hewan tuk tebus dosa). ANAK DOMBA YHWH yg sebenarnya yaitu TUHAN YESUS KRISTUS sudah DATANG dan TERHUKUM menggantikan kita semua. Halelu-YAH (Terpujilah YHWH/TUHAN). Kita sekarang tdk berada dibawah KUTUK DOSA lagi. Kita tidak perlu masuk Neraka lagi, Anugerah Keselamatan yg YHWH Tawarkan melalui Yesus Kristus yg Mati sbg Ganti DOSA seluruh umat manusia, sudah FINAL.

Bagian kita adalah MERESPON Anugerah Tuhan itu dg MENERIMA YESUS KRISTUS sebagai Tuhan dan Juruselamat masing2. Dan Yesus menjanjikan Roh Kudus/Roh Tuhan akan menyertai kita dan tinggal di dalam... kita serta menuntun kita untuk berusaha selalu hidup berkenan di mataNya dg BERBUAH, Memuliakan Tuhan dalam hidup kita. Beritakanlah INJIL KESELAMATAN ini kepada SEGALA SUKU BANGSA, sesudah itu Barulah TIBA KESUDAHANNYA, yaitu KIAMAT, dimana Tuhan akan Menghakimi semua umat manusia dan Para Malaikat, masuk Neraka atau Surga, juga tingkat Penghukuman di Neraka serta Tingkat Upah di SUrga akan tergantung respon anda kepada Juruselamat dan Perbuatan Baik Jahat yg anda perbuat. Yesus menjadi JAMINAN KESELAMATAN untuk kita Sampai di Surga yg HANYA ADA SATU JALAN dan SATU-SATUNYA itu, karena Tuhan CUMA SEDIAKAN SATU JALAN KE SURGA melalui YESUS.

Selasa, November 11, 2008

10 ALASAN MEMPERCAYAI IMAN KRISTEN

1. Pendirinya dapat Dipercaya
2. Kitabnya dapat Dipercaya
3. Penjelasannya bagi Kehidupan
4. Kesinambungannya dengan Masa Lalu
5. Berita Utamanya sangat Mendasar
6. Kuasanya untuk Mengubah Kehidupan
7. Analisanya terhadap Sifat Dasar Manusia
8. Pandangannya terhadap Prestasi Manusia
9. Pengaruhnya terhadap Masyarakat
10. Keselamatan yang Ditawarkannya


1. PENDIRINYA DAPAT DIPERCAYA

Kristus mengklaim bahwa Dia datang dari surga untuk menggenapi nubuat, untuk mati bagi dosa-dosa kita, dan untuk membawa semua orang percaya kepada Bapa-Nya. Akal sehat kita akan berkata: Dia mungkin seorang pembohong, atau seorang gila, atau seorang tokoh mitos, atau memang benar Dia adalah Tuhan yang datang dari surga. Para pengikut-Nya di abad pertama telah menarik kesimpulan: Mereka berkata bahwa mereka melihat-Nya berjalan di atas air, meredakan badai, menyembuhkan orang lumpuh, memberi makan 5.000 orang dengan beberapa potong roti dan ikan, hidup tanpa cela, mengalami kematian yang mengerikan, dan bangkit kembali. Ketika beberapa pengikut Yesus tidak mau menerima ajaran-Nya dan kemudian meninggalkan-Nya, Ia bertanya kepada murid-murid yang paling dekat dengan-Nya apakah mereka ingin pergi juga. Petrus mewakili teman-temannya ketika berkata, "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah." (Yoh 6:68-69)

2. KITABNYA DAPAT DIPERCAYA

Ditulis dalam periode waktu lebih dari 1.600 tahun oleh 40 penulis yang berbeda, kitab yang menjadi sandaran iman Kristen ini mengisahkan satu cerita yang dimulai dari penciptaan dan diakhiri pada ambang pintu kekekalan. Penemuan arkeologi menunjang integritas catatannya baik yang bersifat sejarah maupun geografis. Keakuratan penyalinan dan penurun-alihannya kepada kita telah diperkuat oleh gulungan-gulungan naskah yang ditemukan di gua Qumran di tepi Laut Mati. Alkitab bukan lahir di Timur atau di Barat, tapi di Timur Tengah-tempat lahirnya peradaban-dan kitab ini tetap berbicara tidak hanya dengan kuasa rohani tetapi dengan keakuratan nubuatan yang meyakinkan.

3. PENJELASANNYA BAGI KEHIDUPAN

Semua sistim keagamaan mencoba memberi makna bagi kehidupan kita. Mereka mencoba menjelaskan baik kerinduan kita pada makna kehidupan, maupun masalah penderitaan, dan kematian yang tak dapat dihindari. Setiap agama berusaha menerapkan keteraturan alam semesta ini ke dalam kehidupan individual manusia. Tetapi hanya kekristenan yang merefleksikan perhatian yang sungguh-sungguh pada hal-hal yang detil dalam kehidupan pelbagai jenis makhluk dan ekosistem alam ini. Adalah Kristus yang berbicara mengenai Bapa yang memperhatikan jatuhnya seekor burung pipit, Bapa yang bahkan dapat menghitung rambut di kepala kita. (Mat 10:29-31) Adalah Kristus yang menyatakan Allah yang betul-betul memperhatikan ciptaan-Nya. Adalah Kristus yang menjadi manusia untuk merasakan apa yang kita rasakan, menderita dan mati untuk menggantikan kita. Adalah Kristus yang menyatakan Allah yang perhatian-Nya pada ciptaan-Nya serinci seperti yang diperlihatkan oleh alam kita. (Maz 19:1-6; Rom 1:16-25)

4. KESINAMBUNGANNYA DENGAN MASA LALU

Iman Kristen memiliki kesinambungan dengan akar nenek moyang kita yang terdalam. Mereka yang percaya kepada Kristus menerima Sang Pencipta dan Tuhan yang sama yang disembah oleh Adam, Abraham, Sara dan Salomo. Yesus tidak menolak masa lalu. Dia adalah Allah dari masa lalu. (.Yoh 1:1-14) Ketika Ia berada di antara manusia, Dia menunjukkan bagaimana hidup menurut rencana Allah yang mula-mula. Ketika Dia mati, Dia menggenapi seluruh tata cara upacara korban Perjanjian Lama. Dan ketika Dia bangkit dari kematian, Dia menawarkan keselamatan yang menggenapkan janji Allah kepada Abraham bahwa melalui keturunannya seluruh dunia akan diberkati oleh Allah. Iman Kristen bukanlah sesuatu yang baru dalam Kristus. Dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu hanya terdapat satu kisah. Itu adalah kisah Allah, dan kisah kita (Kis 2:22-39; 1 Kor 15:1-8).

5. BERITA UTAMANYA SANGAT MENDASAR

Orang Kristen yang mula-mula tidak digerakkan oleh motivasi politik atau religius. Berita utama mereka bukan masalah moral atau sosial. Mereka bukanlah teolog atau filsuf sosial yang piawai. Mereka adalah saksi. Mereka mempertaruhkan nyawa mereka untuk memberitahu dunia bahwa mereka telah menyaksikan seorang manusia kudus mati, dan 3 hari kemudian hidup kembali di tengah-tengah mereka (Kis 5:17-42). Argumentasi mereka sangat konkrit. Yesus disalibkan di bawah pemerintahan Gubernur Romawi, Pontius Pilatus. Tubuh-Nya dikuburkan tertutup di dalam sebuah kuburan pinjaman. Penjaga-penjaga ditempatkan untuk mencegah pencurian mayat. Tetapi 3 hari kemudian kuburan itu kosong dan saksi-saksi yang ada mempertaruhkan nyawa mereka untuk memberitakan bahwa Dia telah bangkit.

6. KUASANYA UNTUK MENGUBAH KEHIDUPAN

Tidak hanya murid-murid pertama yang mengalami perubahan dramatis, tetapi juga salah seorang musuh mereka yang paling kejam. Paulus diubah dari seorang pembunuh umat Kristen menjadi seorang pemberita utama iman Kristen. (Gal 1:11-24) Di kemudian hari ketika merenungkan perubahan yang sama yang terjadi juga pada orang-orang lain, dia berkata: "Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah, dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita." (1 Kor 6:9-11)

7. ANALISANYA TERHADAP SIFAT DASAR MANUSIA

Alkitab mengatakan, masalah masyarakat yang sesungguhnya adalah masalah hati. Dalam jaman informasi dan teknologi ini, kegagalan karakter telah menghancurkan keluarga, pemerintah, ilmu pengetahuan, industri, agama, pendidikan, dan kesenian. Di dalam sistim masyarakat yang paling hebat sekalipun, reputasi bangsa mereka dicoreng oleh permasalahan seperti prasangka rasial, kecanduan, pelecehan, perceraian, dan penularan penyakit seksual. Banyak orang percaya bahwa permasalahan manusia berakar pada ketidaktahuan kita, cara makan kita, atau pemerintah kita. Tetapi Yesus berkata kepada generasi kita dan kepada semua
orang: "Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu, dan hujat. Itulah yang menajiskan orang." (Mat 15:19-20)

8. PANDANGANNYA TERHADAP PRESTASI MANUSIA

Setiap generasi senantiasa mengharapkan yang terbaik. Kita berperang untuk mengakhiri semua peperangan. Kita mengembangkan teori-teori pendidikan yang akan menghasilkan anak-anak yang penuh kesadaran dan tidak melakukan kekerasan. Kita menciptakan teknologi yang akan membebaskan kita dari pekerjaan yang memperbudak kita. Sekalipun demikian, saat ini kita justru begitu dekat dengan gambaran Perjanjian Baru tentang tanda-tanda akhir jaman: peperangan, kabar perang, gempa bumi, sakit-penyakit, kehilangan kasih, dan ibadah yang pura-pura. (Mat 24:5-31; 2Ti 3:1-5)

9. PENGARUHNYA TERHADAP MASYARAKAT

Seorang tukang kayu dari Nazaret telah mengubah dunia. Kalender dan dokumen yang bertanggal adalah saksi bisu dari kelahiran-Nya. Pada atap rumah, kalung, dan anting-anting, lambang Salib menjadi saksi kematian-Nya. Filsafat Barat, yang menjadi dasar bagi moralitas sosial, metodologi ilmiah, dan etika kerja dalam dunia industri, berakar pada nilai-nilai dasar Kristen. Lembaga-lembaga kemanusiaan, baik di Barat maupun Timur, tidak dijiwai oleh nilai-nilai agama-agama lain, ateisme, atau pun agnostisisme sekuler, tetapi oleh nilai-nilai yang
berasal dari Alkitab.

10. KESELAMATAN YANG DITAWARKANNYA

Agama-agama lain memiliki juruselamat yang tinggal dalam kuburan. Tidak ada agama lain yang menawarkan kehidupan kekal sebagai suatu anugerah bagi mereka yang percaya kepada Dia yang telah mengalahkan maut. Tidak ada agama lain yang menawarkan jaminan pengampunan, kehidupan kekal, dan pengangkatan sebagai anak dalam keluarga Allah dengan hanya memanggil dan percaya kepada Dia seperti halnya seorang yang nyaris tenggelam memanggil dan mengandalkan seorang penyelamat. (Rom 10:9-13) Keselamatan yang ditawarkan Kristus tidak tergantung pada apa yang telah kita lakukan untuk Dia, tetapi tergantung pada penerimaan kita atas apa yang telah dikerjakan-Nya untuk kita. Keselamatan tidak datang melalui upaya-upaya moral dan religius, tetapi pengakuan dosa; tidak melalui prestasi iman, tetapi pengakuan kegagalan. Berbeda dengan sistim keagamaan lain, Kristus meminta kita mengikuti-Nya bukan untuk mendapatkan upah keselamatan tetapi sebagai ungkapan rasa syukur, cinta, dan kepercayaan kepada Dia yang telah menyelamatkan kita. (Efe 2:8-10)

ANDA TIDAK SENDIRIAN jika Anda masih ragu pada alasan perlunya percaya kepada Kristus. Namun ingatlah pernyataan Yesus bahwa kita tidak perlu mengatasi keraguan kita sendirian. Ia berkata, "Barangsiapa mau melakukan kehendak Allah, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diriKu sendiri." (Yoh 7:17)

Tetapi bila Anda sungguh-sungguh melihat perlunya percaya kepada Kristus, ingatlah juga apa yang dikatakan Alkitab kepada keluarga Allah, "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri." (Efe 2:8-9) Keselamatan yang ditawarkan Kristus bukanlah
upah untuk usaha kita, tetapi suatu anugerah bagi mereka yang percaya kepada-Nya.

Kamis, Oktober 30, 2008

INILAH KABAR BAIK ITU

Salah satu hal yang paling kita syukurkan dalam hidup ini ialah diciptakannya kita sebagai manusia yang berakal. Akal itu telah membuat kita bisa berpikir, bahkan memutuskan sesuatu untuk diri kita. Kita juga bisa mengetahui sesuatu bahkan menyelidiki segala sesuatu yang kita ketahui sebelum kita mengambil keputusan untuk mempercayainya. Seharusnya akal budi pada seseorang akan secara otomatis menghindarkan dia dari iman yang buta, yaitu mempercayai sesuatu yang tidak difahaminya. Sebab akal budi akan mendorong seseorang untuk bertanya sebelum ia mempercayai sesuatu.

Namun kelihatannya tidak semua manusia mengkaryakan akal budinya secara maksimal. Dengan gampang dapat kita temukan orang-orang yang mempercayai hal-hal yang tidak difahami tanpa disadari bahwa ada resiko dalam mengimani sesuatu, mengingat pernyataan raja Salomo dalam kitab Amsal 14:12