Tampilkan postingan dengan label william carey. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label william carey. Tampilkan semua postingan

Minggu, Juli 06, 2014

Gereja Awal di NUSANTARA

Pada  tahun 1292,  Marco  Polo  mampir di pulau Sumatera ketika mengantar putri  Mongol  untuk  dinikahkan  dengan putra  mahkota  Persia.   Marco Polo dapatkan di pulau Sumatera sudah ada penduduk  namun  masih sangat  primitif bahkan  dalam  catatannya  menyatakan masih  kanibal. Pada  tanggal 23  Juni  1596,  kapal dagang Belanda mampir di pulau Jawa, dan  mendapat kan  bahwa  pulau  itu sangat subur dan penuh dengan rempah-rempah  yang  sangat  diinginkan masyarakat  Eropa.

Pada  tahun  1619,  Belanda  mulai datang  sebagai  pedagang  dengan  perusahaannya  VOC  (Vereenigde Oostindische  Compagnie) dalam  bahasa  Inggris disebut Dutch East India  Company (DEIC) untuk berdagang dengan penduduk  kepulauan  Nusantara.  Dari berdagang kemudian pemerintah Belanda mengirim gubernur dan pasukan  yang  awalnya  untuk  keamanan perusahaan  dan  akhirnya  memerintah seluruh  kepulauan  Nusantara. Sekitar 200 tahun pemerintah Belanda tidak mengijinkan pemberitaan Injil di kepulauan  Nusantara. Nederlandsch  Indische  Kerk (Gereja  Hindia Belanda)  adalah  gereja  khusus untuk  orang-orang  Belanda.  Mereka  bahkan  tidak mengijinkan Pribumi menghadiri kebaktian  mereka.

Pada  tahun  1811  Napoleon  Bonaparte  mengalahkan  daratan  Eropa termasuk  Belanda. Sir Stamford Raffles, Gubernur koloni Inggris di India mengetahui situasi di Eropa dan memimpin 11 ribu  pasukan dari India menyerbu wilayah Hindia-Belanda (Indonesia) yang memiliki 18 ribu pasukan yang terdiri dari Belanda, Perancis dan  Jawa. Raffles  menang  sehingga  Indonesia  di bawah  Inggris.