Tempat: STT Graphe, Sunter, Jakarta Utara (lihat di denah)
Pembicara: Dr. Suhento Liauw, D.R.E., Th.D

Artikel Rohani menarik, Isu Teologi, Cinta, Humor dan perenungan. Fundamental-Baptist-Independent-Alkitabiah, Dispensational in theology, Pre-Tribulational Rapture Pre-millennial, Textus Receptus and Masoretic Text (traditional-text based), Baptism by immersion, Six-day literal creation, Literal and Grammatical and Historical in hermeneutics

Banyak orang telah salah memahami GRAPHE. Mereka tanpa mendengar langsung pengajaran kebenaran yang dikumandangkan oleh GBIA GRAPHE, sering menuduh GRAPHE tidak mengijinkan wanita untuk melayani Tuhan. Sangat mungkin sebagian orang sengaja membesar-besarkan masalah bahkan sengaja memfitnah GRAPHE untuk membohongi anggota jemaat mereka. Semua ini dilakukan mereka karena sikap ketakutan terhadap reaksi anggota jemaat mereka terhadap kebenaran. Mereka takut anggota jemaat mereka mengejar kebenaran dan berpindah ke gereja yang mereka anggap lebih benar.
Banyak orang telah salah memahami iman GRAPHE. Sangat mungkin sebagian orang sengaja menyalahtafsirkan pandangan GRAPHE untuk membohongi anggota jemaat mereka. Karena kami mendengar ada pihak yang menyebarkan fitnah bahwa GRAPHE tidak percaya mujizat bahkan GRAPHE tidak percaya adanya Roh Kudus.JANJI ALLAH & TIANG PENOPANG KEBENARAN
Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, manusia akan binasa karena hukumannya adalah mati dan tersingkir dari Allah. Allah segera menjanjikan jalan keluar bagi manusia agar dosa-dosanya bisa diselesaikan. Segera dijanjikan Juruselamat yang akan meremukkan kepala ular sekalipun tumitnya akan cidera. Janji ini harus diingat dan diteruskan kepada generasi berikut agar mereka percaya pada janji ini, karena keselamatan jiwa manusia tergantung pada iman mereka pada janji ini. Manusia pernah tidak percaya kepada perkataan Allah sehingga jatuh ke dalam dosa. Kita manusia harus percaya kepada perkataan Allah, yaitu janjiNya untuk mengirim Juruselamat bagi manusia.
Kebanyakan orang Kristen di Indonesia pergi ke gereja tanpa peduli doktrin yang diajarkan. Pokoknya saya pergi ke gereja. Urusan pengajarannya benar atau salah, itu bukan urusan saya. Yang penting sikap hati saya kepada Tuhan Yesus. Benarkah Tuhan akan senang dengan orang Kristen yang bersikap demikian?
Hari ini kita tidak bisa bertatap muka dengan Tuhan Yesus. Pengajaran yang alkitabiah sesungguhnya adalah wakil diri Tuhan Yesus. Bisakah kita simpulkan bahwa mengkompromikan kebenaran alkitabiah sama dengan merusak citra diri Tuhan Yesus? Gereja yang alkitabiah adalah tubuhNya. Bisakah kita simpulkan bahwa semua sikap manusia terhadap gereja yang alkitabiah sama dengan terhadap Tuhan Yesus?
Ada orang Kristen yang pergi ke gereja yang membaptiskan bayi sekalipun ia sendiri tidak setuju dengan baptisan bayi. Ada juga yang pergi ke gereja yang berbahasa lidah dan bernubuat namun ia sendiri tidak setuju. Mengapa hal-hal demikian terjadi?
Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.
TUJUAN PERCAYA YESUS
Adalah baik bagi seseorang untuk berpikir kritis atas semua pemikiran dan tindakannya. Selain untuk memastikan bahwa dirinya ada di dalam kebenaran, juga untuk menjaga agar jangan sampai terjadi perubahan konsep dan komposisi iman oleh perjalanan waktu.
Untuk apakah seseorang percaya kepada Yesus Kristus? Bisakah dibenarkan jika seseorang percaya kepada Kristus demi sesuatu yang bersifat materi, jasmani dan duniawi?