Tampilkan postingan dengan label bahasa lidah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bahasa lidah. Tampilkan semua postingan

Jumat, Juli 11, 2014

Kondisi Gereja-gereja Abad 20 & 21

Baik William Robinson,   James Riely,  maupun Thomas  Twort, yang  datang  ke  Nusantara tahun  1813, semuanya  mengajarkan  bahwa  Alkitab  adalah  satu-satunya  firman  Tuhan,  atau Alkitab adalah kanon tertutup.  Mereka mengajarkan  bahwa setelah  Alkitab selesai  ditulis  oleh  penulis  terakhir yaitu Rasul Yohanes  di  pulau  Patmos sekitar akhir  abad  pertama,  maka selanjutnya tidak ada lagi  proses pewahyuan.  Tentu  tidak  mungkin  ada orang  yang  membatasi  Allah  melainkan Allah yang membatasi anak-anak-Nya  agar  mereka tidak  percaya  kepada sembarangan  wahyu.

Kami  sering  bertemu  dengan  orang Kristen  yang  ketika  ditanya,  “apakah mereka  percaya  Alkitab satu-satunya firman  Allah?”  Mereka  segera  menjawab, “percaya dong.” Tetapi kemudian kami bertanya lagi, “kalau begitu Anda tidak  percaya  pada  nubuatan  dan bahasa  lidah  yang  sekarang  merajalela di gereja-gereja?”  Lalu  mereka  biasanya menjawab, “percaya, karena Allah maha kuasa dan tidak terbatas, Ia bisa saja  berbicara kepada  pengkhotbah itu sesuai  dengan  kehendakNya.” Lihatkah  pembaca  bahwa ada kontradiksi di dalam jawaban mereka? Di  satu  pihak  mereka  percaya  bahwa proses pewahyuan telah  berhenti  sejak kitab Wahyu selesai dituliskan, artinya Alkitab  kita adalah  sebuah  kanon tertutup. Namun  di  pihak  lain  mereka tetap  percaya  bahwa  Allah  masih turunkan  wahyu  sehingga  masih  ada nubuatan  dan  bahasa  lidah  dari  Allah.

Selasa, Oktober 29, 2013

Berita Bulan AGUSTUS 2013

PENEMUAN TERBESAR JAMES SIMPSON
(Berita Mingguan GITS 24 Agustus 2013, sumber: http://www.wayoflife.org)
Berikut ini dari komentari John Phillips tentang Mazmur 117: “Suatu bagian di Museum Ilmu Pengetahuan dan Industri di Chicago dikhususkan bagi penemuan-penemuan yang merevolusi ilmu pengetahuan kedokteran modern. Di antara orang-orang yang dihargai dengan gambar yang sangat besar adalah Sir James Simpson (1811-70), orang yang menemukan kloroform. Sebelum penemuan ini, bahkan operasi yang paling sederhana sekalipun adalah suatu cobaan yang berat.

Simpson bukan hanya membiarkan orang tidur melewati horor suatu operasi, tetapi ia membuka pintu bagi operasi-operasi medis yang tadinya tidak mungkin. Sir James Simpson adalah seorang Kristen. Pernah dia diwawancarai oleh seorang wartawan koran yang bertanya, “Sir, apa yang menurutmu adalah penemuanmu yang terbesar?” Sir James menjawab, “Penemuan terbesar saya adalah ketika saya menemukan bahwa saya seorang berdosa dalam pandangan Allah.” Wartawan koran itu mencoba sekali lagi: Terima kasih, Sir James. Dan sekarang, maukah anda memberitahu saya penemuanmu yang kedua terbesar.” “Tentu saja,” dia menjawab. “Penemuan kedua terbesar saya adalah ketika saya menemukan bahwa Yesus mati bagi orang berdosa seperti saya.“