Sabtu, September 05, 2009

"Kisah Nyata dari PM Singapore Lee Kuan Yeuw"

ASAL USUL BANYAK ORG TUA BEKERJA DI SINGAPURA


Beberapa dekade lalu, saat Mr Lee Kuan Yew masih menjadi PM S'pore, di negara itu pernah terjadi hal yang sangat menghebohkan karena masalah keluarga.

Ada orang kaya yang istrinya sudah lama meninggal. Dia mempunyai seorang anak laki-laki. Setelah anak tsb menikah, dia minta ijin kepada ayahnya utk tinggal bersama. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal bersama-sama dengannya di apartment-nya yang luas dan mewah.

Ayahnya ini sangat mencintai anak tunggalnya, dan karena dia merasa sudah tua, maka dia menghibahkan seluruh harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, di-atas-nama- kan ke anaknya itu.
Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, tidak heran jika terjadi ketidakcocokan.

Tapi entah sebab mengapa, suatu hari mereka bertengkar hebat, yang pada akhirnya, sang anak mengusir ayahnya keluar dari apartment tempat mereka tinggal bersama yg sudah dihibahkan ayahnya kepadanya. Karena seluruh hartanya sdh diberikan kepada anaknya, mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya dan terkenal di Singapore, tiba2 menjadi pengemis!

Suatu hari, ada temannya waktu mau memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya, apakah dia adalah Mr. X. Tentu saja, si ayah malu dan menjawab dengan "bukan". Tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa Mr X itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman-temannya yang lain, dan mereka bersama-sama mendatangi si ayah yg malang ini. Ada 1 sahabat karibnya yang langsung yakin bahwa pengemis itu adalah Mr X. Di hadapan para sahabatnya, si ayah dengan menangis tersedu-sedu menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya.


Maka, terjadilah kegemparan di sana, krn semua orang tua merasa sangat marah thd anak yg sangat tidak berbudi itu. Kegemparan ini akhirnya terdengar sampai ke Mr Lee Kuan Yew yg pada saat itu masih menjabat sebagai PM S'pore. PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu si ayah. Ke 2 orang tsb dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee. PM Lee mengatakan 'sangat memalukan bahwa di Singapore ada anak pu thauw seperti mereka'.

Lalu PM Lee memanggil notaris dan saat itu juga surat hibah itu dibatalkan demi hukum! Dan surat hibah yang a.n. anaknya tsb disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik si ayah di-atas-namakan kepada Mr X lagi. Lalu, anak menantu itu sejak saat itu dilarang masuk ke apartment ayahnya.


Mr Lee ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orang tuanya dan menghargai para lansia. Sehingga, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan decree yaitu larangan kepada para orang tua agar tidak menghibahkan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal. Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat dekrit lagi, yaitu memberi pekerjaan kepada para lansia.
Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada cucu2nya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 th bekerja. Yaitu dengan cara, semua toilet di Changi Airport, mall, dan restaurant, petugas cleaning service-nya adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak.


Kenapa mereka tidak diberi pekerjaan di kantor dsbnya? Itu tidak mungkin karena lansia itu bukan orang yang berpendidikan tinggi dan sebagian besar adalah mantan ibu-ibu rumah tangga 100%. Dan juga memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak-anak dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan di resto dsbnya itu bukan pekerjaan hina, sehingga anak-anak tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua.


Bagus sekali Cerita ini dan Lee Kuan Yeuw itu memang Orang pintar, Tokoh yg Berani...Bayangkan Dia berani menyobek2 Aktaq Notaris n Membatalkannya, Dia Bisa n Berani melakukan ini krn Yakin akan mendapat dukungan Seluruh Bangsa Singapura.

Milist gsjapademangan@yahoogroups.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar