Tampilkan postingan dengan label YHWH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label YHWH. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Juli 18, 2015

Seminar 25 Juli 2015: Kontroversi Nama Pencipta



Pembicara: Dr. Suhento Liauw, DRE., Th.D. (Rektor STT GRAPHE)
Sabtu, 25 Juli 2015
Pkl 14.00-17.00 WIB
Tempat: GBIA GRAPHE atau STT GRAPHE
Jl. Danau Agung 2 no 5-7, Sunter Agung, Jakarta Utara 14350
Telpon 021-6471-4156
Daftar segera dengan cara SMS Ketik [Seminar, Nama1, Nama2, dst] kirim ke 0897 972 8557, atau 0816 140 2354, 021-90 444 828
Dapatkan brosurnya di :
TB. immanuel, Jakpus,
TB. BPK Gunung Mulia jln. Proklamasi, Jakpus
TB. Metanoia di Mall Sunter
TB. LAI jln. salemba, Jaktim
TB. Gandum Mas
Didukung oleh:
Radio Berita Klasik AM 828,
STT Graphe dan GBIA Graphe

Sabtu, Februari 12, 2011

Perjanjian Baru Ditulis Dalam Bahasa Yunani

Menulis artikel ini membuat saya merasa sedang beating the dead horse. yang artinya, melakukan sesuatu yang tidak perlu dilakukan lagi.” Toh, semua orang yang pernah belajar theologi sudah tahu bahwa Perjanjian Baru kita ditulis dalam bahasa Yunani, bukan? Mengapa perlu ada artikel khusus di Pedang Roh mengenai hal ini?

Terus terang, saya juga tadinya tidak menyangka bahwa ada orang yang akan dengan beraninya berkata bahwa Perjanjian Baru bukan ditulis dalam bahasa Yunani. Dan hal ini dilakukan tanpa bukti yang jelas! Lalu saya bertemu dengan kelompok yang saya sebut “kelompok harus pakai YAHWEH.”

Kelompok ini terdiri dari orang-orang yang sangat antusias untuk menyebarkan pengajaran mereka, yaitu bahwa orang Kristen harus selalu menyebut-nyebut nama YHWH dan bahwa orang Kristen tidak boleh menggunakan istilah “Allah.” Bahkan, mereka cenderung pada posisi bahwa jika tidak mengenal nama YHWH, maka seseorang tidak diselamatkan. Nama Yesus saja tidak cukup menurut mereka.