Senin, September 08, 2008

Berita Mingguan 6 September 2008

Berikut ini disadur dari Way of Life Ministry.

PEMIMPIN "PUJIAN DAN PENYEMBAHAN" KHARISMATIK, YANG BERBOHONG TENTANG KANKER, MENGATAKAN BAHWA IA KECANDUAN PORNOGRAFI
Michael Guglielmucci, yang dua tahun belakangan ini berbohong tentang menderita kanker stadium akhir, kini mengakui bahwa ia melakukannya untuk menutupi kecanduan dia terhadap pornografi. Guglielmucci, seorang pemimpin nyanyi kontemporer yang populer, dan juga mantan gembala sidang Assemblies of God di Australia, bahkan telah merekam sebuah lagu berjudul "The Healer" yang segera menjadi hit (musik "Kristen" kontemporer ternyata begitu duniawi, bahkan mereka memiliki chart top 10) dan masuk dalam album Hillsong yang paling baru. Selama dua tahun, dia katanya bahkan berhasil menipu istrinya dan orang tuanya dan teman-teman terdekatnya bahwa ia menderita kanker. Ia mengirimkan email palsu kepada istrinya, seolah-olah dari seorang dokter, mencukur rambutnya, berjalan dengan tongkat, dan membawa tabung oksigen ke mana-mana, sambil memberi performance di hadapan ribuan orang bahkan dengan selang oksigen di hidungnya! Dia adalah pemimpin "worship" di Edge Church International, yang digembalakan oleh ayahnya, Danny, tetapi dia tidak maju ke depan jemaat untuk mengakui dosa-dosanya. Sebaliknya, ayahnya, gembala di sana, membacakan "pengakuan" anaknya tersebut, yang tidak banyak menyinggung dosa atau pertobatan, tetapi lebih banyak mengenai "rasa sakit" dan "kesakitan." Bukannya dia didisiplinkan oleh gereja karena terlibat perzinahan [pornografi] sesuai dengan instruksi 1 Kor. 5:11, Michael malah dimanjakan dengan konseling psikologis. Guglielmucci memiliki website dan telah mengumpulkan banyak uang dari para donor yang percaya kebohongannya. Seorang nenek mengatakan bahwa ia mengiriminya $800 yang tadinya dia tabung untuk membawa cucunya yang duduk di kursi roda jalan-jalan, sambil berpikir bahwa uang itu lebih baik digunakan bagi Guglielmucci. Ayahnya mengatakan bahwa pembayaran dapat dilakukan "jika orang-orang menginginkan uang mereka kembali," tetapi mengapakah harus ada uang yang disimpan padahal semuanya didapatkan melalui kebohongan? Ke manakah semua uang itu pergi? Apakah untuk pornografi?

KEKERASAN BESAR-BESARAN OLEH HINDU TERHADAP ORANG-ORANG KRISTEN DI INDIA
Setelah seorang pemimpin World Hindu Council dibunuh oleh pemberontak Maois tanggal 23 Agustus lalu, orang-orang Hindu secara palsu menyalahkan orang Kristen dan membabi buta menyerang di negara bagian Orissa. Sedikitnya 13 orang telah mati, tidak terhitung banyaknya yang terluka, ratusan bangunan gereja hancur, dan ribuan orang kehilangan rumah. Setidaknya satu orang dibakar hidup-hidup. Sekretaris Jendral dari All Orissa Baptist Churches Federation mengatakan, "Semua kampung Kristen kosong di Kandhamal karena orang-orang Kristen, tua dan muda, yang sakit dan ibu hamil, semua bersembunyi di hutan, terpapar pada hujan monsoon yang tiada henti tanpa makanan" ("Hindu Attacks," Baptist Press, 28 Agustus). Seorang misionari Baptis Independen di India menulis tanggal 27 Agustus: "Efek dari kematian Swamiji (seorang pemimpin Hindu lokal) oleh para pemberontak Maois menjadi alasan yang `baik' bagi VHP (sebuah partai politik Hindu radikal) untuk menyerang orang-orang Kristen setempat. Hari ini adalah hari kelima serangan fisik tanpa henti oleh para militan Hindu terhadap orang Kristen. Gereja-gereja, rumah-rumah Kristen dibakar. Tidak ada seorang pun yang tahu berapa orang yang telah mati. Saya diberitahu bahwa tidak ada distrik yang tidak kena. Keluarga-keluarga banyak yang cerai berai. Orang-orang Kristen dari kebanyakan kampung telah melarikan diri ke hutan. Para pemimpin VHP menghasut orang-orang Hindu dan pemimpin suku lainnya untuk tidak menyediakan makanan, telpon, kartu SIM, dan keperluan dasar lainnya bagi orang-orang Kristen tersebut. Tidak mengagetkan, media hampir tidak melaporkan semua kejadian ini. Dan kalaupun ada yang melaporkan, biasanya dilaporkan sebagai perang antar suku. Ini tidak diragukan lagi adalah rancangan yang terorganisir oleh VHP, dengan bantuan kolusi dengan pejabat polisi dan partai politik setempat."

GEMBALA CINA MENGATAKAN BAHWA 2000 ORANG KRISTEN SEDANG BERADA DI PENJARA KOMUNIS
Seorang gembala sidang gereja rumah yang teraniaya, bernama Yu Jie, mengatakan bahwa ada 2000 orang Kristen yang dipenjarakan di Cina komunis. Yu adalah seorang penatua di Ark Church di Beijing, dan walaupun dia sendiri telah menjadi tahanan rumah sejak Juli, dan tulisan-tulisannya dilarang di Cina, ia terus bersuara untuk menentang penganiayaan. Dalam sebuah artikal yang diterbitkan di majalah Hong Kong, ia menyebut Mao Zedong sebagai seorang "pembunuh" ("China House Church Leader," Baptist Press, 29 Agus. 2008). Mao barangkali adalah pembunuh massal yang paling brutal dalam sejarah manusia. Hidupnya didokumentasikan dalam Mao: The Unknown Story oleh Jung Chang dan Jon Halliday. London Daily Mail menyebut karya mereka "biografi politis yang paling kuat, menggugah dan membeberkan, di era modern," sementara majalah Time menyebutnya "buku yang seperti bom atom." Bagi mereka yang ingin mengerti komunisme dan sejarah modern, buku ini harus dibaca.

BERKHOTBAH MENENTANG SERIBU HAL
Baru-baru ini saya menerima e-mail berikut: "Jadi, saya sudah melihat di website anda tentang seribu hal yang anda tidak setujui/percaya. Jadi apa yang kau percayai? Saya percaya bahwa Alkitab adalah Firman Allah yang kudus, dan bahwa Yesus adalah AnakNya yang tunggal, dan bahwa saya diselamatkan oleh kasih karunia melalui iman dalam kematian Kristus yang menggantikan di kayu salib. Tidakkah lebih baik kalian menghabiskan lebih banyak waktu memberitakan hal seperti itu? Saya hanya mendengar gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing setelah mengunjungi website anda."
JAWABAN DR. CLOUD: Allah menyelamatkan saya melalui kasih karuniaNya yang luar biasa 35 tahun yang lalu ketika saya seorang pengelana berusia 23 tahun, penyembah berhala yang kecanduan obat, dan Ia memberikan ke dalam hidup saya banyak hal yang tadinya tidak pernah ada. Salah satunya adalah cinta yang besar terhadap FirmanNya yang Kudus, yaitu cinta seperti yang dinyatakan dalam Mazmur 119:128. "Itulah sebabnya aku hidup jujur sesuai dengan segala titah-Mu; segala jalan dusta aku benci." Jika anda benar-benar mencintai kebenaran, maka anda akan membenci kesesatan. JIKA SAYA BERKHOTBAH MENENTANG SERIBU KESALAHAN, ITU HANYALAH KARENA SAYA MENCINTAI SERIBU KEBENARAN. Allah memanggil saya untuk berkhotbah, dan Ia tidak memanggil saya untuk mengkhotbahkan hanya sebagian saja dari FirmanNya atau hanya hal-hal "positif." Ia memanggil saya untuk mengkhotbahkan semuanya (2 Tim. 4:2).....Jadi jika anda berpikir bahwa memberitakan kebenaran dalam kasih adalah gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing, silakan, tetapi pemikiran seperti itu akan gagal total di hadapan takhta pengadilan Kristus."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar