Sabtu, Mei 03, 2008

HOMOSEKS, TATO, MUSIK, SEDERHANA

Berikut ini disadur dari Way of Life Ministry

PASANGAN KRISTEN DIDENDA OLEH HUKUM ANTI-DISKRIMINASI DI NEW MEXICO
Pada tanggal 9 April lalu, Jon dan Elaine Huguenin dari Albuquerque, New Mexico, ditetapkan bersalah melakukan diskriminasi terhadap homoseksual dan diperintahkan untuk membayar denda lebih dari $6000. Setelah mereka menolak untuk menjadi fotografer bagi sebuah "upacara komitmen" lesbian, salah satu dari lesbian yang bersangkutan menuntut studio fotografi Huguenin di Komisi Hak Asasi Manusia New Mexico. Jordan Lorence dari Alliance Defense Fund, yang mewakili pasangan tersebut, berkata: "Keputusan ini adalah pengabaian yang mengejutkan terhadap kebebasan beragama dan kebebasan yang dijamin oleh Amandemen Pertama bagi orang-orang beriman, orang-orang Kristen, dan mereka yang percaya bahwa definisi pernikahan tradisional adalah satu orang lelaki dengan satu orang wanita. Ini menunjukkan fakta yang sangat menggelisahkan tentang para aktivis homoseksual, yang menggunakan hukum-hukum non-diskriminasi sebagai senjata melawan orang-orang Kristen dalam dunia bisnis dan di gereja-gereja mereka. Ada ancaman yang besar terhadap kebebasan beragama kita dan kemampuan kita untuk bersuara demi pernikahan yang tradisional ketika hukum-hukum anti-diskriminasi ini ditafsirkan dengan cara yang kasar untuk mensensor orang Kristen dan lainnya" ("New Mexico Commission Orders $6000 Fine,"OneNewsNow, 11 April, 2008).

PRAKTEK TATO YANG KAFIR
Sekarang tato sedang ngetrend. Tato adalah pernyataan fashion terbaru dari rock & roll. Apakah sejarah tato? Tato adalah praktek kafir dan telah lama dihubungkan dengan penyembahan berhala dan kebobrokan moral. Bahkan hari ini ia berhubungan dekat dengan penyembahan berhala. Sebuah artikel yang ditulis Clay Thompson untuk Pacific News Service, 27 Juli, 1996 berjudul "Pagan Fashion's New Frontier – Facial Tattoos." [Editor: Pagan berarti kafir atau berhubungan dengan penyembahan berhala]. Perhatikan bahwa sang penulis, yang sama sekali tidak mengklaim sebagai orang Kristen, mengasosiasikan tato dengan penyembahan berhala. Ia menghubungkannya dengan "penghormatan baru terhadap kepercayaan kafir." Sebuah buku yang terkenal tentang tato berjudul "Pagan Fleshworks." Ini ditulis oleh Maureen Mercury dan memuat foto-foto oleh Steve Haworth, yang adalah "artis paling terkemuka dalam bidang modifikasi tubuh di USA." "Modifikasi tubuh" [body modification] adalah praktek membakar, meninta, memotong, menusuk, atau merusak dengan cara-cara lain tubuh yang telah Allah berikan ini. Sebuah survei tahun 2003 terhadap lebih dari 2000 orang di USA, sebagaimana dilaporkan dalam AFP 11 Oktorber 2003, menemukan bahwa di antara para wanita yang ditato, 34% "merasa lebih seksi," dan 29% "merasa lebih memberontak. " Tidak mengejutkan bahwa kalangan Kristen yang ikut Rock & Roll, karena hanya ketinggalan sedikit dari dunia, juga mengadopsi praktek tato dari saudara-saudara kafir mereka. "Janganlah kamu menggoresi tubuhmu karena orang mati dan janganlah merajah tanda-tanda pada kulitmu; Akulah TUHAN" (Im. 19:28). "Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan" (1 Tes. 5:22). "Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati" (1 Pet. 5:5).

MUSIK MEMILIKI KUASA UNTUK MENARIK ORANG MUDA KE DALAM DUNIA
Berikut ini disadur dari Training Your Children to Turn Out Right, sebuah buku yang baik sekali oleh David Sorenson – "Banyak sekali orang Kristen muda yang telah digoda masuk ke dalam dunia hanya karena mendengarkan musik-musik dunia. Musik seperti itu menarik bagi telinga, dan enak didengarkan. Ia juga dengan cepat menjadi kebiasaan, dan akan mempengaruhi kerohanian secara absolut. Tunjukkan pada saya musik yang anda izinkan dalam rumahmu, dan saya akan memberitahu anda bagaimana jadinya anak-anakmu nanti secara rohani. Hal ini sedemikian penting! Mungkin anda memperhatikan bahwa sampai saat ini saya tidak menggunakan istilah-istilah spesifik seperti rock `n roll, atau country western, atau blues, dll....Ini alasannya. Banyak orang yang tidak sukda, misalnya, rock `n roll, tetapi mereka mendengarkan country western. Kadang-kadang mereka kritis terhadap kedua musik tersebut, tetapi mereka mendengarkan big bands dari tahun 40an dan 50an. Mungkin mereka mendengarkan musik pop dari tahun 50an dan 60an....Begitu banyak orang tua Kristen yang terjebak dalam permainan bodoh mengkotak-kotakkan sebagaian musik dunia sebagai "tidak terlalu buruk." Hampir tidak mungkin anda dapat melarang anak-anakmu mendengarkan musik dunia zaman mereka jika anda sebagai orang tua terus mendengarkan musik dunia dari zaman anda. Musik dunia akan membuat anak anda kecanduan, sama halnya dengan obat-obatan atau alkohol....Tunjukka n pada saya seorang Kristen muda yang, walaupun orang tuanya berusaha keras agar ia baik secara rohani, tetapi ternyata ia sangat duniawi. Jika saya seorang yang bertaruh, saya akan bertaruh bahwa orang muda itu sudah tenggelam dalam musik dunia untuk waktu yang lama.....Saya mengasihi orang tua saya dengan sangat, dan saya percaya mereka memasukkan ke dalam diri saya warisan yang rohani (walaupun waktu itu saya tidak menghargainya) . Tetapi, jika mereka melakukan suatu kesalahan, adalah bahwa mereka membiarkan saya memiliki sebuah radio di ruangan saya. Sebuah radio adalah instrumen elektronik yang tidak jahat dengan sendirinya, tetapi justru melalui radio itulah, di tempat tidur saya, saya menjadi kenal dengan musik dunia. Saya lalu menjadi tertarik dengannya, dan musik itu mempengaruhi saya secara mendalam selama tahun-tahun remaja pemuda saya. Saya akan duduk atau berbaring di kamar saya, dan mendengarkan 40 lagu teratas hari demi hari, jam demi jam. Hal itulah, lebih dari faktor-faktor lain, yang menarik saya ke dalam dunia sebelum saya diselamatkan" ("Training Your Children to Turn Out Right, 1995, hal. 101-104).

ORANG-ORANG KRISTEN YANG MALAS SUKA PERSAMAAN YANG SEDERHANA
Berikut ini dari Pastor Buddy Smith, dari Malenda, Queensland, Australia: "1+1=2. Itulah yang kita suka. Hal-hal yang lebih kompleks akan memerlukan terlalu banyak pikiran. Ketika kita membaca cerita tentang Elkana, Hana, dan Samuel, kita suka jika ceritanya sederhana. Seorang lelaki bertemu dengan wanita. Lelaki jatuh cinta pada wanita. Lelaki menikahi wanita. Lelaki dan wanita memiliki enam orang anak. Mereka semua tinggal dekat nenek, supaya dia bisa ikut menjaga anak-anak. Dan, anak-anak, lelaki, wanita, dan nenek, semua hidup bahagia selamanya. Semuanya sederhana. Tetapi persamaan Allah tidak sesederhana itu. Kita membaca dalam Alkitab matematika Allah dalam memberkati umatNya, dan kita temukan bahwa ternyat sangat kompleks yang menyakitkan hati. Hana mandul, Penina menyiksa dia; Hana berduka dan berdoa denagn penuh air mata kepada Allah. Eli dengan salah menuduhnya mabuk, lalu memberkati dia setelah tahu akan kesalahannya. Hana melahirkan seorang anak laki dan mempersembahkannya kepada Allah, dan seluruh negeri terberkati karena matematika Allah untuk memberkati memang kompleks dan menyakitkan, dan sempurna. Jika ia sederhana (1+1=2), maka tidak akan ada air mata, tidak ada suatu janji, tidak ada Samuel."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar