Senin, November 17, 2008

KNOWING GOD dan TEOLOGI DISPENSASI

Sebuah Kesaksian Subjektif,

Bulan November ini saya mendapat kejutan dengan menjadi pemenang ke-2 dari angket majalah BAHANA. Pegawai di toko Buku Bethania Jogja menanyakan apa hadiahnya. Saya menjelaskan bahwa hadiahnya tidak lain yaitu Sebuah buku berjudul Knowing God karya J.I. Packer, 1 kaset, dan 1 T-Shirt yang bertulis GET FOCUS! Untuk pertama kalinya saya memenangkan angket BAHANA setelah 2 kali dalam 2 tahun berturut-turut mengirim angket ini.

Sebelumnya pada bulan September saya juga memenangkan hadiah berlangganan gratis 6 edisi Renungan Harian Manna Sorgawi setelah mengisi angket pertanyaan juga. Saudara saya mendapatkan hadiah buku Rahasia Berjalan di Atas Air. Sampai bulan ini saya masih dikirimkan gratis Manna Sorgawi, renungan harian yang saya anggap paling favorit diantara banyak renungan harian lainnya. Manna Sorgawi sangat menarik karena berisi renungan setiap hari, ada bagian pendalaman Alkitab, ada humor, ada doa dan doa syafaat, kata-kata bijak, kata mutiara, pelajaran khusus dan juga kesaksian serta insert cover depan bergambar perkakas dalam Alkitab beserta sejarah dan ceritanya. Yang saya sukai yaitu Cover bergambar gedung-gedung gereja selama 2 tahun dari 2007-2008, ini saya koleksi karena akan berguna di masa yang akan dating untuk pembuatan dan penulisan buku tentang Profil 101 Gereja-Gereja di Indonesia.

Sebelum mendapat hadiah dari BAHANA, saya sudah pernah meminjam buku KNOWING GOD dari penginjil saya di gereja, dan sebuah kejutan bahwa buku ini saya dapatkan dengan cuma-cuma. Sekiranya diuangkan, total hadiah yang saya dapatkan sebagai pemenang BAHANA mungkin 100 ribu rupiah.

Menurut J.I Packer dalam prakata tahun 1993, dia sangat meragukan bahwa bukunya ini akan ada banyak peminatnya. Namun ternyata dia salah. Sampai hari ini sudah diterjemahkan dalam 12 bahasa dan terjual lebih dari 1 juta kopi, ternyata buku ini telah menjadi buku penunjang pertumbuhan rohani di dunia kekristenan. J.I Packer merasa takjub dan terheran-heran, dan tertunduk untuk terus mengucap syukur kepada Allah.

Pada awalnya ketika meminjam buku ini, begitu membacanya, saya tidak bersemangat meneruskan untuk membaca buku ini. Bagi saya, yang suka dengan buku bersifat pengajaran atau doktrin, buku ini tidak singkat, padat dan jelas, atau langsung pada sasaran, namun bersifat devosional dan mengajak merenung tentang Doktrin Allah.

Berbeda ketika mendapat hadiah buku ini, mungkin karena menganggap hadiah sebagai sebuah hadiah, maka saya mencoba untuk membaca lebih jauh buku yang tampak sangat baru dari cetakan ke-4 tahun 2008 ini. Dan ternyata, entah bagaimana, saya menjadi tertarik dan membaca bab demi bab, serta mencoba menguji diri dengan menjawab pertanyaan di setiap bab yang ada. Hasilnya sungguh menarik, saya memberi warna dengan stabilo saya di buku Knowing God tersebut. Sebagai Tuntunan Praktis untuk Mengenal Allah yang dilengkapi dengan panduan studi pribadi dan diskusi kelompok, memang harus diakui buku ini dapat menolong kita sebagai Orang Kristen untuk belajar Mengenal Allah dengan gaya kupasan buku yang berbeda dari buku-buku Doktrin. Saya mencoba membandingkan dengan buku Teologi Sistematika Louis Berkhof, tentu tidak berimbang karena gaya penulisan dan sasaran pembacanya tampaknya berbeda. Lebih baik dibandingkan dengan buku Teologi Sistematika karya Charles Caldwell Ryrie, seorang Teolog Dispensasi yang saya kagumi-- selain Alm. John Flipse Walvoord (disingkat John F. Walvoord), Dispensationalist yang sangat menekuni masalah Eskatologi yang menulis buku yang tebal Pedoman Lengkap Nubuat Alkitab diterbitkan oleh Kalam Hidup Bandung), Cyrus Ingersoll Scofield (yang dikenal dari Alkitab KJV/AV 1611 dengan komentari dari C.I. Scofield, Alkitab ini dikenal dengan nama Alkitab Scofield, dari beliau jugalah Teologi Dispensasi terus berkembang), Henry Clarence Thiessen (alm) dengan bukunya Teologi Sistematika yang diterbitkan Gandum Mas—dengan bahasa awam dan gaya penyajian dan penulisan untuk orang awam namun tetap sistematis, Ryrie mampu membuat sebuah buku Teologi Sistematika yang Doktrinal menjadi buku yang enak dibaca dan mudah dipahami. Buku ini berjudul Teologi Dasar 1&2: Panduan Populer untuk Memahami Kebenaran Alkitab yang juga diterbitkan Andi Offset, saat ini sudah memasuki cetakan ke-8 sejak 1992.

Nah, buku-buku yang saya sebutkan di atas sesungguhnya sangat menarik untuk dibaca dan digali oleh pembaca awam manapun. Bagi anda yang ingin mengenal Allah dengan bentuk gaya devosional, buku J.I. Packer bisa jadi alternatif pilihan anda dan bagi anda yang mau belajar Teologi Sistematika dari sudut pandang Teologi Dispensasi, buku-buku di atas bisa jadi buku utama anda. Patut diingat, seorang Dispensationalist pasti Premillenium dalam Eskatologinya. Namun seorang yang menganut Premillenium dalam Eksatologi (doktrin Akhir Zaman)-nya, belum tentu seorang Dispensationalist.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar