Jumat, Juni 13, 2008

KETEPATAN PENGGENAPAN NUBUAT ALKITAB

SEBAGAI TANDA TANGAN ALLAH (Bagian 2)
Bentuk atau contoh dari kebutaan tentang masa depan ini dapat kita saksikan dalam pernyataan-pernyataan berikut ini. Pada tahun 1875, direktur Kantor Paten Amerika Serikat memutuskan untuk melepaskan jabatan tinggi yang dipegangnya. Ia mengeluh dalam suratnya kepada pemerintah Amerika Serikat bahwa tidak ada gunanya melanjutkan kegiatan Kantor Paten karena ”sudah tidak ada apa-apa lagi yang dapat ditemukan.” Namun semenjak ia mengundurkan diri dan berhenti bekerja di Kantor Paten, kita telah menyaksikan begitu banyak perkembangan dan penemuan brilian dalam segala bidang ilmu pengetahuan setiap tahun. Hanya beberapa tahun setelah itu, dalam tahun 1887, ahli kimia Prancis yang brilian, Marcel lin Berthelot, menulis, ”Mulai dari sekarang tidak ada misteri (lagi) tentang alam semesta.” Akan tetapi, pada tahun-tahun berikutnya kita telah menyaksikan terungkapnya sejumlah misteri tentang struktur atom dalam materi maupun lahirnya seratus ilmu pengetahuan baru termasuk biofisika, astrofisika dan biologi molekuler.

Seorang ilmuwan besar lain yang juga hidup dalam zaman itu, Profesor Simon Newcomb, menulis suatu naskah yang mendapat sambutan gembira dari khalayak ramai. Dalam naskah itu ia membuktikan bahwa secara matematis tidaklah mungkin bagi suatu mesin yang lebih berat dari sebuah balon untuk terbang di udara. Ternyata beribu-ribu pesawat terbang mengudara dari beribu-ribu bandar udara membawa sejumlah besar penumpang ke seluruh dunia. Poincare, seorang filsuf Prancis yang sama briliannya, menertawakan spekulasi-spekulasi yang dikemukakan oleh seorang ilmuwan tentang upayanya untuk melepaskan daya atom melalui reaksi berantai dalam uranium.” Akal sehat saja sudah bisa menjelaskan kepada kita bahwa perubahan sebuah kota oleh satu pon logam tentu saja tidak mungkin terjadi. Betapa tragisnya bahwa penemuan-penemuan tentang energi nuklir yang terkunci dalam logam uranium telah memungkinkan para ilmuwan untuk menciptakan senjata-senjata atom berkekuatan dahsyat sehingga mampu menghancurkan dua kota di Jepang, yakni Hiroshima dan Nagasaki, dalam waktu hanya beberapa detik dengan menggunakan hanya beberapa pon logam saja (Morning of the Magicians; Louis Pauwels dan Jacques bergier, [New York; Stein and Day, 1964], h. 9, 10, 14).

Pada tahun 1943, Thomas Watson, Ketua IBM, menyatakan, ”Saya kira ada suatu pasar dunia bagi penjualan lima perangkat komputer.” Kini, di dunia terdapat lebih dari satu miliar peralatan komputer. Pada tahun 1940-an, generasi pertama komputer berukuran sedemikian besar sehingga memenuhi seluruh ruangan dan berbobot beberapa ton. Majalah Popular Mechanics meneliti keberadaan ilmu pengetahuan dalam tahun 1949 dan membuat prakiraan tentang masa depan dari perkembangan komputer. ”Berat komputer-komputer di masa depan yang akan datang mungkin tidak lebih dari 1,5 ton.” Kini kita memiliki komputer-komputer canggih dengan berat kurang dari lima pon, berukuran jauh lebih kecil dari sebuah televisi, dan mampu melakukan miliaran kalkulasi per detik.

Pada tahun 1981, Bill Gates, manusia brilian yang menciptakan Microsoft, perusahaan pembuat piranti lunak komputer yang terbesar dalam sejarah, menyatakan, „640 K (memori dengan kapasitas penyimpanan 640.000 bytes) pasti cukup bagi siapa saja.“ Rupanya pada saat itu ia tidak menyadari bahwa dalam waktu kurang dari lima belas tahun, rata-rata personel desktop computer (Komputer-meja pribadi) seperti Macintosh system Power Tower 180 MHz yang saya gunakan (tahun 1996), akan mempunyai kapasitas penyimpanan sebanyak 48 MB (48 juta bytes) RAM (Random Access Memory) dan 2 GB memori komputer cepat pada hard-drive atau hard-disknya (Belum lagi sekarang, RAM 2 GB dan Hard-disk 120 GB untuk PC tahun 2007/2008-Tambahan Red). Prediksi-prediksi yang tidak akurat ini menunjukkan bahwa kecerdasan manusia sangat terbatas dan ia tidak mampu meramalkan dengan benar peristiwa-peristiwa yang akan terjadi di masa yang akan datang.

Akan tetapi, bila kita berpaling ke halaman-halaman Kitab Suci, kita akan mendapatkan sedemikian banyak nubuat yang disampaikan dengan tepat dan akurat ribuan tahun yang lalu mengenai masa depan bangsa-bangsa maupun perorangan. Suatu analisa yang saksama atas nubuat-nubuat ini menunjukkan bahwa setiap nubuat telah digenapi dalam suatu ketepatan yang menakjubkan yang hanya dapat dijelaskan oleh pengetahuan ilahi yang telah menetapkan dan menyampaikan nubuat tersebut, serta tangan Allah yang menggenapkan terjadinya peristiwa tersebut. Mari kita meneliti salah satu nubuat yang paling tidak masuk akal dari ribuan nubuat Perjanjian Lama, yang secara aktual telah menyatakan bahwa kelahiran kembali bangsa Israel terjadi pada masa musim semi tahun 1948.

YEHEZKIEL Menubuatkan Kelahiran Kembali Bangsa Israel Tahun 1948 (Bersambung: Jangan Lewatkan, Tunggu Minggu Depan-To Be Continued)

Sumber: TANDA TANGAN ALLAH, Grant R. Jeffrey, Cetakan Pertama, 1999. Jakarta: YPI Imanuel

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar