Artikel Rohani menarik, Isu Teologi, Cinta, Humor dan perenungan. Fundamental-Baptist-Independent-Alkitabiah, Dispensational in theology, Pre-Tribulational Rapture Pre-millennial, Textus Receptus and Masoretic Text (traditional-text based), Baptism by immersion, Six-day literal creation, Literal and Grammatical and Historical in hermeneutics
Minggu, April 21, 2013
Seminar Soteriologi: Mendapat Kepastian Masuk Surga
Jumat, Februari 17, 2012
Peta Jalan Ke Kota Kekal
Anda Tidak Harus Mengaminkan
Semua Yang Disampaikan Jika Menurut Anda Bahwa Itu Tidak Benar.
Melainkan Sesuatu Yang Perlu Dipikirkan dan Direnungkan.
Jika Anda Membaca Lembaran Ini Dan Ingin Mengetahui Lebih Lagi, Silakan Mengunjungi Website Kami, Di Website Kami Terdapat Banyak Artikel Yang Perlu Anda Baca.
Minggu, November 20, 2011
BAGAIMANA DENGAN MEREKA YANG TIDAK PERCAYA YESUS SECARA PRIBADI?
Kamis, Desember 02, 2010
MEMBIMBING SESEORANG UNTUK MENERIMA YESUS
Maksudnya Harus Jelas
Senin, Juli 26, 2010
CHRIST’S GREAT COMMISSION
The Great Commission is a name for the work of world evangelism that Christ preached after He rose from the dead. It is called Great because it is repeated five times in the New Testament (Matthew 28:18-20; Mark 16:15; Luke 24:44-48; John 20:21; Acts 1:8). Repetition in the Bible has two very important purposes. First, repetition is for emphasis. By repeating this command so many times, God is saying it is important. Second, repetition is for instruction. Each mention of the Great Commission adds more instruction. We will examine four of the passages:
MATTHEW 28:18-20
1. We see the authority for the Great Commission (Matthew 28:18). Jesus has all authority, and when we preach the gospel we do so in His authority. Thus, we have the authority to go to any nation and to speak to any person in His name. Many people have the idea that “religion” is a private matter, but Jesus has made it our business to proclaim the gospel. The Bible says that every born again person is an ambassador for Christ (2 Corinthians 5:17-20). We go in His name and authority.
Sabtu, Februari 13, 2010
Berapa orang ke Surga jika Hari ini Akhir Dunia?
Data penganut agama di Dunia The last 2009
Jumlah populasi dunia saat ini (sampai akhir tahun 2009) adalah 6,78 miliar manusia.
The World Almanac and Book of Facts 2009 mencatat data 8 jenis keyakinan manusia yang paling banyak dianut di seluruh dunia adalah sbb:
Kristen 2,2 miliar (1,1 miliar di antaranya adalah Katholik Roma), jika dipisah Islam lah Agama mayoritas di Dunia;
Atheis 1,1 miliar;
Hindu 900 juta;
Konghucu / Kepercayaan China 395 juta;
Buddha 377 juta orang;
pengikut ajaran Sikh 23 juta;
Yahudi itu jumlahnya ‘hanya’ 15 juta saja di dunia ini!,
Lain-Lain 200 juta
Dr. Rod Bell, president of the Fundamental Baptist Fellowship of America, memperkirakan bahwa 50 persen dari anggota gereja hidup tanpa Kristus. Perkiraannya ini sesuai dengan perkiraan Bob Jones, Sr. … yang pada tahun 1940 juga memperkirakan 50 persen. Dr. B. R. Lakin memperkirakan bahwa 75 persen masih terhilang. W.A. Criswell bahkan akan terkejut bila melihat 25 persen anggota jemaatnya di sorga. Dr. Bob Gray, yang cukup lama melayani sebagai gembala Trinity Baptist Church of Jacksonville, Florida, suatu kali berkata bahwa mungkin 75 persen dari orang-orang yang telah ia baptiskan ternyata belum diselamatkan. Billy Graham meletakkan jumlah pada 85 persen (beberapa tahun lalu) ketika A.W. Tozer dan konsultan Southern Baptist Jim Elliff menaikan menjadi 90 persen.
