TEMA LAGU ROCK: MUDA, LIAR, DAN BEBAS
(Berita Mingguan GITS 23 Februari 2013, sumber: www.wayoflife.org)
Sebuah lagu pop yang sedang hit saat ini adalah pengingat bahwa rock & roll telah mempromosikan pemberontakan dan immoralitas sejak awalnya. Lagu yang berjudul “Young, Wild and Free” (Muda, Liar dan Bebas) oleh Snoop Dog dan Wiz Khalifa mempromosikan minum alkohol, menggunakan marijuana, dan “keliaran-keliaran” lainnya. Lirik lagu berbunyi, “So what we get drunk [Jadi kenapa kalau kami mabuk] / so what we don’t sleep (smoke weed) [jadi kenapa kalau kami tidak tidur (menghirup obat)] / We’re just having fun (kami hanya bersenang-senang)] / We don’t care who sees [kami tidak peduli siapa yang melihat] / So what we go out (jadi kenapa kalau kami pergi keluar] / That’s how it’s supposed to be [memang beginilah seharusnya] / Living young and wild and free [hidup muda dan liar dan bebas].” Saya mendengar lagu yang bodoh ini dimainkan di berbagai tempat bisnis dan tempat-tempat umum mulai dari Kathmandu, Berlin, Bangkok, dan New York City, dan ini adalah tema yang sama yang telah selalu dipromosikan oleh musik rock. Dalam bukunya tentang sejarah musik rock, Nick Tosches mengatakan, “Lagu Good Rockin’ Tonight oleh Elvis bukanlah sekedar suatu lagu pesta, tetapi suatu undangan untuk menuju kehancuran. …Musik rock adalah wajah dari Dionysus, penuh dengan seksualitas dan ketidakberartian; ia dapat membuat kulit istri-istri baru merona dan anak-anak remaja lelaki yang baru besar mengubah diri mereka menjadi makhluk-makhluk yang berapi-api” (Nick Tosches, Country: The Twisted Roots of Rock ‘n’ Roll).