Selasa, Mei 30, 2017

Contoh Tabur-Tuai dalam Alkitab

Ketika Alkitab mengajarkan tentang prinsip menabur dan menuai dalam kehidupan manusia, maka itu bukan teori belaka, melainkan terdapat banyak contohnya di dalam Alkitab. Prinsip tabur tuai ini adalah sebuah bukti bahwa manusia diberikan kehendak bebas, dan juga akal budi untuk memutuskan apa yang patut ditaburnya supaya suatu hari kelak ia menuai hasilnya.

Tanpa akal budi manusia tidak bisa menabur, seperti burung di udara, kata Tuhan Yesus bahwa mereka tidak
menabur, hanya menuai. Bukan hanya perlu akal budi, namun juga perlu kehendak bebas, sebab kalau sudah
ditetapkan apa yang harus ditabur, juga hasilnya, maka bukan tanggung jawab si penabur lagi melainkan si penetap.

Kata Rasul Paulus, orang yang menabur dalam roh akan menuai hidup yang kekal sedangkan yang menabur
dalam daging akan binasa. Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. (Gal 6:7-8 ITB)

Sabtu, Mei 20, 2017

PENYELAMATAN OLEH KARUNIA

PENYELAMATAN  OLEH KARUNIA

OLEH THOMAS SPURGEON, London, England

APAKAH “KARUNIA” ITU?
Pada suatu hari saya bertemu, di atas kapal Australia, seorang kakek yang ramah, dan terpelajar luas dan berpikiran sehat. Ia berhasil  tinggal di tempat2 yang hampir selalu diterangi matahari, karena ia mengikuti matahari mengelilingi dunia tahun demi tahun, dan ia sendiri  begitu riang sehingga para penumpang berteman dengannya, dan meminta informasi darinya. Terjadilah pada suatu diskusi tentang apa itu “karunia”, seseorang berkata “Mari kita menanyakan kepada “Kamus berjalan”, ia pasti tahu. Maka, pergilah mereka menemuinya dengan pertanyaan mereka mengenai arti dari kata teologis “Karunia”. Dengan sangat kecewa mereka kembali, karena yang ia dapat mengatakan hanyalah “Saya mengaku bahwa saya tidak mengerti”. Lalu ia tambahkan sendiri komentar berikutnya yang luar biasa “Saya rasa mereka juga tidak mengerti yang begitu sering membicarakannya”. Seperti dokter mengenai siapa  Pendeta T. Phillips bercerita di dalam khotbahnya pada Kongres Baptis Sedunia, yang mengatakan mengenai Karunia “Kata itu sama sekali tak ada artinya untuk saya”, pelancong yang berpengetahuan luas itu tidak mengerti.  

Senin, Mei 15, 2017

KARUNIA ALLAH

KARUNIA ALLAH

OLEH C.I. SCOFIELD, D.D. Editor “Scofield Reference Bible”

“Grace” adalah sebuah kata bahasa Inggris yang digunakan di dalam Perjanjian Baru untuk menerjemahkan kata Yunani “charis” yang berarti, kemurahan/kebaikan hati tanpa imbalan jasa atau yang sama harganya. Jika ada suatu tindakan penggantian atau pembayaran, betapapun kecilnya, ia bukanlah “karunia” lagi – (charis).

Apabila digunakan untuk menunjukkan suatu sikap atau tindakan Allah kepada  manusia, maka yang paling penting dalam hal itu ialah bahwa jasa atau kelayakan manusia  sama sekali ditiadakan. Dalam hal karunia Allah bertindak dari dalam Diri-Nya sendiri, kepada mereka yang layak menerima, bukan kemurahan hati-Nya, tetapi murkanya. Di dalam struktur surat kepada orang2 Roma, karunia tidak masuk, tidak dapat masuk, hingga seluruh bangsa itu tanpa pengecualian, berdiri menghadap Allah, bersalah dan bungkam.