Tampilkan postingan dengan label DOKTRIN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DOKTRIN. Tampilkan semua postingan

Kamis, Juli 28, 2011

11 Karakteristik Ajaran SESAT

(Josh McDowell & Don Stewart, Handbook of Today's Religions, June 1992, hal. 20-25)
 
1. Mengajarkan 'Kebenaran' Baru
Gal. 1: 8: "Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia"; (Bacakan dari ayat 6-9).

2. Penafsiran Baru/Interpretasi yang Salah Terhadap Alkitab
Rom. 10: 1-3: "Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan. Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar. Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah".

3. Sumber Otoritas Yang Tidak Alkitabiah
Why. 22: 18-19: …: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon (seharusnya: buku) kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini".

Kamis, Januari 14, 2010

Martin Luther's 95 Theses - 95 Dalil Martin Luther

Bantahan Dr. Martin Luther Mengenai Pertobatan dan Surat Pengampunan Dosa

Dengan keinginan dan tujuan untuk menguraikan kebenaran, perdebatan akan diadakan di Wittenberg berdasarkan pernyataan yang disetujui di bawah kepemimpinan Bapa Martin Luther, rahib Ordo St. Agustinus, Master of Arts and of Sacred Theology, dosen Universitas Wittenberg. Selain itu, ia meminta kepada orang yang tidak bisa hadir dan melakukan diskusi dengan kami secara lisan tentang topik itu supaya melakukannya melalui surat untuk menggantikan ketidakhadiran mereka. Dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus. Amin.

1. Tuhan dan Guru kita Yesus Kristus, ketika Ia mengucapkan "Bertobatlah," dan seterusnya, menyatakan bahwa seluruh hidup orang-orang yang percaya harus diwarnai dengan pertobatan.

2. Kata ini tidak boleh dimengerti mengacu kepada hukuman sakramental; maksudnya, berkaitan dengan proses pengakuan dan pelepasan (dosa), yang diberikan oleh imam-imam yang dilakukan di bawah pelayanan imam-imam.

3. Dan, pertobatan tidak hanya mengacu pada penyesalan batiniah; tidak, penyesalan batiniah semacam itu tidak ada artinya, kecuali secara lahiriah menghasilkan pendisiplinan diri terhadap keinginan daging.

4. Jadi, hukuman itu terus berlanjut selama ada kebencian pada diri sendiri - maksudnya, penyesalan batin yang sejati berlanjut: yaitu, sampai kita masuk ke dalam kerajaan surga.

5. Paus tidak memiliki kekuatan maupun kuasa untuk mengampuni kesalahan apa pun, kecuali yang telah ia diberikan dengan otoritasnya sendiri, atau oleh peraturan.

6. Paus tidak memiliki kuasa untuk mengampuni dosa apa pun, kecuali dengan menyatakan dan menjaminnya te1ah diampuni Allah; atau setidaknya ia dapat memberikan pengampunan pada kasus-kasus yang menjadi tanggung jawabnya, da1am kasus tersebut, jika kuasanya diremehkan, kesalahan akan tetap ada.

7. Allah tidak pernah mengampuni dosa apa pun, tanpa pada saat yang sama Dia menundukkan diri manusia itu, merendahkan diri da1am sega1a sesuatu, kepada otoritas imam, wakilnya.

8. Peraturan pengakuan dosa hanya dikenakan pada orang yang hidup dan tidak seharusnya dikenakan pada orang yang mati; menurut peraturan tersebut.

9. Oleh karena itu Roh Kudus berkarya da1am diri Paus me1akukan hal yang baik bagi kita, sejauh da1am keputusannya, Paus se1a1u membuat perkecualian terhadap aturan ten tang kematian dan nasib seseorang.

10. Imam-imam bertindak salah dan tanpa pengetahuan,jika dalam kasus orang yang sekarat, mengganti hukuman kanonik dengan api penyucian.

11. Benih ilalang tentang mengubah hukuman kanonik menjadi hukuman di api penyucian tampaknya tentu saja telah ditaburkan sementara para uskup tertidur.

12. Pada mulanya, hukuman kanonik dikenakan bukan sesudah, melainkan sebelum pengampunan, sebagai ujian untuk pertobatan mendalam yang sejati.

13. Orang yang sekarat melunasi semua hukuman dengan kematian, dianggap sudah mati sesuai hukum kanon dan mendapat hak dilepaskan dari hukum kanon.

14. Kebaikan atau kasih yang tidak sempurna dari orang yang sekarat pasti menyebabkan ketakutan yang besar; dan makin sedikit kebaikan atau kasihnya, makin besar ketakutan yang diakibatkannya.

15. Rasa takut dan ngeri tersebut sudah cukup bagi dirinya sendiri, tanpa berbicara hal-hal lain, tanpa ditambah penderitaan di api penyucian karena hal itu sangat dekat dengan kengerian keputusasaan.

Rabu, Desember 30, 2009

Kisah Sejarah LUCIFER

LUCIFER
Arti namanya yaitu ”pembawa terang”. Ini disebutkan hanya sekali dalam KJV PL, dalam Yesaya 14:12-15:
How art thou fallen from heaven, O Lucifer, son of the morning! how art thou cut down to the ground, which didst weaken the nations! For thou hast said in thine heart, I will ascend into heaven, I will exalt my throne above the stars of God: I will sit also upon the mount of the congregation, in the sides of the north: I will ascend above the heights of the clouds; I will be like the most High. Yet thou shalt be brought down to hell, to the sides of the pit.

14:12 "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!
14:13 Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.
14:14 Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!
14:15 Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.

Para pembaca Alkitab dari berbagai generasi percaya bahwa Lucifer itu dulunya adalah malaikat yang melayani Allah dengan pujian dan penyembahan, tubuhnya dipercaya terdiri dari berbagai macam alat musik, ketika ia bergerak, maka alat musik dalam tubuhnya berbunyi dengan indahnya, pada mulanya ia memimpin para malaikat pemuji yang berada di sekitar takhta Allah, namun kemudian ingin menjadi seperti Allah, hendak menyamai Yang Mahatinggi, dia seorang malaikat angkuh yang memberontak melawan Allah, lalu dibuang dari surga ke bumi. (Yehezkiel 28:13)

Jumat, Mei 02, 2008

PENGAKUAN IMAN KRISTEN FUNDAMENTAL

1
Percaya bahwa Allah Tritunggal: Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah Pencipta langit dan bumi beserta seluruh isinya dalam enam hari secara literal (Kej.1 &2).
2
Percaya bahwa manusia telah jatuh ke dalam dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, serta semua manusia mewarisi sifat dosa, dan menempati posisi orang berdosa (Rom.3:10,23).
3
Percaya bahwa hanya ada satu cara untuk membereskan dosa yaitu dengan penghukuman. Dosa tidak dapat dihapus dengan perbuatan baik, ritual ibadah dan berbagai kerajinan keagamaan (II Kor.4:23, Rom.6:23).
4
Percaya bahwa Yesus Kristus diutus untuk menanggung dosa semua manusia. Dosa manusia yang belum memiliki kesadaran diri (bayi), bahkan dosa Adam hingga dosa manusia terakhir telah ditanggung oleh Tuhan di kayu salib (Yoh.1:29, Ibr.2:9, I Yoh.2:2).
5
Percaya bahwa kepada manusia yang telah memiliki kesadaran diri dan melakukan dosa atas kesadaran diri diserukan untuk bertobat dan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat untuk mendapatkan pengampunan dosa atau pengaplikasian anugerah keselamatan (Mat.4:17, Yoh.3:16, Ef.1:7, Kol.1:14).
6
Percaya bahwa tidak ada jalan keselamatan lain selain Injil Yesus Kristus karena siapapun yang berada di luar Kristus akan menanggung hukuman atas dosa dirinya. Tidak ada satu manusia pun bisa masuk Surga tanpa percaya kepada Yesus Kristus dari Adam hingga manusia terakhir (Yoh.14:6, Ibr.8:6, I Tim.2:5).
7
Percaya bahwa Injil yang murni adalah Injil yang tidak ditambahkan dengan tradisi, percaya kepada Maria, upacara baptisan, kerajinan ibadah dan apa saja (Gal.1:8, 5:3-4). Dan tidak menekankan kesuksesan duniawi atau yang mengurangi aspek seruan bertobat (I Kor.15:19).
8
Percaya bahwa orang yang telah diselamatkan tidak akan kehilangan keselamatannya karena terjatuh ke dalam dosa. Tetapi yang bersangkutan harus tetap tinggal di dalam kasih karunia Yesus Kristus dan tidak menyangkal Tuhan (Rom.11:22, I Kor.15:2, II Kor.6:6, II Tim.2:12, Yak.5:19, I Yoh.2:24,27, II Yoh 9).
9
Percaya bahwa ada Surga bagi orang yang bertobat serta menerima Kristus sebagai Juruselamatnya, dan ada Neraka bagi orang yang menolak anugerah Allah. Surga dan Neraka benar-benar nyata.
10
Percaya bahwa Alkitab (66 Kitab) dari Kejadian 1:1 sampai Wahyu 22:21, adalah satu-satunya firman Allah yang tidak ada salah. Di luar Alkitab tidak ada firman Allah baik tertulis maupun lisan. Percaya bahwa Ineransi dan Infalibilitas Alkitab pada naskah Asli dan Naskah salinan (yaitu Masoretic Text untuk PL dan Textus Receptus untuk PB) dipelihara oleh Allah tanpa salah sedikitpun. (Verbal Plenary Inspiration=VPI dan Verbal Plenary Preservation=VPP)
11
Percaya bahwa Alkitab bersifat kanon tertutup. Kitab Wahyu 22:21 adalah firman Allah yang terakhir. Sesudah Wahyu 22:21 dituliskan, maka Allah telah menghentikan proses pewahyuan dan juga menghentikan semua karunia yang berhubungan dengan pewahyuan.
12
Percaya bahwa penafsiran Alkitab yang benar adalah literal-grammatical-historikal. Penerapan cara penafsiran alegoris hanya kalau secara akal sehat cara literal-grammatical tidak mungkin diterapkan. Ini tidak berarti bahwa di dalam Alkitab tidak ada alegori. Alegori di dalam Alkitab memang ada, dan akan ditafsirkan sebagai alegori. Alegori dalam Alkitab dapat dikenal dari konteks, dan juga aturan bahasa yang lazim berlaku.
13
Percaya bahwa setiap orang percaya harus menggabungkan diri ke dalam salah satu gereja lokal untuk membentuk tubuh Kristus serta bertumbuh di dalam Kristus (Ef.4:11-16).
14
Percaya bahwa gereja harus terpisah total dari negara dan pemerintah dan gereja tidak boleh terlibat politik praktis (Mat.22:21).
15
Percaya bahwa gereja yang benar adalah gereja yang bersifat lokal bukan yang bersifat universal/katolik/am (Ef.1:1), dan otonomi penuh, tidak tunduk kepada kuasa apapun bahkan kuasa alam maut (Mat.16:18).
16
Percaya bahwa tubuh Tuhan Yesus itu bukan seluruh kekristenan, melainkan tiap-tiap gereja lokal (Ef.1:23).
17
Percaya bahwa hubungan satu gereja lokal dengan gereja lokal lain bukan sebagai atasan dan bawahan (vertikal) melainkan sebagai sahabat dan saudara (horisontal).
18
Percaya bahwa Tuhan hanya mendirikan gereja lokal dan gereja lokallah yang mendirikan yayasan, sekolah dan berbagai sarana pemberitaan Injil. Parachurch yang alkitabiah adalah yang didirikan gereja lokal serta tunduk kepada gereja lokal (Mat.16:18).
19
Percaya bahwa jabatan Nabi dan Rasul telah dihentikan sejak wahyu terakhir diberikan dan kini tinggal jabatan Penginjil, Gembala, dan Guru sebagai jabatan pengajar firman (Ef.4:11) serta Diaken sebagai jabatan pelayan jemaat (Kis.6:1 dst.).
20
Percaya bahwa wanita tidak dipanggil untuk mengajar firman Tuhan dan memimpin laki-laki dewasa dalam jemaat (I Tim.2:12-13, I Kor.14:34), sebagaimana istri harus tunduk kepada suami dan suami harus mengasihi istri (Ef.5:22-27).
21
Percaya bahwa baptisan tidak menyelamatkan melainkan hanya salah satu upacara yang diperintahkan untuk dilaksanakan oleh gereja lokal. Dan baptisan yang benar adalah baptisan yang dilakukan terhadap orang yang sudah lahir baru (orang benar), dimasukkan ke dalam air (cara yang benar), dan oleh gereja yang benar (doktrinnya benar) (Mrk.16:16, Mat.28:19, Rom.6:3-4).
22
Percaya bahwa hanya ada dua upacara yang diperintahkan untuk dilaksanakan oleh gereja lokal, yaitu upacara baptisan dan upacara perjamuan Tuhan. Kedua-duanya tidak esensi untuk keselamatan melainkan hanya untuk mengingat akan kematian dan kebangkitan Tuhan yang menyelamatkan (Mat.3:11, Mat 28:19, I Kor.11:24-25).
23
Percaya bahwa ibadah yang bersifat lahiriah dengan berbagai ritualnya telah digantikan dengan ibadah dalam roh dan kebenaran. Tidak ada simbol lahiriah dalam ibadah selain keteraturan dan kesopanan (Yoh.4:23-24, I Kor.14:40).
24
Percaya bahwa segala syair lagu pujian harus ditujukan kepada Allah, menunjukkan iman jemaat dan sesuai dengan kebenaran Alkitab. Sedangkan jenis musik yang menyenangkan Tuhan adalah jenis musik rohani, yang tidak terkontaminasi oleh dunia ini (misalnya Rock and Roll), dan juga tidak bertujuan entertainment manusia.
25
Percaya bahwa perpindahan anggota jemaat adalah cerminan kebebasan berpikir dan memutuskan.
26
Percaya bahwa anggota jemaat harus menjalani kehidupan kekristenan yang memuliakan nama Tuhan, yang sopan, teratur, dan kudus (Ibr.12:14).
27
Percaya bahwa anti-Kristus akan mempersatukan politik, ekonomi, dan agama serta menguasainya (Wah.13:11-18).
28
Percaya bahwa hari pengangkatan orang percaya (rapture) terjadi sebelum masa penganiayaan (pretribulation). Dan penampakan Kristus terjadi sebelum kerajaan seribu tahun (Premillennium).

disadur dari GBIA Graphe

Rabu, April 30, 2008

Berita Mingguan Way of Life

DAVE HUNT MENYANGKALI API NERAKA
Saya dengan sungguh sedih harus melaporkan bahwa Dave Hunt, yang telah menulis buku-buku yang sangat membantu tentang berbagai subyek, kini dengan berani menyangkali api neraka. Dalam sebuah artikel di website The Berean Call, yang berjudul "Justice, Forgiveness, and Transformation, " bertanggal 31 Maret 2008, ia mengatakan bahwa api tersebut "bukan secara fisik," dan bahwa "pastilah maksudnya adalah `api' keadilan, kesucian, kemurnian, dan kebenaran Allah yang menyingkapkan berbagai motif dan tentunya akan menyiksa hati nurani mereka yang selamanya terkutuk." Ia mengatakan, "Inilah satu-satunya yang dimaksud dengan api dalam lautan api itu." Ia lalu melakukan banyak usaha untuk menafsir ulang ayat-ayat yang bertentangan dengan posisi dia. MENGENAI MATIUS 25:41, Hunt bertanya, "Tetapi `Iblis dan malaikat-malaikatny a' tidak memiliki tubuh jasmani, jadi bagaimana mungkin api fisik, yang tidak mempan bagi mereka, telah dipersiapkan bagi mereka?" Jawaban untuk pertanyaan itu adalah bahwa kita tidak tahu, dan kita tidak perlu tahu. Bukanlah tugas kita untuk mencari tahu bagaimana semua ini bisa terjadi. Kita hanya dapat percaya bahwa Allah dapat membuatnya terjadi! Yang kita tahu adalah bahwa Yesus mengatakan akhir dari Iblis dan para malaikatnya, dan semua orang yang tidak percaya adalah API yang kekal. MENGENAI WAHYU 20:15, Hunt bertanya, "Bagaimanakah hal itu dapat terjadi melalui siksaan dilempar ke dalam Lautan Api? Akankah Hitler berada di zona yang lebih panas? Tetapi bagaimana mungkin tubuh yang jasmani menderita panas yang lebih atau yang kurang dalam sepersekian detik sebelum ia habis hangus? Dan bagaimanakah berbagai derajat siksaan fisik membeda-bedakan antara begitu banyak jenis dosa dan motivasi dibalik setiap dosa tersebut?" Sekali lagi, pertanyaan-pertanya an ini tidak perlu kita tanyakan. Yang kita ketahui adlaah bahwa Alkitab mengatakan orang yang tidak percaya akan dibangkitkan dan akan dihakimi menurut pekerjaan mereka dan dilemparkan ke dalam lautan API. Kita tahu bahwa mereka tidak akan habis hangus dalam api tersebut, tetapi akan "disiksa siang malam sampai selama-lamanya. " Itu saja yang perlu kita ketahui. Bukanlah tugas dan bagian kita untuk menanyakan pertanyaan yang tidak dijawab dalam Alkitab, tetapi baiklah kita percaya dengan sederhana segala yang Alkitab katakan dengan jelas. MENGENAI LUKAS 16:23-24, Hunt mengatakan bahwa orang kaya yang berada di neraka tersebut kebingungan! Dia hanya mengira bahwa ia memiliki tubuh yang sedang disika api dan sebuah lidah yang perlu didinginkan! Hunt mengklaim bahwa "orang kaya tersebut sepertinya terkunci dalam delusi tersebut untuk selamanya." Namun faktanya, orang kaya tersebut sungguh berada dalam posisi yang jauh lebih baik untuk menggambarkan neraka daripada Dave Hunt! Ia mengatakan bahwa ia memiliki tubuh dan lidah. Seperti apakah tubuh yang belum dibangkitkan itu? Kita tidak tahu dan kita tidak perlu tahu. Kita hanya tahu bahwa ia "sangat kesakitan dalam nyala API ini." MENGENAI 1 KORINTUS 3:13, Hunt membandingkan api pengadilan Kristus dengan api neraka, tetapi sebenarnya itu adalah dua hal yang berbeda. Tujuan akhir dari orang percaya berbeda sekali dengan orang yang tidak percaya. Lebih lanjut lagi, api tahta pengadilan Kristus tidak sama sekali menyentuh orang percaya itu, tetapi ia menguji pekerjaan tiap-tiap orang. Hari ini ada serangan yang luar biasa terhadap doktrin Alkitabiah tentang api neraka. Banyak orang-orang lain yang telah menyangkalinya, termasuk Yohanes Paulus II, Billy Graham, Robert Schuller, Clark Pinnock, Neil Punt, Kenneth Kantzer, John Stott, dan J.I. Packer. Tentu saja, dari awal bidat Advent dan Saksi Yehova menyangkalinya. Tidak ada yang dapat mengerti tentang doktrin ini. Ia berada di luar pemahaman manusia. Memang, ini adalah doktrin yang paling sulit dalam Alkitab, tetapi karena Alkitab mengatakan bahwa hukuman orang yang tidak percaya adalah api yang kekal, saya menolak untuk meragukannya. Lima belas kali dalam Perjanjian Baru, Neraka digambarkan dengan istilah api. "APINYA tidak akan padam" (Mar. 9:44, 46, 48), "API" (Mat. 5:22 lihat bahasa asli, 18:9), "API kekal" (Mat. 18:8, 25:41, Yud. 7), "API yang tidak terpadamkan" (Luk. 3:17), "nyala API" (Luk. 16:24), "dapur API" (Mat. 13:42, 50), "API dan belerang" (Wah. 14:10; 20:10; 21:8). "Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini" (Ul. 29:29).

FILOSOFI PEALAYANAN PEMUDA ROCK & ROLL TIDAK BEKERJA
Para pembicara dalam konferensi Willow Creek's Shift 2008 (konferensi Kristen yang baru-baru ini diadakan oleh Gereja Willow Creek, sebuah mega-gereja yang duniawi dan kompromistis) mengatakan bahwa orang-orang muda sedang meninggalkan gereja dalam jumlah yang mencetak rekor. Mereka mengutip berbagai survei yang telah menemukan bahwa "lebih dari dua pertiga orang dewasa muda meninggalkan gereja" ("Youth Leaders `Shift' against Tide of Discontent," Christian Post, 10 April 2008). Sebuah penelitian tahun 2007 oleh Barna menemukan bahwa "mayoritas orang-orang muda non-Kristen melihat orang-orang Kristen hari ini sebagai orang-orang yang menghakimi, munafik, dan bergaya kuno." Ini memberitahu saya bahwa filosofi pelayanan orang muda dengan rock & roll telah gagal. Filosofi tersebut toh tidak mampu mempertahankan orang muda agar tidak meninggalkan gereja. Ketika orang Kristen mencoba untuk `cool', mereka sedang membangun jembatan kepada dunia yang dapat diseberangi oleh orang muda. Dunia jelas akan selalu lebih `cool' dari pada alternatif Kristen yang setengah-setengah. Lebih jauh lagi, filosofi rock & roll tidak membuat orang lebih menghargai gereja. Bahkan ketika mayoritas gereja saat ini mencoba untuk menjadi `cool' dan relevan, mereka toh masih dianggap menghakimi dan bergaya kuno! Tidak mungkin untuk berteman dengan dunia, an alasannya sederhana, yaitu karena dunia adalah musuh dari Allah kita (Yohanes 15:18-20; Yak. 4:4). Tanggung jawab kita adalah untuk memberitakan Injil dan memberitahu dunia bahwa "sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat" (Kis. 17:30). Tuhan Yesus menginstruksikan kita untuk memberitakan "pertobatan dan pengampunan dosa" dalam namaNya kepada segala bangsa (Luk. 24:47). Dan tanggung jawab kita adalah untuk hidup suci sebagai terang di dunia yang "bengkok hatinya dan yang sesat ini" (Fil. 2:15). Itu memang tidak `cool' tetapi itulah kebenaran, dan kebenaran lebih penting dari pada `cool.'

KONFERENSI DI WILLOW CREEK MENAMPILKAN SEORANG GEMBALA SIDANG DENGAN FILOSOF YANG DUNIAWI
Konferensi Willow Creek's Shift 2008 bulan ini menampilkan Dan Kimball sebagai salah seorang pembicara utama. Ia berbicara tentang tema-tema yang dibahas dalam bukunya They Like Jesus, but Not the Church (Zondervan, 2007), dan buku itu ditayangkan dalam website Willow Creek sebagai buku yang direkomendasikan. Kimball menentang "orang-orang yang selalu mengatakan hal-hal negatif tentang dunia" (hal. 191). Ia mengatakan, "Kita seharusnya memberitahu orang tentang Yesus dan kasih karuniaNya yang menyelamatkan daripada menghakimi dan menentang mereka" (hal. 106). Ia bersimpati dengan orang tidak percaya yang "takut bahwa agama akan berusaha mengontrol bagaimana mereka berpikir, berpakaian, dan bertindak" (hal. 75). Dia mengatakan bahwa kita harus mendengarkan orang-orang tidak percaya ketika mereka mengkritik kita dan ia mengutip satu orang yang berkata, "Saya tidak melihat parlunya menambahkan berbagai aturan terorganisir ini seperti yang dipikirkan para pemimpin gereja" (hal. 74). Kimball bercerita tentang seorang non-Kristen yang ia temui di gym, yang lalu kaget bahwa dia, sebagai seorang gembala sidang, ternyata senang dengan grup-grup Rock yang kotor dan penuh pemberontakan seperti Cure, Smiths, Siouxsie, dan Banshees. Kimball menjelaskan: "Dia mengatakan bahwa tidak mungkin seorang gembala sidang bisa suka dengan kelompok musk Smiths atau Cure, dan dia syok karena saya sepertinya normal dan tidak tampak seperti apa yang dia bayangkan tentang orang Kristen apalagi seorang gembala sidang" (hal 26). Dengan hanya sekedar "bersahabat" dengan orang tidak percaya dan mencintai grup-grup rock & roll sekuler, dan tidak memperingatkan tentang dosa dengan jelas, dan tidak memperingatkan tentang bahaya tidak percaya pada Yesus, Kimball telah tampak "normal" di hadapan orang tidak percaya, yaitu normal menurut definisi dunia. Ia adalah seorang Kristen yang cool karena ia mencintai banyak hal-hal jahat yang juga dicintai dunia dan karena ia tidaka "menghakimi" dan "negatif." Kimball mengkritik orang-orang Kristen yang Alkitabiah yang memiliki pandangan kuat mengenai hal-hal seperti "peran wanita dalam gereja, tipe musik yang dapat didengar, dan jenis Alkitab yang seharusnya dibaca" (hal. 54). Ia mengatakan bahwa adalah salah jika gereja menghakimi hal-hal seperti musik, merokok, minum alkohol, dan pakaian, dan bahwa adalah salah untuk mengatakan kepada kaum homoseksual bahwa kecuali jika mereka berubah, mereka akan masuk neraka (hal. 98, 99). Orang ini adalah seorang pemberontak. Alkitab mengajarkan bahwa setiap hal yang jahat di dunia ini harus ditolak (Rom. 12:2; Ef. 5:11; Tit. 2:11-12; Yak. 1:27; 4:4; 1 Yoh. 2:15-17). Kita tidak boleh menjadi serupa dengan jalannya yang tidak suci, dan standar pengukuran terhadap dunia adalah Firman Allah. Segala sesuatu yang berhubungan dengan hawa nafsu kedagingan, hawa nafsu mata, dan keangkuhan hidup, harus ditolak, dan itu berarti banyak sekali hal dalam dunia yang penuh dosa ini! Kita harus mengaplikasikan standar tersebut kepada fashion, musik, bacaan, seni, film, fotografi, dan semuanya. Semua hal dalam dunia ini harus diukur berdasarkan standar Allah yang kudus, dan semua hal yang jahat harus ditolak. Menurut Efesus 5:11, bukan hanya orang Kristen tidak boleh ambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan, tetapi ia harus menelanjangi hal seperti itu. Hal inilah yang dianggap "menghakimi" dan "penuh benci" oleh Kimball dan teman-teman Willow Creek-nya.

from: DR. Steven Liauw, buletin GITS

Selasa, April 22, 2008

JABATAN NABI DAN RASUL SUDAH TIDAK ADA!

Banyak orang Kristen mempertanyakan pertanyaan topik di atas dan jawaban yang mereka peroleh biasanya tidak tegas sehingga bukannya memberi kejelasan malahan menambah kebingungan. Akhirnya ketidakjelasan akan hal yang sangat penting ini mempengaruhi konsep kekristenan dan tentu tindak-tanduk kehidupan ibadah mereka.

Kita tahu bahwa Nabi dan Rasul menempati posisi yang sangat penting dalam proses perkembangan wahyu Allah. Melalui merekalah Alkitab ditulis, sehingga kini ada di tangan kita serta menjadi patokan doktrin kekristenan kita.

Tugas utama Nabi dan Rasul itu bukan mengadakan mujizat, melainkan sebagai dasar jemaat (Ef. 2:20). Mereka membangun jemaat melalui firman yang mereka ucapkan maupun tuliskan. Tanda dan mujizat yang mereka pertunjukkan itu sesungguhnya dimaksudkan untuk meneguhkan firman yang mereka ucapkan (Mrk.16: 20).

Mereka adalah penyalur wahyu Allah kepada manusia. Di dalam proses perkembangan wahyu, Allah pernah memakai undian, urim dan tumim, mimpi, penglihatan (visi), malaikat, Kristofani, dan nabi. Khusus untuk Nabi, selain menyampaikan firman secara lisan (bernubuat), sebagian mereka digerakkan untuk menulis (Yer. 36).

Allah pernah memakai sarana-sarana tersebut di atas untuk menyampaikan firmanNya. Tetapi firman atau pendapat Allah yang disampaikan melalui undian, urim- tumim, mimpi, visi, malaikat, bahkan nabi, yang bersifat lisan itu tidak bisa dijadikan dasar doktrin. Semua itu hanya bisa dijadikan petunjuk praktis kehidupan sehari- hari. Tanpa adanya firman tertulis yang lengkap dan sempurna, tidak mungkin ada doktrin yang benar dan sempurna karena mustahil untuk mendirikan doktrin di atas mimpi maupun nubuatan lisan. Itulah sebabnya sementara para nabi bernubuat secara lisan, Allah menggerakkan sebagian mereka untuk menuliskan wahyu yang akan dipakaiNya sebagai standar doktrin bagi jemaatNya sepanjang masa.

Sedangkan para Rasul adalah orang yang dipilih langsung oleh Tuhan. Syarat kerasulan mereka ialah melihat Tuhan (I Kor. 9:1) dan dibaptis oleh Yohanes Pembaptis (Kis.1:21-22).

Untuk syarat yang satu ini, dibaptis Yohanes, bahkan Paulus tidak memenuhinya. Hal ini sempat menimbulkan keraguan sebagian jemaat terhadap kerasulan Paulus. Tetapi Paulus dengan gigih membela jabatan kerasulannya (I Kor.9:1, II Kor.12:12, Gal.2:8).

Memang Paulus tidak ikut rombongan Yesus sejak pembaptisan Yohanes Pembaptis. Itulah sebabnya Rasul Paulus berkata bahwa kerasulannya itu bagaikan anak yang lahir sebelum waktunya (I Kor.15:8).

Namun Tuhan Yesus sendiri menampakkan diri kepadanya dan memilihnya (Kis. 9:15-16, 26:16) serta memberinya kuasa yang sama dengan rasul lain.

Perhatikan hal-hal yang tercatat di dalam Kisah Para Rasul. Sekali pun Barnabas lebih dahulu menjadi Kristen, bahkan dialah yang mengajak Paulus, namun Allah memakai Paulus untuk mengadakan mujizat, bukan Barnabas (Kis. 13:9-10, 14:8 dsb.).

Hal ini menunjukkan bahwa Allah memilih Paulus untuk jabatan Rasul bukan Barnabas. Karena persyaratan yang jelas itu maka tidak ada orang yang berani menyebut dirinya Rasul selain dua belas orang yang Tuhan pilih langsung dan Paulus.

Pembaca harus dapat membedakan kata rasul ketika dipakai untuk jabatan dan ketika itu dipakai sebagaimana arti kata itu secara umum. Barnabas pernah disebut rasul namun bukan dalam arti kata jabatan Rasul, melainkan dalam arti kata bahwa ia adalah seorang yang diutus (Kis. 14:1,4,6,18 dll.).

Dengan tegas dapat disimpulkan bahwa Tuhan tidak menambah jabatan Rasul untuk bangsa Israel, karena sebagaimana mereka terdiri dari 12 suku, Tuhan telah menetapkan 12 Rasul bagi mereka. Dan juga tidak akan ada orang yang akan dibaptis Yohanes Pembaptis karena Yohanes telah lama mati. Sedangkan Rasul untuk bangsa non-Yahudi juga telah Tuhan pilih langsung dengan penampakan diri kepadanya bagaikan bayi yang lahir sebelum waktunya. Selain menampakkan diri kepadanya, Tuhan juga melengkapinya dengan kuasa yang setara dengan Rasul-rasul lain (II Kor.12:12, Gal.2:8).

Akhirnya dengan tegas dapat kita katakan bahwa jabatan Rasul telah Tuhan hentikan hanya pada 12 orang Rasul untuk bangsa Israel dan satu Rasul yaitu Paulus untuk bangsa non-Yahudi. Selanjutnya siapapun yang menyebut dirinya Rasul, kita dapat pastikan bahwa itu bukan yang diangkat Tuhan.

Selanjutnya kita melihat bahwa dihentikannya jabatan nabi itu bersamaan dengan dihentikannya proses pewahyuan atau fenomena supranatural (nubuatan, bahasa roh) sebagaimana dinubuatkan Rasul Paulus (I Kor. 13:8-10).

Pada ayat-ayat tersebut Paulus menubuatkan bahwa nubuatan akan berakhir, bahasa roh akan berhenti dan pengetahuan akan lenyap dengan menyebut metode jika yang sempurna tiba maka yang tidak sempurna akan lenyap.

Sebelum menafsirkan kapan penggenapan nubuatan tersebut, harus diselesaikan dulu batu sandungannya, yaitu tentang 'pengetahuan' yang dimaksudkan Paulus. Kata 'pengetahuan' di situ itu bukan pengetahuan 2 + 2 = 4, melainkan karunia pengetahuan seperti yang dimaksud dalam 12:8, yaitu karunia berkata-kata dengan pengetahuan atau hikmat. Sebab kalau suatu hari kelak kita akan kehilangan pengetahuan 2 +2 = 4, maka itu sama artinya bahwa suatu hari nanti kita akan jadi orang bego. Tidak saudara, Paulus tidak memaksudkan bahwa suatu hari kita akan kehilangan akal sehat. Bahkan ketika kita sampai di Surga nanti, pengetahuan kita justru akan disempurnakan, bukan dilenyapkan.

Selanjutnya kita patut merenungkan tentang kapan nubuat, bahasa roh, dan karunia pengetahuan itu akan digantikan dengan sesuatu yang lebih sempurna. Mendapatkan kepastian melalui penafsiran yang tepat akan menolong orang Kristen memiliki konsep yang tepat dan tindakan yang tepat.

Secara umum kita lihat ada dua kemungkinan penggenapan nubuatan Rasul Paulus, yaitu setelah hari pengangkatan (Rapture) atau setelah Wahyu 22:21 ditulis. Selain dua kemungkinan tersebut saya tidak melihat ada kemungkinan lain lagi.

Setelah hari pengangkatan. Sebagian orang percaya bahwa nubuatan, bahasa roh, dan karunia pengetahuan akan berakhir pada saat Tuhan datang. Jadi bagi mereka karunia bernubuat dan berbahasa roh itu masih berlangsung sekarang sehingga mereka berusaha mengejarnya.

Konsekuensi dari penafsiran ini ialah mempercayai bahwa jabatan nabi masih tetap ada karena bernubuat itu adalah karunia utama nabi. Selanjutnya mereka akan tetap mengusahakan bahasa roh sebagai sarana penguat iman (I Kor.14:22), bukan memakai firman tertulis (Alkitab). Dan tanpa mereka sadari bahwa mempercayai penafsiran demikian itu berarti mempercayai bahwa Alkitab bukan satu-satunya firman Allah, melainkan salah satu firman Allah.

Karena masih ada nubuatan dari Allah, maka itu berarti Allah masih menurunkan wahyu, dan kalau wahyu berikut yang dari Allah itu dituliskan maka konsekuensinya tulisan itu akan setara dengan Alkitab. Bisakah anda lihat bahwa mempercayai karunia bernubuat dihentikan pada saat kedatangan Tuhan itu sama dengan mempercayai bahwa Alkitab adalah salah satu firman Allah?

Setelah Wahyu 22:21 dituliskan. Kelompok lain menafsirkan bahwa karunia bernubuat, berbahasa roh, dan berkata-kata dengan pengetahuan itu telah Tuhan hentikan sejak kitab Wahyu 22:21 dituliskan. Setelah wahyu tertulis (written word) sempurna, maka selanjutnya Allah tidak memberi wahyu tambahan lagi. Allah tidak memberikan karunia berbahasa roh karena Allah tidak memakai bahasa roh untuk meneguhkan iman lagi, melainkan dengan firman yang tertulis, yaitu Alkitab.

Alkitab, dari Kejadian 1:1 sampai Wahyu 22:21, adalah satu-satunya firman Allah. Ingat, satu-satunya, artinya di luar Alkitab tidak ada firman Allah baik lisan maupun tertulis. Alkitab adalah sarana yang sempurna sebagaimana yang dimaksudkan Rasul Paulus dalam I Korintus 13:9-10. Seturut dengan dihentikannya proses pewahyuan, maka jabatan Nabi dan Rasul, yaitu jabatan yang berfungsi menyalurkan wahyu, pun dihentikan pula.

Selanjutnya tinggallah 3 jabatan yang bertanggung jawab mengajar kan firman Tuhan yang telah mereka tuliskan, yaitu Gembala, Penginjil dan Guru (Ef. 4:11).

Gembala menggembalakan jemaat, dibantu oleh Penginjil untuk menginjili yang belum percaya dan guru untuk mengajar yang telah percaya. Penatua dan Penilik adalah nama lain dari Gembala (Lihat Kis. 20:17,28, Fil. 1:1, Titus 1:5,7).

Berarti kalau sudah ada jabatan Gembala, jangan lagi ada jabatan Penilik atau Penatua. Pilih saja salah satunya agar tidak terjadi tumpang tindih jabatan yang tidak jelas tugas dan fungsinya.

Wah. 22:21 Rapture
-----------------------|-------------------------------|--------------

1. Alkitab adalah salah satu firman Allah
2. Alkitab berisi firman Allah.
3. Alkitab adalah satu-satunya firman Allah

Orang "Kristen" yang mengakui adanya firman Allah di dalam kitab-kitab lain pasti memegang statemen pertama. Orang Kristen Neo Orthodox memegang statemen kedua. Bagi mereka, tidak seluruh isi alkitab itu firman Allah, melainkan hanya yang menyentuh hati mereka ketika dibaca (yang terjadi encounter dengan mereka). Sedangkan orang Kristen Alkitabiah pasti memegang statemen ketiga.

Ketahuilah, pemegang statemen pertama adalah orang yang percaya bahwa nubuatan masih tetap berlangsung. Allah masih tetap menurunkan wahyu sampai hari pengangkatan. Sedangkan pemegang statemen ketiga adalah orang yang percaya bahwa wahyu dari Allah telah dihentikan sejak wahyu terakhir, kitab Wahyu 22:21 dituliskan. Banyak orang Kristen tidak menyadari bahwa pengakuan iman mereka itu kontradiksi jika mereka percaya pada statemen ketiga sementara itu mereka percaya juga pada nubuatan, mimpi, visi dan lain sebagainya. Sekali lagi, itu kontradiksi.

Memang Allah pernah menubuatkan bahwa Ia akan mencurahkan RohNya ke atas manusia, dan anak-anak laki-laki dan perempuan akan bernubuat (Yoel 2:28).

Namun terhadap nubuatan ini Petrus menyatakan bahwa itu telah digenapi pada hari Pentakosta. Sebagian, yaitu yang matahari menjadi gelap, akan digenapi nanti.

Sangat disayangkan dimana sebagian orang Kristen tidak menyadari bahwa Allah telah berusaha membimbing manusia dari firman yang tidak pasti (indefinite), yaitu yang disampaikan melalui undian, urim-tumim, mimpi, visi, malaikat, ucapan lisan Nabi dan Rasul, sampai kita memiliki firman yang pasti (definite), yaitu Alkitab, firman tertulis, namun masih ingin kembali kepada yang tidak pasti. Pada zaman sekarang iblis berusaha habis-habisan mengalihkan perhatian manusia dari firman yang pasti (definite), tertulis, ke firman yang tidak pasti (indefinite), yaitu fenomena supranatural.

Jika pada hari ini kita tidak memiliki firman tertulis yang pasti, melainkan hanya mengandalkan mimpi, visi dan lain sebagainya, maka kekristenan tidak memiliki doktrin yang pasti (definite). Pengajaran (doktrin) yang bagaimanakah yang dapat didasarkan pada mimpi dan nubuatan lisan? Bahkan kita patut bersyukur atas dihentikannya karunia bernubuat, penyampaian wahyu melalui mimpi dan lain sebagainya karena Alkitab telah lengkap. Seandainya Alkitab belum lengkap, artinya masih ada manuver nubuatan dan lain sebagainya, maka doktrin yang diajarkan di gereja itu bukanlah yang final, melainkan yang masih bisa direvisi melalui nubuatan berikut.

Sesungguhnya jika anda mengerti kebenaran dengan baik, anda pasti mengerti mengapa jabatan Nabi dan Rasul sudah tidak ada, dan mengapa karunia bernubuat, karunia berbahasa roh dan karunia berkata-kata dalam pengetahuan sudah ditiadakan. Allah telah meniadakannya karena telah ada firman tertulis yang sempurna di tangan kita, yang darinya dapat didirikan doktrin serta yang menjadi patokan kebenaran jemaat sepanjang masa. Siapapun yang mengatakan bahwa ia adalah rasul atau nabi, atau mendapat karunia bernubuat, atau berbahasa roh, dapat dipastikan bahwa itu bukan dari Tuhan.***

( Dr. Suhento Liauw )
Rektor STT Graphe/GITS dan Gembala Gereja Baptis Independen Alkitabiah Graphe

Senin, April 21, 2008

KEPEMIMPINAN ALKITABIAH dalam Gereja dan Keluarga

Alkitab dengan sangat jelas menyatakan bahwa pria adalah pemimpin di dalam rumah tangga dan gereja lokal sedangkan peran wanita adalah tunduk pada kepemimpinan pria. Tetapi sekarang penentangan terhadap prinsip Allah ini sudah begitu meluas dengan banyaknya wanita yang ditahbiskan dalam posisi kepemimpinan di gereja.

Fakta pemutarbalikan prinsip Allah adalah bukti penyesatan di zaman ini. Pria dan wanita menolak kebenaran Alkitab dan menjadi bingung dengan prinsip-prinsip dasar Alkitab. Banyak pria yang mencoba menjadi seperti wanita dalam hal berpakaian dan bertingkah laku dan banyak wanita yang cenderung ingin menjadi pria; berpakaian seperti pria, melakukan pekerjaan pria, melakukan olahraga pria, menjadi tentara, wanita ingin mendapat gaji lebih untuk pekerjaan yang sama dan menjadi pemimpin di gereja , rumah tangga atau negara. Sedihnya gereja selalu dipengaruhi oleh dunia. Kesalahan yang terjadi di dunia diulangi di gereja dan kita mendapati wanita menjadi pemimpin di banyak gereja atau kelompok Kristen.

Alkitab sangat jelas mengenai hal ini dan tidak ada polemik untuk hal ini. Masalahnya adalah gereja terlalu banyak mencari sumber lain di luar Alkitab. Allah mengasihi baik pria maupun wanita. Wanita sangat penting bagi rumah tangga, gereja dan masyarakat. Di dalam Kristus Yesus, wanita mempunyai posisi sama dan menerima berkat yang sama seperti yang dialami pria. Tetapi tidak berarti tidak ada perbedaan peran dan otoritas antara pria dan wanita. Kebenarannya adalah wanita dan pria itu sangat berbeda.

PB menulis bahwa pria adalah pemimpin di rumah tangga dan gereja. Wanita tidak dirancang Allah untuk memerintah lembaga-lembaga ini. Nabi Yesaya memperingatkan Israel ketika ia berkata bahwa wanita memerintah atas mereka (Yesaya 3:12). Menurut Alkitab, di gereja, tidak ada wanita yang boleh menjadi gembala atau diaken atau posisi kepemimpinan lain di atas pria. Siapa yang mengatakan ini? Allah.


"Seharusnyalah perempuan berdiam diri dan menerima ajaran dengan patuh. Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri. Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa. Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa." (I Tim 2:11-14)

"Sama seperti dalam semua Jemaat orang-orang kudus, perempuan-perempuan harus berdiam diri dalam pertemuan-pertemuan Jemaat. Sebab mereka tidak diperbolehkan untuk berbicara. Mereka harus menundukkan diri, seperti yang dikatakan juga oleh hukum Taurat. Jika mereka ingin mengetahui sesuatu, baiklah mereka menanyakannya kepada suaminya di rumah. Sebab tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam pertemuan Jemaat. Atau adakah firman Allah mulai dari kamu? Atau hanya kepada kamu sajakah firman itu telah datang? Jika seorang menganggap dirinya nabi atau orang yang mendapat karunia rohani, ia harus sadar, bahwa apa yang kukatakan kepadamu adalah perintah Tuhan" (I Kor 14:34-37)

Bagaimana mungkin wanita boleh menjadi gembala jika ia dilarang untuk mengajar atau memiliki otoritas atas pria? Wanita boleh menjadi gembala hanya jika mereka secara terang-terangan menentang pengajaran Alkitab. Tuhan Yesus sendiri tidak pernah mentahbiskan rasul wanita. Semua rasul Yesus adalah pria. Standar untuk gembala diterapkan dengan ketat pada pria. Hanya pria yang dapat menjadi "suami dari satu istri" dan "memerintah rumah tangganya dengan baik" (I Tim 3:2,4. Titus 1:6)

Apakah Pengajaran Paulus Berlaku Untuk Semua Gereja Di Segala Abad?

Sebagian orang berkata bahwa pengajaran Paulus hanya ditujukan kepada orang Kristen di abad pertama atau hanya kepada situasi khusus di gereja Korintus. Alasan ini tidak benar:

1. Paulus berkata bahwa pengajaran dalam I Korintus 14 adalah perintah Tuhan (ayat 37). Semua orang Kristen dan semua gereja harus taat pada perintah ini.

2. Paulus berkata bahwa pengajaran dalam I Korijtus 14 adalah tes kerohanian. Paulus berkata seharusnya mereka yang sungguh-sungguh rohani harus mengakui bahwa pengajaran ini adalah penritah Tuhan. "If any man think himself to be a prophet, or spiritual, let him acknowledge that the things that I write unto you are the commandments of the Lord" (1 Cor. 14:37). Mereka yang menolak pengajaran I Korintus 14 mengenai peran wanita dalam gereja membuktikan diri mereka belum rohani

3. Dalam I Timotius, Paulus memberikan petunjuk yang sama mengenai wanita dan dalam surat ini dikatakan, ditulis untuk memberikan aturan yang baik bagi gereja. "Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran." (I Tim 3:15)

4. Dalam memberi peutnjuk mengenai peran wanita dalam gereja, Roh Kudus mengacu pada urutan penciptaan-Adam yang pertama kemudian Hawa.

5. Paulus mengacu pada peristiwa kejatuhan manusia (I Tim 2:14)

6. Paulus mengacu pada sifat alami manusia (I Tim 2:14). Wanita dirancang untuk peran yang berbeda dengan pria dalam kehidupan yaitu sebagai ibu dan istri. Emosi, aspek psikolgis dan rasio begitu dekat dengan wanita tetapi wanita tidak dirancang untuk menjadi pemimpin. Di taman Eden Setan menipu wanita. Tetapi tidak dengan Adam. Adam berdosa tetapi dia tidak tertipu. Hawa mengijinkan dirinya dalam posisi membuat keputusan yang seharusnya tidak ia lakukan.

7. Paulus mengatakan bahwa prinsip ini harus dipelihara sampai kedatangan Kristus yang kedua kali.

8.

Surat Paulus kepada jemaat Korintus yang berbicara mengenai wanita harus tunduk dibawah otoritas pria ditujukan untuk semua orang Kristen. (1 Cor. 1:2).

BUKANKAH ALLAH MEMAKAI WANITA UNTUK MEMIMPIN PRIA DALAM PL?

Mengapa Allah memakai Debora sebagai Hakim di Israel (Hakim4:4-5) Jawabannya mudah. Kehendak Allah yang sempurna adalah pria sebagai pemimpin. Hal sangat jelas. Tidak boleh disalahtafsirkan. Tetapi ketika pria tidak mengambil tanggungjawab mereka maka Allah memakai wanita. Pria-pria di zaman Deborah begitu lemah dan pengecut. Faktanya adalah Barak, panglima perang Israel menolak pergi berperang kecuali Deborah pergi bersamanya (Hak 4:8)

Deborah secara jelas menyatakan bahwa ini tidak benar atau tidak lumrah dan ia memberitahu Barak bahwa Barak tidak akan mendapat kehormatan (Hakim 4:9). Dalam masa itu Allah tidak mendapati seorang pria yang melakukan kehendakNya maka Ia memakai wanita seperti Deborah yang bersedia maju ketika para pria menjadi lemah. Ini sering terjadi baik dalam sejarah gereja maupun di dunia sekuler.

Bagaimana dengan anak dara Filipus? Mereka dikenal sebagai prophetesses (Kis 21:8-9). Bukankah ini juga contoh wanita dapat berkhotbah kepada pria dalam usaha untuk melepaskan karunia bernubuat? Fakta bahwa Allah memberikan karunia bernubuat kepada wanita tidak berarti mereka bebas untuk mengambil otoritas atas pria di dalam gereja. Anak dara Filipus bernubuat kepada para wanita. Ketika Allah ingin berbicara kepada Paulus, Allah memakai pria untuk melakukannya (Kis 21:8-11). Allah memberikan karuniaNya dengan melimpah kepada wanita tetapi itu harus dipakai dalam area yang tepat. Tidak tercatat dalam Alkitab mereka bernubuat dalam pertemuan jemaat.

Pelayanan wanita difokuskan pada wanita dan anak-anak ( I Tim 2:15; II Tim 1:5; 3:15; Titus 2:3-5). Oleh karena tidak ada rasul wanita maka standard ilahi juga menetapkan gembala hanya ditetapkan untuk pria (I Tim 3:2-4; Titus 1:5-9)

1 Timotius 3:1-7

Syarat-syarat bagi Penilik Jemaat/Penatua/Gembala/Pendeta/Pastor

3:1 Benarlah perkataan ini: "Orang yang menghendaki jabatan penilik jemaat menginginkan pekerjaan yang indah."

3:2 Karena itu penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercacat, suami dari satu isteri, dapat menahan diri, bijaksana, sopan, suka memberi tumpangan, cakap mengajar orang,

3:3 bukan peminum, bukan pemarah melainkan peramah, pendamai, bukan hamba uang,

3:4 seorang kepala keluarga yang baik, disegani dan dihormati oleh anak-anaknya.

3:5 Jikalau seorang tidak tahu mengepalai keluarganya sendiri, bagaimanakah ia dapat mengurus Jemaat Allah?

3:6 Janganlah ia seorang yang baru bertobat, agar jangan ia menjadi sombong dan kena hukuman Iblis.

3:7 Hendaklah ia juga mempunyai nama baik di luar jemaat, agar jangan ia digugat orang dan jatuh ke dalam jerat Iblis.


Alkitab KJV

3:1 This is a true saying, If a man desire the office of a bishop, he desireth a good work.

3:2 A bishop then must be blameless, the husband of one wife, vigilant, sober, of good behaviour, given to hospitality, apt to teach;

3:3 Not given to wine, no striker, not greedy of filthy lucre; but patient, not a brawler, not covetous;

3:4 One that ruleth well his own house, having his children in subjection with all gravity;

3:5 (For if a man know not how to rule his own house, how shall he take care of the church of God?)

3:6 Not a novice, lest being lifted up with pride he fall into the condemnation of the devil.

3:7 Moreover he must have a good report of them which are without; lest he fall into reproach and the snare of the devil.


Titus 1:6-9

1:4 Kepada Titus, anakku yang sah menurut iman kita bersama: kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Juruselamat kita, menyertai engkau.

1:5 Aku telah meninggalkan engkau di Kreta dengan maksud ini, supaya engkau mengatur apa yang masih perlu diatur dan supaya engkau menetapkan penatua-penatua di setiap kota, seperti yang telah kupesankan kepadamu,

1:6 yakni orang-orang yang tak bercacat, yang mempunyai hanya satu isteri, yang anak-anaknya hidup beriman dan tidak dapat dituduh karena hidup tidak senonoh atau hidup tidak tertib.

1:7 Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat, tidak angkuh, bukan pemberang, bukan peminum, bukan pemarah, tidak serakah,

1:8 melainkan suka memberi tumpangan, suka akan yang baik, bijaksana, adil, saleh, dapat menguasai diri

1:9 dan berpegang kepada perkataan yang benar, yang sesuai dengan ajaran yang sehat, supaya ia sanggup menasihati orang berdasarkan ajaran itu dan sanggup meyakinkan penentang-penentangnya.


Jelas bahwa jabatan Penilik Jemaat/Penatua/Gembala/Pendeta/Pastor harus Pria yg sudah berkeluarga (sudah menikah), dan sangat tidak boleh wanita. Perhatikan ayat 2, 4, ada syarat SUAMI dari SATU ISTRI, dan KEPALA KELUARGA yg baik. Jadi Pendeta Wanita sangat tidak Alkitabiah. Karena penulis menyamakan kata pendeta=penilik jemaat=gembala=penatua=pastor. Kata "pendeta" dalam bahasa Indonesia diadopsi dan muncul karena Orang Kristen Protestan ingin membedakan dengan PASTOR di Katolik.

1 Timotius 3:8-13

Syarat-syarat bagi Diaken/Majelis

3:8 Demikian juga diaken-diaken haruslah orang terhormat, jangan bercabang lidah, jangan penggemar anggur, jangan serakah,

3:9 melainkan orang yang memelihara rahasia iman dalam hati nurani yang suci.

3:10 Mereka juga harus diuji dahulu, baru ditetapkan dalam pelayanan itu setelah ternyata mereka tak bercacat.

3:11 Demikian pula isteri-isteri [dari para Diaken—ditambahkan Penulis] hendaklah orang terhormat, jangan pemfitnah, hendaklah dapat menahan diri dan dapat dipercayai dalam segala hal.

3:12 Diaken haruslah suami dari satu isteri dan mengurus anak-anaknya dan keluarganya dengan baik.

3:13 Karena mereka yang melayani dengan baik beroleh kedudukan yang baik sehingga dalam iman kepada Kristus Yesus mereka dapat bersaksi dengan leluasa.


3:8 Likewise must the deacons be grave, not doubletongued, not given to much wine, not greedy of filthy lucre;

3:9 Holding the mystery of the faith in a pure conscience.

3:10 And let these also first be proved; then let them use the office of a deacon, being found blameless.

3:11 Even so must their wives be grave, not slanderers, sober, faithful in all things.

3:12 Let the deacons be the husbands of one wife, ruling their children and their own houses well.

3:13 For they that have used the office of a deacon well purchase to themselves a good degree, and great boldness in the faith which is in Christ Jesus.

Ayat 12 sangat menekankan DIAKEN HARUSLAH SUAMI DARI SATU ISTRI, dan perhatikan ayat 11 di KJV kata "THEIR WIVES" yaitu istri-istri dari para Diaken. Jadi kiranya SANGAT JELAS, dalam Alkitab hanya PRIA yg sudah Beristri/berkeluarga/yg sudah menikah yg boleh menjabat Diaken/Majelis dari suatu Jemaat/Gereja. Wanita tidak diperkenankan.

Jadi Para Suami (Pria yg sudah menikah), jika sampai digerejamu ada Pendeta Wanita dan Diaken Wanita, satu hal yg SANGAT PERLU DISERUKAN "dimana Engkau Para Pria berada?" seperti kata Allah dalam Kejadian 3:9, "Dimanakah engkau (ADAM-Pria)?"

Para wanita tidak perlu berkecil hati dan merasa tidak adil, ini PERINTAH ALLAH dan Berlaku sepanjang Masa disepanjang Abad. Kita perlu ketaatan dalam hal ini. Wanita ada porsinya sendiri dalam pelayanan di Gereja dan Keluarga. Ingat Alkitab sangat ketat mengatur peran Pria dan wanita dalam Keluarga dan Gereja.

Sedangkan peran Wanita di luar gereja dan Keluarga, Alkitab memberi kebebasan dan persamaan bagi Para Wanita untuk jadi Pemimpin/Bos/Manager/Direktur di Perusahaan, Parlemen/DPR/MPR, Negara, Kepresidenan, Kerja, dll.

Ini SANGAT ALKITABIAH. Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar.

1 Timotius 2:12 Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.

Wanita Sangat Tidak boleh Berkhotbah di Pertemuan Jemaat (Dewasa)/Ibadah Raya/Kebaktian Umum, atau apapun nama/istilahnya di gereja anda.

Suatu revolusi yg total sedang terjadi dalam denominasi-denominasi dan gereja-gereja di seluruh masyarakat Barat. Sebagai bagian yg lebih besar dari pergolakan sosial itu yg ditimbulkan oleh gerakan pejuang hak-hak wanita, revolusi tersebut menyebabkan tidak berlakunya pembagian peranan antara pria-wanita yg tradisional di dalam rumah tangga maupun gereja. Revolusi itu telah berhasil dalam menumbangkan kepemimpinan yg dikuasai oleh kaum pria di ribuan gereja. Revolusi itu telah berhasil dalam menumbangkan kepemimpinan yg dikuasai oleh kaum pria di ribuan gereja. Revolusi tersebut telah menimbulkan banyaknya bahan bacaan baru dan membangkitkan perdebatan yg amat sengit. Revolusi ini bahkan telah menimbulkan terjemahan Alkitab yg baru dan tidak membedakan jenis kelamin.

Sebagai akibatnya, pengajaran kristen yg tradisional mengenai kepemimpinan pria dan penundukan (subordinasi) wanita mengahadapi tantangan terbesar semenjak kekristenan muncul 2000 tahun yg lalu. A. Duane Litfin mengungkapkan pandangannya tentang arti revolusi ini sebagai berikut:

Fase atau era gerakan pejuang hak-hak wanita yg muncul baru-baru ini, yg munculnya biasnaya dinggap sama dengan karya Betty Friedan berjudul The Feminine Mystique pada tahun 1964, merupakan gelombang pasang yg terjadi sekarang. Gerakan ini telah melampaui batas kekuasaan kaum pria yg sudah ada selama lebih dari 2 abad. Namun, gelombang yg terjadi sekarang itu lebih luas dan lebih kuat pengaruhnya daripada pelopornya yg mana saja. Dan gelombang itu tampaknya menjadi bagian dari kecenderungan diseluruh dunia yg mungkin kini tak dapat ditawar-tawar lagi.

Pandangan Egalitarian membuktikan bahwa tak ada alasan yg Alkitabiah bagi kaum wanita untuk tidak sama-sama mengambil bagian dalam tugas kepemimpinan di gereja, atau tidak berperan serta dalam suatu hubungan pernikahan yg didasarkan atas prinsip saling menundukkan diri dan saling mengasihi. Penekanan pandangan Egalitarian adalah saling menundukkan diri—bukan penundukan diri dari satu pihak kepada pihak yg lain, melainkan masing-masing pihak menundukkan diri satu sama lain—baik dalam gereja maupun dalam rumah tangga.

Sebaliknya, pandangan tradisional tentang hubungan peranan pria-wanita tetap berpendapat bahwa ada alasan yg kuat, memaksakan, dan Alkitabiah untuk menguatkan kekepalaan/kepemimpinan pria dan penundukan kaum wanita di dalam gereja maupun dalam rumah tangga. Meskipun pandangan ini mengakui penundukan diri satu sama lain sebagai suatu prinsip yg Alkitabiah, namun penundukan diri satu sama lain tidak mengesampingkan tatanan tentang otoritas dan penundukan diri yg terdapat di bagian-bagian lainnya. Tidak sama dengan pandangan egalitarian, pandangan tradisional tidak membuat berlawanan bagian-bagian yg membicarakan mengenai persamaan hak maupun penundukan kaum wanita.

KALAU BEGITU APAKAH WANITA TIDAK BOLEH MELAYANI?

Melarang wanita masuk dalam pelayanan sama artinya mengatakan bahwa wanita tidak berharga dalam pelayanan Yesus Kristus. Paulus mempunyai rekan sekerja wanita (Fil 4:3). Febe adalah contoh (Roma 16:1-2). Priskila disebutkan bersama suaminya Akwila (Roma 16:3). Mereka adalah penanam gereja (Roma 16:5).

Luk 2:36 Mengapa Hana disebut nabi, tidak ada yang tahu. Alasan yang mungkin adalah Hana adalah istri seorang nabi atau alasan lain karena ia menjadi pemuji di bait Allah ( I Taw 25:1,2,4; I Sam 10:5) atau karena ia sendiri menubuatkan kejadian masa depan .

Kata nabiah dalam PB hanya ada di sini dan Wahyu 2:20. Dalam bahasa Yunani kuno kata ini berarti wanita yang menafsirkan tulisan firman Tuhan.

Hai Para pengajar Alkitab, padamu dituntut tanggung jawab yg sangat besar karena engkau mengajarkan Firman kepada Jemaat. Jika salah mengajar dan bahkan menyesatkan jemaat, upahmu kecil di Surga meski engkau masuk surga.

Saran&ajakan bagi Gereja yg melanggar prinsip Kepemimpinan Alkitabiah ini, segeralah beritahukan gembala/pendeta anda. Dan berubahlah. Jangan sampai berkat Tuhan bagi jemaat terhalang karena pelanggaran-pelanggaran aturan Jabatan dalam Gereja.

Sangat tidak mudah merubah kesalahan-kesalahan praktek bergereja, namun perlu dimulai dari hal-hal kecil dan mendasar (terutama yg menyangkut pengajaran/doktrinal).

Perhatikan 1 Timotius 4 sambungan dari pasal 2 dan 3, Nasehat Paulus kepada Pemuda Timotius


Tugas Timotius dalam menghadapi pengajar sesat

4:1 Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan

4:2 oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka.

4:3 Mereka itu melarang orang kawin, melarang orang makan makanan yang diciptakan Allah supaya dengan pengucapan syukur dimakan oleh orang yang percaya dan yang telah mengenal kebenaran.

4:4 Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatu pun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur,

4:5 sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa.

4:6 Dengan selalu mengingatkan hal-hal itu kepada saudara-saudara kita, engkau akan menjadi seorang pelayan Kristus Yesus yang baik, terdidik dalam soal-soal pokok iman kita dan dalam ajaran sehat yang telah kauikuti selama ini.

4:7 Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah.

4:8 Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.

4:9 Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya.

4:10 Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya.

4:11 Beritakanlah dan ajarkanlah semuanya itu.

4:12 Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.

4:13 Sementara itu, sampai aku datang bertekunlah dalam membaca Kitab-kitab Suci, dalam membangun dan dalam mengajar.

4:14 Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang telah diberikan kepadamu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua.

4:15 Perhatikanlah semuanya itu, hiduplah di dalamnya supaya kemajuanmu nyata kepada semua orang.

4:16 Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.


http://dedewijaya.blogs.friendster.com

http://dedewijaya.multiply.com

http://dedewijaya.wordpress.com

http://www.sabdaspace.org/blog/dedewijaya

http://www.in-christ.net/blog/dedewijaya

http://www.geocities.com/dd123id/BARU.html


sumber:

Artikel Wanda Dumais, Bolehkah Wanita berkhotbah,

Alkitab KJV, TB LAI

Kepenatuaan atau Kependetaan, Alexander Strauch, Andi Ofset.


selamat hari Kartini, 21 April.

Jumat, April 18, 2008

AYAT-AYAT TERSURAT ALLAH TRITUNGGAL (16 AYAT)


1.

MATIUS 3:16-17

3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

3:17 lalu terdengarlah suara dari surga (ALLAH BAPA) yang mengatakan, "Inilah Anak-Ku yang terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan."


2.

MATIUS 28:19

Karena itu, pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama (ONOMA=bentuk tunggal) Bapa dan Anak dan Roh Kudus, (Ketiga Pribadi itu setingkat namun SATU=nama dalam bentuk Tunggal)


3.

MARKUS 1:10-11

1:10 Pada saat Ia (YESUS) keluar dari air, langsung Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya. (ROH KUDUS)

1:11 Lalu terdengarlah suara dari surga, "Engkaulah Anak-Ku yang terkasih, kepada-Mulah Aku berkenan." (BAPA)


4.

MARKUS 12:36

12:36 Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan (BAPA) telah berfirman kepada Tuanku (YESUS): duduklah di sebelah kanan-Ku (YESUS DUDUK DI SEBELAH KANAN BAPA), sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.


5.

LUKAS 1:35

1:35 Jawab malaikat itu kepadanya, "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah (YESUS).


6.

LUKAS 3:21-22

3:21 Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit

3:22 dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit, "Engkaulah Anak-Ku yang terkasih, kepada-Mulah Aku berkenan." (BAPA)


7.

LUKAS 10:21

10:21 Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata, "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.


8.

YOHANES 1:32-33

1:32 Selanjutnya Yohanes bersaksi, katanya, "Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia (ROH KUDUS) tinggal di atas-Nya (YESUS).

1:33 Dan aku pun dulu tidak mengenal-Nya (YESUS), tetapi Dia (BAPA), yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah (YESUS) yang akan membaptis dengan Roh Kudus.

1:34 Aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah."


9.

I Korintus 12:4-6

12:4 Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. (yaitu Roh Kudus)

12:5 Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. (Tuhan Yesus Kristus)

12:6 Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah (BAPA) adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.


Dari Ayat ini nampak tiga pribadi yang bergerak bersama yang merupakan satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Perlu diperhatikan tentang kata Roh, Tuhan dan Allah!


10.

Kisah Para Rasul 20:28

20:28 Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah [Bapa] yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya [Tuhan Yesus Kristus] sendiri.


11.

II Korintus 13:13

13:13 Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah (BAPA), dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian.


12.

Efesus 4:4-6

4:4 satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu,

4:5 satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,

4:6 satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.


13.

Ibrani 9:14

9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.


14.

I Petrus 1:2

1:2 yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh (KUDUS), supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.


15.

I YOHANES 5:7-8

5:7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam surga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. (Bandingkan dg Yoh 1:14, Firman jadi Manusia yaitu Yesus=Anak Allah)

5:8 Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.


(Saya mengimani ayat ini ada dalam naskah asli dan percaya naskah salinan TR (Textus Receptus=Perjanjian Baru dalam bahasa Yunani) yg dipelihara Allah dan jelas-jelas memuat ayat ini),


16.

Wahyu 1:4-5

1:4 Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, (BAPA) dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya, (ROH KUDUS)

1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, (TUHAN YESUS) yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya --



Ayat-ayat lain yang menyiratkan atau mengindikasikan adanya Allah Tritunggal yaitu:

1. Kejadian 1:26

1:26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

2. Kejadian 3:22

3:22 Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita (Allah Tritunggal dan bukan Allah+Malaikat, menyatakan Pribadi Allah lebih dari satu), tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya."

3.

Matius 6:9-10

6:9-10 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah namamu, datanglah kerajaanMu, jadilah kehendakMu di bumi seperti di sorga.


Secara umum ayat ini mengajarkan doa Bapa kami namun demikian dari permohonan tersebut mengandung tiga penekanan tentang keberadaan Allah.

Pertama-tama kepada Bapa, dan datanglah kerajaanMu, Kerajaan ini menekankan pribadi Anak Allah, yakni Yesus Kristus yang memungkinkan kerajaan Allah datang ke bumi ini dan kehendak Allah menyangkut tentang pribadi yang ke tiga yakni Allah Roh Kudus. Kehendak Allah untuk manusia diselamatkan dimungkinkan oleh Roh Allah yang bekerja didalam hati orang-orang berdosa.


4.

MARKUS 16:19

16:19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. (Yesus duduk disebelah kanan Bapa)


5. WAHYU 22:1-3

22:1 Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu.

22:2 Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa.

22:3 Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya, (ADA DUA TAKHTA DI SURGA)


6. YOHANES 5:31-32,37

5:31 Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar;

5:32 ada yang lain (ALLOS=yang lain dari jenis/kualitas yang sama yaitu sama2 ILAHI) yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar.

5:37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat,



7. Kejadian 1:27

1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.


Ada tiga kali kata BARA (cipta) digunakan. Ini mengindikasikan tiga Pribadi dalam Keallahan.


8. Kejadian 11:7


11:7 Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing."


9. Bilangan 6:24-26

(kata “TUHAN” disebut 3x menunjuk kepada Allah Tritunggal)

6:24 TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;

6:25 TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

6:26 TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.


10. Kejadian 19:24

19:24 Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit (TUHAN di bumi dibedakan dengan TUHAN dari langit)


11. Yesaya 6:3

6:3 Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: "Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!"

(indikasi kata “Kudus” 3x menunjuk kepada Allah Tritunggal)


12. Yesaya 6:8

6:8 Also I heard the voice of the Lord, saying, Whom shall I send, and who will go for us? Then said I, Here am I; send me.


6:8 Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku [yang tepat artinya: KAMI/KITA]?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"


13. Hosea 1:7

1:7 But I will have mercy upon the house of Judah, and will save them by the LORD their God, and will not save them by bow, nor by sword, nor by battle, by horses, nor by horsemen.


1:7 Tetapi Aku akan menyayangi kaum Yehuda dan menyelamatkan mereka demi TUHAN, Allah mereka. Aku akan menyelamatkan mereka bukan dengan panah atau pedang, dengan alat perang atau dengan kuda dan orang-orang berkuda."


1.

YOHANES 1:1-3,14

1:1 Pada mulanya ada Firman (YESUS); Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.

1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.


1:14 Firman (YESUS) itu telah menjadi manusia, dan tinggal di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh anugerah dan kebenaran.


Yohanes 20:29 Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."


http://dedewijaya.blogspot.com
http://dedewijaya.blogs.friendster.com