Sabtu, Oktober 25, 2014

HARTA KARUN KEKRISTENAN

Motivasi yang murni, moral yang tinggi, dan pengajaran yang benar, adalah harta karun kekristenan sejak diletakkan dasarnya oleh para Rasul. Tiga sukat gandum tersebut adalah nilai kekristenan yang tidak terhingga. Jika kekristenan serius menjaga ketiga harta karun tersebut, maka kekristenan akan tetap bernilai tinggi di mata setiap manusia. Motivasi yang tertuju pada hanya untuk menyenangkan hati Tuhan sambil menyingkirkan semua godaan materi, jasmani dan duniawi, adalah harta karun pertama kekristenan.

13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengar ahkan diri kepada apa yang di hadapanku, 14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. (Fil.3:13-14).

Rabu, Oktober 15, 2014

Seminar MANADO: Baptisan ROH, Kepenuhan Roh, dan Karunia Roh Kudus yang ALKITABIAH


Pada Zaman Akhir ini, begitu banyak fenomena luar biasa yang terjadi: Baptisan oleh Roh Kudus, orang-orang kepenuhan oleh Roh, karunia-karunia Roh berupa mujizat dan tanda-tanda, apakah semua ini dari Tuhan? Adakah Iblis memalsukan fenomena-fenomena ini dengan tujuan menyesatkan manusia? Bukankah Yesus Kristus telah menubuatkannya dalam Alkitab?

Apakah ini tanda-tanda Akhir Zaman? Jika Iblis semakin gencar menyerang, bagaimanakah membedakan karunia-karunia dari Allah dengan karunia dari Iblis? Bagaimanakah memahami semua fenomena Roh yang terjadi hari ini? Jawabannya telah tertulis dalam Firman Tuhan yang kekal, Alkitab. Waspadalah! Sebab Iblis mengincar orang yang tidak kristis dan asal-asalan percaya!

Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik (1 Tes 5:21)

Pembicara: Dr. dr. Andrew M. Liauw, Th.D (Purek Mahasiswa GITS)
Sabtu, 25 Oktober 2014
09.30-18.00 WITA
Tempat: Jl. A.A. Maramis no 310 (Bekas gedung HANURA), Manado
Tiket 60rb (termasuk Lunch & 2 buku)
Contact person: 
Ev. Zerfius Papuas 0852-9855-2051, 
Bpk. Roy Salmon 0812-4427-0611, 
Bpk. Herad Wenas 0813-4000-2009

Seminar SURABAYA: KUASA Mujizat di AKHIR ZAMAN


Selasa, Oktober 14, 2014

Seminar JAKARTA: Keluarga Yang Memuliakan Allah 25 Oktober 2014


Seminar KELUARGA ALKITABIAH
Banyak orang memiliki Pengetahuan Tentang Keluarga Yang Baik. Mereka Tahu keluarga yang baik harus begini dan begitu. Terlebih mereka yang memiliki hobi membaca. Tetapi Tidak Banyak Orang yang Mampu Menjalankan Segala Sesuatu yang Diketahuinya. Bahkan Banyak Pengkhotbah pun mengalami Kekacauan dalam Kehidupan Rumah Tangga Mereka.
Anda Merindukan Keluarga Yang Bahagia? Anda pasti akan Mendapatkan Masukan yang Berharga.

Garis Besar Pembahasan:

Peserta akan Mendapatkan Tips-Tips:
- Cara Mendapatkan Pasangan Hidup Yang Sesuai Dengan Kehendak Tuhan
- Cara Membangun Hubungan Suami-Istri yang Harmonis
- Hubungan Antara Gereja, Pekerjaan dan Rumah Tangga yang Ideal
- Cara Mengelola Keuangan yang Baik
- Bagaimana Hidup untuk Mencukupkan Diri
- Bagaimana Menjaga Kehidupan Kerohanian Anggota Keluarga
- Cara Mengasuh Anak yang Masih Kecil
- Cara Mengantisipasi Anak Ketika Menghadapi Masa Puber
- Bagaimana Cara Membawa Anak-Anak Dekat kepada Tuhan.
Tentu Masih ada Banyak Hal Lain Lagi yang Dibahas yang perlu disimak oleh Orang Kristen. Dan tersedia juga Waktu Untuk Tanya Jawab.

Pembicara: Dr. Suhento Liauw, D.R.E., Th.D  (Rektor GITS)

Sabtu, 25 Oktober 2014 (Hari Libur)
Pkl. 09.00-12.00 WIB
Tempat: STT Graphe, jl. Danau Agung 2 No 5-7, Sunter Agung, Jakarta Utara 14350
Telpon 021-6471-4156
GRATIS!! Daftar segera dengan cara SMS Ketik [Seminar, Nama1, Nama2, dst] kirim ke 0897 972 8557, atau 0816 140 2354

Minggu, Juli 27, 2014

Amanat Agung Yesus Kristus

Alkitab mencatatkan bagi kita Amanat Yesus  Kristus sesudah  kebangkitan  dan  sebelum  kenaikanNya. Tokoh  Kristen  dan  theolog  menyebut pesan  Kr istus itu sebagai Amanat Agung. Sesungguhnya Amanat Agung Kristus menjelang kenaikanNya ditulis dengan  empat variasi penekanan. Pertama adalah yang tertulis dalam Markus 16:15, “Pergilah  ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”  Penekanan amanat  di  sini ialah  pada  segala  makhluk.  Memang ketika  kita  berkhotbah,  cecak,  rayap, anjing juga ikut  mendengarkan. Tetapi sesungguhnya  Tuhan  ingin  yang  menerima amanat faham betapa pentingnya berita Injil itu sehingga harus diberitakan  kepada  segala  makhluk.

Kedua  ialah  yang  tercatat  dalam Kis.1:8,  “menjadi  saksi-Ku  di  Yerusalem  dan di seluruh Yudea dan Samaria dan  sampai ke ujung  bumi." Pada catatan Lukas ini penekanannya adalah pada tahapan pemberitaan Injil yang di mulai   dari   Yerusalem.  Dari zaman  Salomo  ditetapkan  bahwa kiblat arah  doa orang  Yahudi  ialah ke Yerusalem.  Sebenarnya  tujuannya  adalah mengarah  kepada penantian  akan Sang Juruselamat  yang  akan  datang dan pemberitaan Injil yang akan dimulai  dari  Yerusalem. Ketiga ialah  yang tercatat  dalam  Injil Matius 28:19-20,   “pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam  nama  Bapa  dan  Anak dan  Roh  Kudus,  dan ajarlah  mereka melakukan segala  sesuatu  yang telah Kuperintahkan  kepadamu.”  Amanat yang dicatat oleh Matius menekankan pada  prosedur  orang yang  percaya  dan yang  mau  menjadi   murid. Mereka harus  mengaku percaya  dan  harus dibaptis, atau dimasukkan ke  dalam air dalam  nama  Bapa,  Anak  dan Roh Kudus,  yaitu Yesus (Yoh.17:6,12,26). 

Jumat, Juli 18, 2014

Tuhan Sangat Mengasihi Orang Batak

Ketika  berbagai  suku  bangsa  di muka  bumi  masih  hidup  dalam  penyembahan  berhala  dan animisme, Tuhan sudah  menggerakkan  dua orang misionari ke  tanah  Batak. Samuel  Munson dan Henry Lyman tiba di tanah  Batak tahun 1834. Mereka di kirim oleh Gereja Baptis di  kota Boston dengan satu  tujuan,  untuk menyelamatkan orang Batak. Karena mereka belum bisa berbahasa  Batak dan membawa penerjemah yang adalah  seorang  Muslim, tidak  ada yang  tahu  apakah  yang  dikatakan  sang penerjemah  yang  kemudian lari  meninggalkan  mereka.  Karena  kesalahpahaman,  tragis  sekali,  kedua  misionari  itu  terbunuh.


Injil, kabar baik, yang seperti apakah yang ingin  diberitakan Munson dan  Lyman  kepada  orang  Batak dengan  menempuh perjalanan  laut  sekitar setengah  tahun  dan  berjalan  kaki sekitar satu  minggu itu? Pastilah  Munson dan  Lyman  ingin memberitahu  orang Batak  bahwa Tuhan Yesus  sangat  mengasihi mereka. Mereka  ingin  sampaikan  bahwa bukan  hanya  orang  Batak  saja  yang telah  berdosa dan kehilangan kemuliaan  Allah, tetapi  semua  manusia di  bumi telah  jatuh  ke  dalam  dosa.  Dan dosa hanya dapat di selesaikan dengan penghukuman. Tetapi Allah berjanji akan mengirim Juruselamat untuk menggantikan manusia menanggung hukuman itu. Dan sebelum  kedatangan Sang  Juruselamat, ia digambarkan dengan  binatang  korban  yang  disembelih di atas mezbah. Kemudian Sang Juruselamat  tiba, namaNya Yesus,  dan ia  memberikan diriNya  dihukumkan  di atas  kayu  salib.