1 Tim 4:1 Dan Roh mengatakan dengan jelas, bahwa pada waktu-waktu yang akan datang beberapa orang akan gugur dari iman karena memberi perhatian kepada roh-roh yang menyesatkan dan ajaran-ajaran setan-setan,
2 Tim 3:1 Dan ketahuilah ini, bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar,
2 Tim 3:2 karena manusia akan menjadi pencinta diri sendiri, pencinta uang, pembual, takabur, penghujat, tidak patuh kepada orang tua, tidak tahu bersyukur, tidak kudus,
2 Tim 3:3 tiada kasih sayang, tidak mau berdamai, penuduh, tiada kendali diri, ganas, benci akan kebaikan,
2 Tim 3:4 pengkhianat, ceroboh, pongah, cinta akan kesenangan lebih daripada cinta akan Elohim,
2 Tim 3:5 sambil mengenakan suatu bentuk kesalehan tetapi telah memungkiri kuasanya; dan, hindarilah hal-hal ini.
2 Tim 4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, tempelaklah, tegurlah, nasihatilah dengan segenap panjang sabar dan pengajaran!
2 Tim 4:3 Sebab waktunya akan tiba, ketika mereka tidak dapat bertenggang rasa terhadap pengajaran yang sehat, sebaliknya sesuai dengan keinginan mereka sendiri, mereka akan mengumpulkan para pengajar bagi diri mereka sendiri, agar pendengarannya digatalkan,
2 Tim 4:4 dan sesungguhnya mereka akan memalingkan pendengarannya dari kebenaran dan mereka akan dibelokkan kepada dongeng-dongeng.
2 Tim 4:5 Namun engkau, tenangkanlah pikiranmu dalam segala sesuatu, jalanilah penderitaan, lakukanlah pekerjaan pemberitaan injil, tunaikanlah tugas pelayananmu!
Kamis, Oktober 08, 2009
KABAR SUKACITA HANYA BAGIMU
Tuhan (YHWH/YAHWEH/Jehovah) menciptakan Langit dan Bumi (sudah termasuk Surga, Neraka, dll) beserta segala isinya, Tuhan sudah ciptakan Para Malaikat dan Manusia yaitu Adam. 1/3 Malaikat memberontak mengikuti Lucifer-Worship Leader di Surga, yg karena sombong ingin merebut Takhta YHWH maka, di lempar ke bumi, nah 1/3 para malaikat Surga ikut ... memberontak bersama Lucifer ini, Lucifer akhirnya disebut SATAN/SETAN/IBLIS yg berarti Musuh Tuhan.
Waktu YHWH ciptakan Adam, YHWH melihat kok Adam tengsin banget lihat hewan2 berpasangan, ada cewek ada cowok. Lalu TUHAN bilang, daripada Adam mengkhayal yg bukan2-parno gitu, maka YHWH ciptakan Pendamping alias PENOLONG YG SEPADAN bagi Adam, maka Adam teriak, INILAH DIA TULANG DARI TULANGKU DAN DAGING DARI DAGINGKU, engkau AKAN KUNAMAKAN PEREMPUAN/HAWA/IBU DARI SEMUA YG HIDUP.
Nah baik Para Malaikat maupun Manusia Pertama (Adam dan Hawa), mereka diberi Kehendak Bebas, alias dicipta dengan kemampuan berpikir, punya kehendak, perasaan Lalu, krn mereka tdk dicipta kayak Robot yg cuma bisa YESMAN sesuai Programmer, maka tentunya ada kemungkinan mereka dg kehendak sendiri tdk mau mengikuti KEHENDAK TUHAN, alias ada kemungkinan membangkang. Iblis/Lucifer/SATAN, si Ular Tua, sudah Jatuh dalam Dosa, dan dirinya tahu pasti akan masuk Neraka, masalahnya tinggal tunggu waktu saja. Nah ... daripada masuk Neraka sendirian dg 1/3 malaikat, Iblis mau masukin para manusia sekalian gabung dg dia di Neraka, biar rame gitu lho, dan Iblis mau menghancurkan Para Manusia biar jadi PENGIKUT IBLIS, kira2 dia akan berkata, "Nah Tuhan, buanyak lho yg mau ikut dan jadi pengikutku, Ntar gue minta mereka sembah sekalian. Jadi yg Tuhan itu Gue, bukan Elu Tuhan". Demikian pikir Iblis.
Akhirnya kita tahu bahwa Hawa/Eve lah yg tergoda dan jatuh dalam DOSA dg tidak taat yaitu makan buah Pohon Pengetahuan yg Naik dan Jahat, terpengaruh Ular/Satan yg bujuk dia, "Lu bisa jadi kayak Tuhan lo kalo makan buah ini." Ehm sedap2 siapa yg kagak tergoda, lu bisa., jadi sama seperti Tuhan. Adam si Tidak Tergoda, cuma kagak tahan gitu lho, Istri gue/Tulang rusuk gue makan, dia rayu2 gue juga agar makan, kagak tahan, gitu lo, demi menyenangkan hati istrinya, akhirnya Adam makan juga, meski dia tahu dg PASTI, kalo makan, resikonya Lu Tanggung Sendiri. Adam ingat jelas PERINTAH TUHAN pertama itu. Jadilah mereka ... berdosa. Manusia berdosa tdk bisa MENEBUS DOSANYA, krn dirinya SUDAH BERDOSA, semua keturunan Adam dan Hawa dihadapan Tuhan YAHWEH berada dalam POSISI orang berdosa. Sehingga semua manusia berdosa dihadapan Tuhan. Beda dg Malaikat yg diciptakan sekaligus dan tdk beregenerasi/berketurunan,
DOSA HARUS DIHUKUM. ini Prinsip ALKITAB, karena TUHAN MAHA ADIL, jadi DOSA/KESALAHAN harus DIHUKUM. ...
Kalo Manusia Berdosa (seluruh umat manusia sudah berdosa dihadapan Tuhan sejak Adam dan Hawa jatuh DALAM DOSA) DIHUKUM, maka Semua manusia PASTI MASUK NERAKA, dan hanya 2/3 Para Malaikat yg masuk Surga. Semua manusia tdk bisa menebus DOSAnya karena mewarisi posisi orang berdosa dari Adam dan Hawa/Punya NATUR DOSA. Manusia berdosa dihukum, maka MATI/BINASA. oh sedihnya....
Tunggu dulu, selain Tuhan MAHA ADIL harus menghukum DOSA, Tuhan juga MAHA KASIH, Tuhan mengasihi Umat Manusia (beda dg malaikat yg berdosa dari dririnya-krn tdk beranak cucu), maka Tuhan YANG MAHA KASIH itu, sediakan JALAN KESELAMATAN yaitu melalui Mengutus Putra Tunggalnya, TUHAN YESUS KRISTUS, Anak Tunggal YHWH (ingat ada Bapa, Yesus dan Roh Kudus, ketiganya adalah SATU- 1 Yoh 5:7-8), untuk menggantikan DOSA SELURUH UMAT MANUSIA menjadi PENEBUS DOSA, Menggantikan seluruh umat manusia dg MENERIMA PENGHUKUMAN via MATI DI ATAS KAYU SALIB,hukuman terberat manusia zaman itu.
Lalu, Yesus yg sepenuhnya TUHAN dan...MANUSIA itu BANGKIT dari KEMATIAN setelah Mati Tersiksa di Kayu Salib dan dikubur selama 3 hari 3 malam. So, Semua manusia sebelum Yesus datang ke dunia, DISELAMATKAN melalui PERCAYA alias BERIMAN kepada JURUSELAMAT yg AKAN DATANG yaitu YESUS KRISTUS, dan bagi kita semua, manusia yg lahir setelah YESUS DATANG, DISELAMATKAN melalui PERCAYA/BERIMAN ...kepada JURUSELAMATA YG SUDAH DATANG dan MEnebus Dosa.
Makanya Manusia Perjanjian Lama (masa sebelum Yesus Lahir), mempersembahkan Domba/Hewan/Kambing/Lembu sbg tanda penebusan dosanya, sebagai SImbol Juruselamat/YESUS KRISTUS yg dijanjikan/diNUBUATKAN akan DATANG ke DUNIA menjadi Juruselamat Manusia Berdosa. Sehingga manusia yang hidup di zaman Perjanjian Baru (setelah Yesus datang), tdk perlu lagi melakukan Ibadah Simbolik (matikan Domba/Hewan tuk tebus dosa). ANAK DOMBA YHWH yg sebenarnya yaitu TUHAN YESUS KRISTUS sudah DATANG dan TERHUKUM menggantikan kita semua. Halelu-YAH (Terpujilah YHWH/TUHAN). Kita sekarang tdk berada dibawah KUTUK DOSA lagi. Kita tidak perlu masuk Neraka lagi, Anugerah Keselamatan yg YHWH Tawarkan melalui Yesus Kristus yg Mati sbg Ganti DOSA seluruh umat manusia, sudah FINAL.
Bagian kita adalah MERESPON Anugerah Tuhan itu dg MENERIMA YESUS KRISTUS sebagai Tuhan dan Juruselamat masing2. Dan Yesus menjanjikan Roh Kudus/Roh Tuhan akan menyertai kita dan tinggal di dalam... kita serta menuntun kita untuk berusaha selalu hidup berkenan di mataNya dg BERBUAH, Memuliakan Tuhan dalam hidup kita. Beritakanlah INJIL KESELAMATAN ini kepada SEGALA SUKU BANGSA, sesudah itu Barulah TIBA KESUDAHANNYA, yaitu KIAMAT, dimana Tuhan akan Menghakimi semua umat manusia dan Para Malaikat, masuk Neraka atau Surga, juga tingkat Penghukuman di Neraka serta Tingkat Upah di SUrga akan tergantung respon anda kepada Juruselamat dan Perbuatan Baik Jahat yg anda perbuat. Yesus menjadi JAMINAN KESELAMATAN untuk kita Sampai di Surga yg HANYA ADA SATU JALAN dan SATU-SATUNYA itu, karena Tuhan CUMA SEDIAKAN SATU JALAN KE SURGA melalui YESUS.
Selasa, November 11, 2008
10 ALASAN MEMPERCAYAI IMAN KRISTEN
2. Kitabnya dapat Dipercaya
3. Penjelasannya bagi Kehidupan
4. Kesinambungannya dengan Masa Lalu
5. Berita Utamanya sangat Mendasar
6. Kuasanya untuk Mengubah Kehidupan
7. Analisanya terhadap Sifat Dasar Manusia
8. Pandangannya terhadap Prestasi Manusia
9. Pengaruhnya terhadap Masyarakat
10. Keselamatan yang Ditawarkannya
1. PENDIRINYA DAPAT DIPERCAYA
Kristus mengklaim bahwa Dia datang dari surga untuk menggenapi nubuat, untuk mati bagi dosa-dosa kita, dan untuk membawa semua orang percaya kepada Bapa-Nya. Akal sehat kita akan berkata: Dia mungkin seorang pembohong, atau seorang gila, atau seorang tokoh mitos, atau memang benar Dia adalah Tuhan yang datang dari surga. Para pengikut-Nya di abad pertama telah menarik kesimpulan: Mereka berkata bahwa mereka melihat-Nya berjalan di atas air, meredakan badai, menyembuhkan orang lumpuh, memberi makan 5.000 orang dengan beberapa potong roti dan ikan, hidup tanpa cela, mengalami kematian yang mengerikan, dan bangkit kembali. Ketika beberapa pengikut Yesus tidak mau menerima ajaran-Nya dan kemudian meninggalkan-Nya, Ia bertanya kepada murid-murid yang paling dekat dengan-Nya apakah mereka ingin pergi juga. Petrus mewakili teman-temannya ketika berkata, "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah." (Yoh 6:68-69)
2. KITABNYA DAPAT DIPERCAYA
Ditulis dalam periode waktu lebih dari 1.600 tahun oleh 40 penulis yang berbeda, kitab yang menjadi sandaran iman Kristen ini mengisahkan satu cerita yang dimulai dari penciptaan dan diakhiri pada ambang pintu kekekalan. Penemuan arkeologi menunjang integritas catatannya baik yang bersifat sejarah maupun geografis. Keakuratan penyalinan dan penurun-alihannya kepada kita telah diperkuat oleh gulungan-gulungan naskah yang ditemukan di gua Qumran di tepi Laut Mati. Alkitab bukan lahir di Timur atau di Barat, tapi di Timur Tengah-tempat lahirnya peradaban-dan kitab ini tetap berbicara tidak hanya dengan kuasa rohani tetapi dengan keakuratan nubuatan yang meyakinkan.
3. PENJELASANNYA BAGI KEHIDUPAN
Semua sistim keagamaan mencoba memberi makna bagi kehidupan kita. Mereka mencoba menjelaskan baik kerinduan kita pada makna kehidupan, maupun masalah penderitaan, dan kematian yang tak dapat dihindari. Setiap agama berusaha menerapkan keteraturan alam semesta ini ke dalam kehidupan individual manusia. Tetapi hanya kekristenan yang merefleksikan perhatian yang sungguh-sungguh pada hal-hal yang detil dalam kehidupan pelbagai jenis makhluk dan ekosistem alam ini. Adalah Kristus yang berbicara mengenai Bapa yang memperhatikan jatuhnya seekor burung pipit, Bapa yang bahkan dapat menghitung rambut di kepala kita. (Mat 10:29-31) Adalah Kristus yang menyatakan Allah yang betul-betul memperhatikan ciptaan-Nya. Adalah Kristus yang menjadi manusia untuk merasakan apa yang kita rasakan, menderita dan mati untuk menggantikan kita. Adalah Kristus yang menyatakan Allah yang perhatian-Nya pada ciptaan-Nya serinci seperti yang diperlihatkan oleh alam kita. (Maz 19:1-6; Rom 1:16-25)
4. KESINAMBUNGANNYA DENGAN MASA LALU
Iman Kristen memiliki kesinambungan dengan akar nenek moyang kita yang terdalam. Mereka yang percaya kepada Kristus menerima Sang Pencipta dan Tuhan yang sama yang disembah oleh Adam, Abraham, Sara dan Salomo. Yesus tidak menolak masa lalu. Dia adalah Allah dari masa lalu. (.Yoh 1:1-14) Ketika Ia berada di antara manusia, Dia menunjukkan bagaimana hidup menurut rencana Allah yang mula-mula. Ketika Dia mati, Dia menggenapi seluruh tata cara upacara korban Perjanjian Lama. Dan ketika Dia bangkit dari kematian, Dia menawarkan keselamatan yang menggenapkan janji Allah kepada Abraham bahwa melalui keturunannya seluruh dunia akan diberkati oleh Allah. Iman Kristen bukanlah sesuatu yang baru dalam Kristus. Dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu hanya terdapat satu kisah. Itu adalah kisah Allah, dan kisah kita (Kis 2:22-39; 1 Kor 15:1-8).
5. BERITA UTAMANYA SANGAT MENDASAR
Orang Kristen yang mula-mula tidak digerakkan oleh motivasi politik atau religius. Berita utama mereka bukan masalah moral atau sosial. Mereka bukanlah teolog atau filsuf sosial yang piawai. Mereka adalah saksi. Mereka mempertaruhkan nyawa mereka untuk memberitahu dunia bahwa mereka telah menyaksikan seorang manusia kudus mati, dan 3 hari kemudian hidup kembali di tengah-tengah mereka (Kis 5:17-42). Argumentasi mereka sangat konkrit. Yesus disalibkan di bawah pemerintahan Gubernur Romawi, Pontius Pilatus. Tubuh-Nya dikuburkan tertutup di dalam sebuah kuburan pinjaman. Penjaga-penjaga ditempatkan untuk mencegah pencurian mayat. Tetapi 3 hari kemudian kuburan itu kosong dan saksi-saksi yang ada mempertaruhkan nyawa mereka untuk memberitakan bahwa Dia telah bangkit.
6. KUASANYA UNTUK MENGUBAH KEHIDUPAN
Tidak hanya murid-murid pertama yang mengalami perubahan dramatis, tetapi juga salah seorang musuh mereka yang paling kejam. Paulus diubah dari seorang pembunuh umat Kristen menjadi seorang pemberita utama iman Kristen. (Gal 1:11-24) Di kemudian hari ketika merenungkan perubahan yang sama yang terjadi juga pada orang-orang lain, dia berkata: "Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah, dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita." (1 Kor 6:9-11)
7. ANALISANYA TERHADAP SIFAT DASAR MANUSIA
Alkitab mengatakan, masalah masyarakat yang sesungguhnya adalah masalah hati. Dalam jaman informasi dan teknologi ini, kegagalan karakter telah menghancurkan keluarga, pemerintah, ilmu pengetahuan, industri, agama, pendidikan, dan kesenian. Di dalam sistim masyarakat yang paling hebat sekalipun, reputasi bangsa mereka dicoreng oleh permasalahan seperti prasangka rasial, kecanduan, pelecehan, perceraian, dan penularan penyakit seksual. Banyak orang percaya bahwa permasalahan manusia berakar pada ketidaktahuan kita, cara makan kita, atau pemerintah kita. Tetapi Yesus berkata kepada generasi kita dan kepada semua
orang: "Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu, dan hujat. Itulah yang menajiskan orang." (Mat 15:19-20)
8. PANDANGANNYA TERHADAP PRESTASI MANUSIA
Setiap generasi senantiasa mengharapkan yang terbaik. Kita berperang untuk mengakhiri semua peperangan. Kita mengembangkan teori-teori pendidikan yang akan menghasilkan anak-anak yang penuh kesadaran dan tidak melakukan kekerasan. Kita menciptakan teknologi yang akan membebaskan kita dari pekerjaan yang memperbudak kita. Sekalipun demikian, saat ini kita justru begitu dekat dengan gambaran Perjanjian Baru tentang tanda-tanda akhir jaman: peperangan, kabar perang, gempa bumi, sakit-penyakit, kehilangan kasih, dan ibadah yang pura-pura. (Mat 24:5-31; 2Ti 3:1-5)
9. PENGARUHNYA TERHADAP MASYARAKAT
Seorang tukang kayu dari Nazaret telah mengubah dunia. Kalender dan dokumen yang bertanggal adalah saksi bisu dari kelahiran-Nya. Pada atap rumah, kalung, dan anting-anting, lambang Salib menjadi saksi kematian-Nya. Filsafat Barat, yang menjadi dasar bagi moralitas sosial, metodologi ilmiah, dan etika kerja dalam dunia industri, berakar pada nilai-nilai dasar Kristen. Lembaga-lembaga kemanusiaan, baik di Barat maupun Timur, tidak dijiwai oleh nilai-nilai agama-agama lain, ateisme, atau pun agnostisisme sekuler, tetapi oleh nilai-nilai yang
berasal dari Alkitab.
10. KESELAMATAN YANG DITAWARKANNYA
Agama-agama lain memiliki juruselamat yang tinggal dalam kuburan. Tidak ada agama lain yang menawarkan kehidupan kekal sebagai suatu anugerah bagi mereka yang percaya kepada Dia yang telah mengalahkan maut. Tidak ada agama lain yang menawarkan jaminan pengampunan, kehidupan kekal, dan pengangkatan sebagai anak dalam keluarga Allah dengan hanya memanggil dan percaya kepada Dia seperti halnya seorang yang nyaris tenggelam memanggil dan mengandalkan seorang penyelamat. (Rom 10:9-13) Keselamatan yang ditawarkan Kristus tidak tergantung pada apa yang telah kita lakukan untuk Dia, tetapi tergantung pada penerimaan kita atas apa yang telah dikerjakan-Nya untuk kita. Keselamatan tidak datang melalui upaya-upaya moral dan religius, tetapi pengakuan dosa; tidak melalui prestasi iman, tetapi pengakuan kegagalan. Berbeda dengan sistim keagamaan lain, Kristus meminta kita mengikuti-Nya bukan untuk mendapatkan upah keselamatan tetapi sebagai ungkapan rasa syukur, cinta, dan kepercayaan kepada Dia yang telah menyelamatkan kita. (Efe 2:8-10)
ANDA TIDAK SENDIRIAN jika Anda masih ragu pada alasan perlunya percaya kepada Kristus. Namun ingatlah pernyataan Yesus bahwa kita tidak perlu mengatasi keraguan kita sendirian. Ia berkata, "Barangsiapa mau melakukan kehendak Allah, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diriKu sendiri." (Yoh 7:17)
Tetapi bila Anda sungguh-sungguh melihat perlunya percaya kepada Kristus, ingatlah juga apa yang dikatakan Alkitab kepada keluarga Allah, "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri." (Efe 2:8-9) Keselamatan yang ditawarkan Kristus bukanlah
upah untuk usaha kita, tetapi suatu anugerah bagi mereka yang percaya kepada-Nya.
Peta Jalan Ke Kota Kekal
