Minggu, Januari 30, 2011

Perbedaan Antara Islam dan Kristen

Adalah penting untuk memahami perbedaan-perbedaan antara Islam dan Kekristenan. Tabel ringkas mengenai kepercayaan-kepercayaan tradisional dari kedua agama ini didisain untuk membuat pemahaman kita menjadi mudah. Bagi kebanyakan orang, tampaknya kedua agama ini mirip, tetapi benarkah demikian? Apakah mereka memiliki nabi-nabi yang sama? Apakah keduanya mengajarkan hal yang sama mengenai Yesus? Tabel ini bisa membantu anda untuk menjawab hal-hal seperti di atas dan juga perbedaan-perbedaan penting lainnya.

ISLAM

KRISTEN

QUR'AN

Terdiri dari 114 pasal (sura) dan kira-kira jumlahnya sama dengan Perjanjian Baru. Sura disusun bersama-sama sesuai dengan panjang ayat-ayat, yang paling panjang ada di depan dan yang paling pendek ada di belakang, kecuali yang pertama sebagai Pembuka (Al-Fatihah). Muslim meyakini bahwa kitab ini tidak diciptakan, sejak kekal disimpan pada loh batu di surga, dikenal sebagai “Ibu dari Kitab” (Sura 85:21-22). Kitab ini dikomunikasi-kan kata demi kata kepada Muhammad dalam bahasa Arab selama kurun waktu 23 tahun (Sura 12:1-2). Muslim percaya bahwa malaikat Jibril (Gabriel?) diutus oleh Allah, mengunjungi Muhammad dengan wahyu-wahyu ini (Sura 26:193).

Muslim menganggap kitab ini bebas dari kesalahan dan merupakan otoritas tertinggi dalam Islam.

Qur’an dianggap sebagai wahyu terakhir dari Allah kepada manusia, yaitu setelah Taurat Musa, Mazmur Daud dan Injil Yesus. Muslim mengatakan bahwa kitab-kitab suci ini (kecuali Qur’an), telah dikorupsi oleh orang-orang Yahudi dan Kristen.

Muslim meyakini bahwa Alkitab dan semua kitab-kitab yang lain telah digantikan oleh Qur’an.

Banyak pewahyuan dalam Qur’an saling berkontradiksi. Beberapa daripadanya coba diatasi dengan doktrin pencabutan (nasikh-mansukh). Artinya bahwa banyak sura-sura yang diwahyukan pada masa awal kehidupan Muhammad digantikan oleh wahyu-wahyu yang dinyatakan kemudian (Sura 2:106, 13:39)

ALKITAB

Terdiri dari 66 kitab yang ditulis dalam kurun waktu 1500 tahun oleh lebih dari 40 penulis dalam bahasa Ibrani, Aramaik dan Yunani.

Mereka menulis di bawah inspirasi Roh Kudus: “...karena nubuat tidak pernah dihasilkan oleh keinginan seseorang, sebaliknya orang-orang kudus Elohim telah mengucapkan karena dihasilkan oleh Roh Kudus. (2 Petrus 1:20-21)

Alkitab adalah Firman Tuhan yang sempurna dan tidak memiliki kesalahan apa pun, serta merupakan otoritas tertinggi bagi orang-orang Kristen.

ALLAH (Tuhan)

Tuhan dikenal sebagai Allah. Ia adalah Esa yang absolut (Tauhid). Sura 112 menyatakan: “Ia adalah Allah, Yang Esa dan satu-satunya.”

Menempatkan seseorang atau sesuatu sebagai setara dengan Allah adalah sebuah dosa sirik (politeisme). Karena itu ia tidak memiliki partner yang setara, anak atau Putra dan karena itu Islam menolak Trinitas (tathlith) – (Sura 4:171)

Muslim bingung dengan konsep Trinitas Kristen sebab yang mereka pahami adalah Tuhan Bapa, Maria sebagai ibu dan Yesus sebagai PutraNya (Sura 5:116)

YAHWEH (Tuhan)

Tuhan yang Esa adalah sebuah Trinitas yang kekal, yang terdiri dari Bapa, Putra dan Roh Kudus. Bukan 3 Tuhan, melainkan Tuhan yang esa: “Pada mulanya Elohim....”, “Oleh karena itu, dengan pergi, muridkanlah semua bangsa dengan membaptiskan mereka ke dalam Nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.” (Kejadian 1:1, Matius 28:19)

[Dan Elohim berfirman lagi kepada Musa, “Katakan demikian kepada bani Israel: YAHWEH, Elohim leluhurmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak, dan Elohim Yakub, telah mengutus aku kepadamu. Itulah Nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah pengingat bagi-Ku turun-temurun.” (Keluaran 3:15)

“Akulah YAHWEH, itulah Nama-Ku, dan Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain, dan pujian-Ku kepada patung.” (Yesaya 42:8)

“Percayalah kepada-Ku bahwa Aku ada di dalam Bapa, dan Bapa di dalam Aku, jika tidak, percayalah juga kepada-Ku karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.” (Yohanes 14:11)]

ALLAH BUKANLAH TUHAN YANG MENGASIHI

Allah bukanlah Tuhan yang mengasihi. Ia tidak mengasihi orang berdosa (Sura 2:276, 3:57, 4:107).

TUHAN ITU KASIH

Tuhan itu kasih. Kristus mati untuk orang berdosa karena Tuhan mengasihi umat manusia: Sebab Elohim demikian mengasihi dunia ini, sehingga Dia mengaruniakan Putra-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, melainkan dapat memperoleh hidup kekal. Namun, Elohim menunjukkan kasih-Nya sendiri kepada kita, bahwa ketika kita masih berdosa, Kristus sudah mati demi kita. (Yoh.3:16, Rom.5:8)



ALLAH BUKANLAH BAPA

Allah tidak dapat dikenal dan tidak dipanggil sebagai “Bapa”. Ia transenden (tanzih) dan berkuasa.

YAHWEH ELOHIM ADALAH BAPA

Tuhan telah mengadopsi orang-orang yang percaya pada Putra-Nya sebagai anak-anak-Nya: Hai yang terkasih, sekarang kita adalah anak-anak Elohim (1Yohanes 3:2)

Tuhan adalah Bapa Surgawi yang dapat dikenal. Ia transenden dan dapat dibuktikan; penuh karunia dan kemuliaan: Apakah Aku ini Elohim dari dekat, firman YAHWEH, dan bukan Elohim dari jauh? Atau dapatkah seseorang menyembunyikan dirinya di tempat rahasia sehingga Aku tidak dapat melihatnya? Firman YAHWEH, bukankah aku yang memenuhi langit dan bumi? Firman YAHWEH.

ALLAH ADALAH PENCIPTA

Allah adalah pencipta dunia ini (Sura 23:14, 6:102, 13:16).

YAHWEH ADALAH PENCIPTA

Yahweh itu Maha Kuasa, Pencipta dan Penopang dunia ini (Kej.1:1, 2:8; Mazmur 148:5)

ALLAH TIDAK MENYATAKAN DIRINYA KEPADA UMAT MANUSIA

Allah tidak memerlukan siapapun (Sura 31:26). Allah menakdirkan segala sesuatu; takdir ciptaan sudah ditetapkan (Sura 25:2, 65:3). Ia menentukan semua menurut kemurahan dan hikmat-Nya (Sura 2:216, 42:27). Segala sesuatu diatur oleh Allah (Sura 85:16). Ia dapat mendatangkan yang baik maupun yang jahat.

YAHWEH (BAPA SURGAWI) TELAH MENYATAKAN DIRI-NYA DI DALAM YESUS

Ia telah menyatakan diri-Nya kepada umat manusia dalam diri Yesus: “Yesus menjawab: ...Barangsiapa telah melihat Aku telah melihat Bapa” (Yoh. 14:9)

ATRIBUT-ATRIBUT DAN TINDAKAN-TINDAKAN

Allah dapat dipahami melalui 99 nama-Nya yang indah (Sura 7:180) walaupun ada lebih dari 99 nama yang terdapat di dalam Qur’an. Sebagai contoh, nama-nama itu menyatakan atribut-Nya: kudus, kekal, Esa, Yang Tersembunyi, Sang Manifest, Terang, Yang Tertinggi, Maha Hadir, Yang Hidup, Maha Kuasa, Maha Melihat, Maha Mendengar, Yang Bijak, Yang Menguasai, Yang Kuat dan Yang Licik (Sura 3:54, 8:30). Dan nama-nama itu menyatakan tindakan-Nya: memimpin, menyediakan, lembut, adil, pemurah, menyakiti, menahan, membalas dendam, memuliakan dan menyesatkan (Sura 6:39).

Beberapa tindakan dan atribut Allah tidak konsisten dengan Tuhan yang diceritakan Alkitab

ATRIBUT-ATRIBUT DAN TINDAKAN-TINDAKAN

Di dalam Alkitab Tuhan digambarkan sebagai yang kekal, penuh kemuliaan, Maha Kuasa, Maha Pemurah, suci, benar, mengampuni, Maha Kuasa, tidak terbandingkan, dan Maha Hadir. Tindakan-tindakan-Nya penuh kasih, adil dan bijaksana

YESUS (ISA)

Di dalam Qur’an, Yesus disebut sebagai ‘Isa, dan sering disebut ‘Isa Putra Maryam. Di banyak tempat Ia disebut ‘Rasul Allah’ (Sura 3:49), tetapi juga ‘hamba Allah’ (Sura 19:30), Al-Masih (Sang Mesias, namun tidak seperti yang dimaksudkan Alkitab) (Sura 3:45), tanda untuk umat manusia (Sura 19:21), perkataan Allah (Sura 4:171) dan roh dari-Nya (Sura 21:91).

YESUS

Alkitab mempunyai banyak nama untuk Yesus, diantaranya adalah: Pencipta, Juruselamat, Firman, Yang Kudus, Citra Tuhan, Tuhan, Raja Damai dan Pengantara.

KELAHIRAN OLEH PERAWAN

Isa/Yesus dilahirkan oleh perawan Maria, dan adalah manusia sejati (Sura 3:42-47).

KELAHIRAN OLEH PERAWAN

Yesus dilahirkan oleh perawan Maria dan adalah manusia seutuhnya: Dan Firman itu sudah menjadi daging dan berdiam diantara kita (Yoh.1:14)

YESUS BUKANLAH PUTRA TUHAN

Yesus adalah ciptaan dan hanyalah seorang manusia (Sura 3:59, 5:75). Yesus bukanlah Putra Allah dan tidak ilahi (Sura 9:30, 19:34:35).

YESUS ADALAH PUTRA YAHWEH Elohim

Yesus manusia sejati dan Tuhan sejati. Ia adalah Putra Elohim (Tuhan): Dan perhatikanlah suatu suara dari surga yang mengatakan, ‘Inilah Putra-Ku Yang Terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan’. (Mat.3:17, Yoh.1:14, 18).

YESUS ADALAH SEORANG NABI

Yesus adalah seorang nabi yang besar yang diutus Allah dan yang dihormati di dunia dan akhirat (Sura 3:45). Ia mengumumkan Muhammad sebagai nabi yang berikutnya dan yang terakhir (Sura 61:6).

YESUS ADALAH PEMENUHAN SEMUA NABI

Yesus adalah penggenapan Hukum Taurat dan para nabi: Janganlah mengira bahwa Aku datang untuk membatalkan Torat atau kitab para nabi. Aku datang tidak untuk membatalkannya, melainkan untuk menggenapinya (Mat.5:17).

YESUS MENGADAKAN MUJIZAT

Yesus adalah seorang pembuat mujizat. ‘Atas seijin Allah’ Ia menghidupkan patung burung yang terbuat dari tanah liat (kata khalaqa dalam bahasa Arab hanya digunakan untuk karya Tuhan dalam menciptakan). Ia menyembuhkan, membangkitkan orang mati dan mengetahui yang tidak diketahui (Sura 3:49)

YESUS MENGADAKAN MUJIZAT

Yesus mengadakan mujizat-mujizat selama pelayanan-Nya di dunia untuk menyatakan kemuliaan-Nya: Yesus melakukan hal ini di Kana, Galilea, sebagai awal dari tanda-tanda ajaib, dan Dia menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya (Yoh.2:11).

Termasuk menghidupkan orang mati: ...Dia berseru dengan suara nyaring, ‘Lazarus keluarlah!’ Dan orang yang telah meninggal itu keluar sambil terikat kedua kaki dan tangannya dengan kain kafan, dan mukanya masih terbungkus dengan sapu tangan (Yoh.11:43-44).

YESUS TIDAK MATI DI SALIB DAN TIDAK BANGKIT DARI KEMATIAN

Yesus tidak mati di salib dan Ia tidak bangkit dari kematian. Ada orang lain yang mati menggantikan Yesus di salib. Orang Muslim percaya bahwa Allah tidak akan mengijinkan salah-satu nabi-Nya untuk mengalami kematian yang penuh kehinaan (Sura 4:157).

YESUS MATI DI SALIB DAN BANGKIT KEMBALI

Yesus mati di salib karena dosa manusia. Dan saat itu jam ketiga, dan mereka telah menyalibkan Dia (Mark.15:25). Ia mengalahkan maut dan dibangkitkan dari antara orang mati pada hari ketiga: Ketika Yesus bangkit pagi-pagi sekali pada hari pertama minggu itu, Ia menampakkan diri kepada Maria Magdalena...(1Kor. 15:3-8, Rom.4:25).

YESUS NAIK KE SURGA

Orang Muslim percaya bahwa Yesus terangkat ke surga, disana Ia hidup dan suatu hari nanti akan kembali (Sura 3:55, 4:157-8).

YESUS NAIK KE SURGA

Ia terangkat ke surga dan duduk di sebelah kanan Tuhan (Yahweh) Sang Bapa hingga kedatangan-Nya yang kedua: Sesungguhnya setelah berbicara dengan mereka, kemudian Tuhan terangkat ke surga, dan Dia duduk di sebelah kanan Elohim (Mark.16:19).

YESUS AKAN DATANG KEMBALI TAPI SEBAGAI SEORANG MUSLIM

Yesus akan datang kembali ke dunia pada kedatangan-Nya yang kedua, ia akan menikah, mempunyai anak-anak, membuat semua orang Kristen memeluk Islam, beberapa tradisi mengatakan Ia akan menghancurkan orang Yahudi, mematahkan semua salib, memerintah sebagai raja orang-orang Muslim, membunuh semua babi dan dikuburkan di samping Muhammad di Medina (Sahih Muslim vol.1, buku 1, bab 71, hal. 104).

YESUS AKAN DATANG KEMBALI SEBAGAI RAJA ATAS SEGALA RAJA DAN TUHAN SEGALA TUAN

Dan mereka akan melihat Anak Manusia ketika datang di atas awan di langit dengan kuasa dan kemuliaan yang besar. Dan Dia akan mengutus para malaikat-Nya dengan suara sangkakala yang membahana, dan mereka akan mengum-pulkan orang-orang pilihan-Nya dari ke-empat penjuru mata angin, dari ujung langit sampai ke ujungnya (Mat.24:30-31).

ROH KUDUS

Qur’an hanya berbicara samar-samar mengenai suatu roh, yang kadangkala disebut ‘roh kudus’ (rul al-qudus) (Sura 16:102). Orang Muslim mengidentikasi Roh Kudus sebagai malaikat Gabriel.

ROH KUDUS

Roh Kudus adalah bagian dari Trinitas: Kemudian Yesus berkata lagi kepada mereka, ‘damai sejahtera bagimu! Sama seperti Bapa telah mengutus Aku, Aku juga mengutus kamu!’ Dan setelah mengatakan hal itu, Dia menghembuskan nafas dan berkata kepada mereka, ‘Terimalah Roh Kudus!’ (Yoh.20:21-22).

PENCIPTAAN

Allah menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari (Sura 29:44, 50:38)

PENCIPTAAN

Tuhan menciptakan alam semesta dalam 6 hari. Pada awalnya Elohim menciptakan menciptakan langit dan bumi (Kej.1:1).

PENCIPTAAN MANUSIA

Allah menciptakan manusia baik dari tanah liat maupun darah untuk menyembah dan taat pada-Nya (Sura 32:7, 96:2, 51:56). Ia meminta nasehat dari para malaikat-Nya dalam menciptakan manusia (Sura 2:30).

PENCIPTAAN MANUSIA

Tuhan menciptakan manusia menurut citra-Nya: lalu Elohim menciptakan manusia menurut citra-Nya. Dalam citra Elohim, dia telah menciptakannya; laki-laki dan perempuan Dia telah menciptakan mereka (Kej.1:27).

ADAM DAN HAWA DICIPTAKAN LEMAH

Adam diciptakan ‘lemah’, yaitu tidak sempurna (Sura 4:28).

ADAM DAN HAWA DICIPTAKAN TIDAK BERDOSA

Tuhan menciptakan Adam dan Hawa tanpa cela dan tidak berdosa.

KEJATUHAN MANUSIA

Kisah mengenai kejatuhan manusia sebenarnya merupakan pertikaian seimbang antara Allah dan Satan (Sura 7:11-17, 24). Satan tidak taat kepada Tuhan dan karena dia tidak sujud di hadapan Adam. Adam dan Hawa terjebak dalam pertikaian ini dan digoda satan di Firdaus (surga).

KEJATUHAN MANUSIA

Satan mencobai Hawa untuk berdosa. Hawa kemudian menggoda Adam. Mereka berdua tidak menaati Tuhan dan makan buah terlarang: Dan perempuan itu melihat bahwa pohon itu baik sebagai makanan, dan karena daya tariknya bagi mata, maka pohon itu diinginkan untuk membuat bijaksana, dan dia memetik buahnya dan memakannya, dan juga membe-rikannya kepada suaminya, yang ada bersamanya dan dia memakannya (Kej.3:6).

AKIBAT JATUH DALAM DOSA

Adam dan Hawa bertobat dan Tuhan menerimanya (Sura 2:37, 7:23). Adam dan Hawa kemudian dibuang ke bumi tanpa dosa (Sura 2:36). Karena dosa mereka adalah kesalahan pribadi maka tidak diwariskan kepada seluruh umat manusia. Oleh karena itu tidak perlu ada Juruselamat untuk menebus dosa.

AKIBAT JATUH DALAM DOSA

Dosa terhadap Tuhan mengakibatkan pengusiran mereka dari taman Eden dan terpisah dari Tuhan: Oleh sebab itu YAHWEH Elohim memerintahkannya keluar dari Taman Eden...(Kej.3:23). Oleh karena itu untuk menye-lamatkan umat manusia harus ada Adam yang kedua (Yesus) yang akan menjadi kurban darah, mema-tahkan kuasa dosa dan memu-lihkan keterpisahan antara Tuhan dan manusia.

SETELAH KEMATIAN

Saat ajal, malaikat Izra’il memisahkan jiwa dari tubuh (Sura 32:11). Dalam kubur ada pengujian oleh malaikat Munkar dan Nakir, yang kadangkala dibarengi dengan penyiksaan. Mendo-akan orang mati mendatangkan pahala (Sura 59:10). Antara maut dan Hari Penghakiman (yaum al-hisab) jiwa beristirahat di purgatori (barzakh).

SETELAH KEMATIAN

Kristus akan datang kembali untuk menghakimi dunia. Hanya Tuhan Sang Bapa yang mengetahui kapan waktunya. Kristus akan datang sebagai Raja atas segala raja dalam kekuatan dan kemegahan, diiringi para malaikat. Orang mati akan dibangkitkan: Dan kemudian mereka akan melihat Anak Manusia tatkala datang di awan-awan dengan kuasa dan kemuliaan yang besar. Dan kemudian, dia akan mengutus para malaikat-Nya, dan akan mengumpulkan umat pilihan-Nya dari ke-empat penjuru angin, dari ujung bumi sampai ke ujung langit (Mark.13:26-27).

HARI PENGHAKIMAN

(yaum ad-din)

Malaikat Israf’il akan meniup terompet (sur) untuk mengumumkan hari terakhir. Orang mati akan dibangkitkan (sura 39:67-75). Perbuatan baik dan perbuatan jahat akan ditimbang (Sura 21:47, 23:102-103). Akan ada jembatan yang tipis untuk diseberangi manusia (jembatan sirat) diatas api neraka. Orang-orang yang amal baiknya melebihi perbuatan yang jahat akan dapat menyeberanginya.

Keselamatan dalam Islam adalah melalui amal, tapi tidak ada jaminan dan tidak ada yang dapat memastikan.

HARI PENGHAKIMAN

Semua orang harus menghadap tahta penghakiman Kristus. Mereka yang tidak beriman kepada Kristus akan dihukum dengan penghukuman kekal. Bagi orang Kristen, hanya pekerjaan merekalah yang akan dihakimi: Sebab seharusnyalah kita semua dinyatakan di hadapan tahta pengadilan Kristus, sehingga tiap-tiap orang dapat menerima hal-hal di sekujur tubuhnya, sesuai dengan apa yang telah dia lakukan, entah itu baik ataupun jahat (2Kor.5:10, Yoh.3:18, Mat.25:31-46).

TANDA-TANDA AKHIR JAMAN

Hanya Allah dan Yesus yang mengetahui kapan waktunya Hari Peghakiman. Yesus mempunyai penge-tahuan akan waktu (Sura 43:61). Tanda-tanda hari terakhir yang lebih kecil adalah: meningkatnya ketidak-adilan, dosa, tidak beriman, malu dan kesengsaraan. Tanda-tanda yang lebih besar adalah Anti-Kristus (Dajjal), Binatang dari bumi, terbitnya matahari di barat, kembalinya Yesus, Gog dan Magog, dan kedatangan Mahdi. Pada Hari Penghakiman semua makhluk akan mati dan alam semesta akan dihancurkan.

Ada banyak tanda akhir jaman yang mirip dalam kedua agama ini.

TANDA-TANDA AKHIR JAMAN

Tanda-tanda akhir jaman meliputi: perang, bencana alam, nabi palsu, dan meningkatnya dosa di dalam dunia: ...Sebab banyak orang akan datang atas nama-Ku dengan mengatakan: ‘Akulah Mesias’; dan mereka akan menyesatkan banyak orang. Dan kamu akan segera mendengar peperangan dan berita-berita perang. Perhati-kanlah, dan janganlah ketakutan, karena seharus-nyalah semuanya itu terjadi, tetapi hal itu belumlah kesudahannya. Karena bangsa akan bangkit melawan bangsa, ...dan akan terjadi kelaparan dan wabah penyakit (Mat.24:5-8).

Bumi akan dibakar dengan api. Akan ada langit baru dan bumi baru untuk didiami orang percaya: ‘...karena langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu...’(Wah.21:1).

DOSA

Dosa adalah ketidaktaatan terhadap hukum ilahi. Akan menjadi dosa jika dilakukan dengan sengaja. Ada dosa besar dan dosa kecil.

DOSA

Dosa adalah kegagalan untuk berse-suaian dengan hukum moral Tuhan dalam tindakan, tingkah-laku atau natur.

MANUSIA TIDAK BERDOSA

Tuhan mendapati Muhammad tersesat (sebelum pewahyuan Sura 93:7), Muhammad memohon pengampunan (Sura 47:19), Tuhan membimbingnya dan memberikannya pengampunan (Sura 48:2).

Manusia pada dasarnya tidak berdosa. Anak-anak dilahirkan tanpa dosa. Manusia memilih untuk berdosa atau tidak.

NATUR MANUSIA ADALAH BERDOSA

Manusia pada dasarnya berdosa karena ia mewarisi natur yang diwariskan oleh manusia pertama yang jatuh dalam dosa (Adam).

Sebab itu sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia melalui satu orang dan maut masuk melalui dosa itu, demikian juga maut menjalar kepada semua manusia, karena semua orang telah berbuat dosa (Roma 5:12).

YESUS TIDAK BERCELA

(Sura 19:19).

“Ia (Jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.”

YESUS TIDAK BERDOSA

Yesus tanpa dosa, tetapi Tuhan membuat Dia memiliki natur kita dan di salib Ia menjadi dosa sehingga kita dapat memperoleh kebenaran Tuhan:

KESELAMATAN MELALUI PERBUATAN

Manusia harus tunduk kepada Allah untuk mendapatkan pengampunan. Tidak ada penebusan dosa di dalam Islam (Sura 17:15). Tidak ada kepastian keselamatan karena Allah ‘mengampuni yang dikehendaki-Nya dan menghukum yang dikehendaki-Nya’ (Sura 2:284).

Hanya perbuatan yang diperhitungkan. Hadith menjadi cetak biru tentang bagaimana seorang Muslim harus menjalani hidupnya. Qur’an dan Hadith memberikan 5 kewajiban untuk dilaksanakan oleh orang Muslim. Ke-5 kewajiban itu adalah: pengakuan iman, doa, puasa, sedekah dan ibadah Haji ke Mekkah.

Jalan keselamatan bagi seorang Muslim adalah melalui tuntunan (huda) dan amal baik. Tidak ada kepastian.

KESELAMATAN MELALUI IMAN

Keselamatan diperoleh melalui iman pada karya penyelamatan Yesus di salib dan bukan melalui pekerjaan baik. Karunia Tuhan adalah pemberian yang cuma-cuma; orang tidak harus bekerja untuk mendapatkan pemberian ini: Sebab oleh anugerah kamu telah diselamatkan melalui iman, dan hal ini bukanlah dari kamu, karunia itu dari Elohim, bukan dari perbuatan, supaya jangan seorangpun menyombongkan diri (Ef.2:8-9). Pekerjaan baik adalah buah dari keselamatan ini.

Dengan percaya bahwa Yesus telah mati dan bangkit kembali membawa rekonsiliasi dengan Tuhan, pengam-punan dosa dan keselamatan: Dan Aku sekali-kali tidak akan diingatkan tentang dosa-dosa mereka dan kedurhakaan-kedurhakaan mereka (Ibr.10:17).

Dalam kekristenan kita mempunyai keselamatan melalui karya penebusan Kristus, bukan melalui per-buatan baik.

SURGA (FIRDAUS)

Surga (janna, firdaus) adalah sebuah tempat yang sensual dengan kesenangan dan kenikmatan. Di firdaus Allah tidak bersekutu dengan orang beriman. Disana orang beriman akan menemukan

SURGA

Surga adalah tempat sempurna dimana ada sukacita abadi, penyembahan dan kekudusan, disana Tuhan akan disembah dan dilayani selamanya:

NERAKA

Neraka (al-Nar atau Jahannum) adalah tempat orang-orang berdosa disiksa dengan api (Sura 78:21-30). Mereka yang ada dalam surga ‘tidak hidup dan juga tidak mati’ (Sura 87:13). Disana ada air mendidih untuk diminum dan makan yang pahit untuk dimakan (Sura 88:5-7).

Neraka mempunyai 7 ruangan. Yang pertama adalah api purgatori (Jahannum) bagi orang Muslim. Yang kedua adalah api yang menyala-nyala (Laza) bagi orang-orang Kristen, yang tidaklah kekal. Yang ketiga adalah api yang besar (Hutama) bagi orang Yahudi, yang tidak kekal (Sura 104:4). Yang keempat adalah api yang sangat panas (Sa’ir) untuk orang Sabian, yang tidak kekal (Sura 2:62). Yang kelima adalah api yang sangat panas (Sakar) untuk penganut Zoroaster. Yang keenam adalah api yang kejam (Jahim) untuk para penyembah berhala dan politeis, yang adalah api yang kekal. Yang ketujuh adalah jurang (Hawiya) untuk orang-orang yang munafik (Sura 101:9).

Muhammad bersyafaat untuk orang Muslim di purgatori (Sura 5:69).

Dalam Hadith dicatat bahwa Muhammad menceritakan neraka akan dipenuhi oleh orang-orang miskin dan wanita (sahih Al Bukhari 301:1).

NERAKA

Alkitab menggambarkan neraka sebagai tempat penderitaan dan penghukuman kekal: Dan mereka ini akan menuju ke dalam penghukuman kekal, tetapi orang-orang benar ke dalam kehidupan kekal...Adalah baik bagimu bermata satu masuk ke dalam kerajaan Elohim, daripada mempunyai dua mata dilemparkan ke dalam neraka api, ...dan apinya tak pernah padam (Mat.25:46, Mark.9:47-48).

Orang-orang yang tidak bertobat dari dosa mereka dan tidak percaya pada Kristus akan berakhir di neraka: YESUS berkata kepadanya, ‘Akulah kebangkitan dan hidup. Siapa yang percaya kepada-Ku, walaupun sudah mati, ia akan hidup. Dan setiap orang yang hidup serta percaya kepada-Ku sekali-kali tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?’ (Yoh.11:25-26).

Melalui iman dalam Kristus semua orang Kristen (baik pria maupun wanita sama-sama) mempunyai kepastian masuk surga.

NABI-NABI

Nabi-nabi adalah orang-orang yang dipilih dan disiapkan Allah untuk mengingatkan manusia akan diri-Nya dan untuk memberitahukan perintah-perintah-Nya. Mereka adalah orang-orang yang benar, pembuat mujizat, tidak berdosa dan tidak bercela. Masing-masing mereka mempunyai berita yang sama dan seringkali diperlakukan dengan jahat oleh orang-orang yang tidak beriman (Sura 21;25, 36).

Adam adalah nabi yang pertama. Beberapa nabi yang terkenal adalah: Nuh sang pengkhotbah Allah, Abraham sahabat Allah, Musa yang berbicara dengan Allah, Yahya pembaptis dan Isa (Yesus). Ada 3 nabi sebelum Islam, yaitu Hud nabi dari suku kuno Ad, Salih nabi suku Thamud dan Shu’aib nabi suku Madyan. Orang Muslim percaya bahwa Muhammad adalah nabi yang terakhir dan penutup semua nabi. Ia adalah nabi yang terbesar dari semua nabi (Sura 33:40, 61:6).

NABI-NABI

Nabi-nabi di Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dipilih oleh Tuhan, bukan karena hidup mereka yang tanpa dosa tetapi karena ketaatan mereka kepada Tuhan. Dari semua nabi yang ada di Perjanjian Lama dan Baru, Yesus dipandang sebagai nabi yang terbesar. Elohim telah berbicara dalam banyak kesempatan dan dengan berbagai cara pada zaman dahulu kepada para leluhur melalui para nabi. Pada masa terakhir ini dia berbicara kepada kita di dalam Putra, yang Dia telah menetapkan sebagai ahli waris segala sesuatu...(Ibr.1:1-2).

Yesus mempunyai murid-murid untuk menolong-Nya selama pelayanan-Nya di bumi. Kemudian mereka menyebar-kan Injil-Nya ke seluruh dunia.

ANAK-ANAK IBRAHIM: ISMAIL DAN ISHAK

Hagar (Hajar), budak Abraham (Ibrahim) melahirkan Ismail. Sarah, istrinya melahirkan Ishak (Sura 14:39).

Tradisi menjadikan Ismail bapa bangsa Arab karena melalui garis keturunan-nyalah Muhammad dilahirkan.

Orang Muslim percaya bahwa Abraham dan Ismail mendirikan Ka’aba (rumah Allah) di Mekkah (Sura 2:124-125).

ANAK-ANAK ABRAHAM: ISMAIL DAN ISHAK

Hagar budak Abraham melahirkan Ismail dan Sarah istrinya melahirkan Ishak. Dan Hagar melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abram dan Abram menyebut nama anak yang telah Hagar lahirkan: Ismael (Kej.16:15).

Maka mengandunglah Sara, lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham pada masa tuanya, pada waktu yang telah ditetapkan, sebagaimana Elohim telah berfirman kepadanya. Dan Abraham menyebut nama anak yang baru dilahirkan baginya, yang telah Sara lahirkan baginya itu, Ishak. (Kej.21:2-3).

ISMAIL: ANAK KURBAN

Melalui garis keturunan Ishak banyak nabi dilahirkan, termasuk Daud dan Yesus. Orang Muslim percaya bahwa Ishak adalah anak yang dijanjikan, tetapi bukan yang dikurbankan (Sura 11:69-73, 37:112-113).

Iman Abraham diuji dengan adanya perintah untuk mengurbankan putra-Nya. Allah mengirim malaikat dengan seekor domba yang dikurbankan menggantikan putranya (Sura 37:100-111). Qur’an tidak menyebutkan nama putra itu, tradisi menyebutkan nama kedua putra Abraham, dan sejak abad pertengahan orang mengatakan bahwa Ismail yang dikurbankan.

Ismail dipandang sebagai seorang nabi (sura 2:136). Abraham meninggalkan Hagar dan Ismail di Mekkah dan Allah menyediakan air untuk mereka minum di sebuah tempat yang disebut Zamzam. Sekarang tempat ini dikunjungi oleh orang Muslim dalam perjalanan Haji ke Mekkah.

ISHAK: ANAK YANG DIJANJIKAN

Ishak adalah anak pilihan, yang dari garis keturunannya Mesias dilahirkan: Namun, Elohim berfirman, ‘Sara, istrimu pasti akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau harus memanggil namanya Ishak, dan Aku telah membangun perjanjian-Ku dengannya, untuk suatu perjanjian yang kekal bagi keturunannya sesudah dia.’ (Kej.17:19).

Sebagai sebuah ujian iman, Dan Dia berfirman, ‘Bawalah sekarang anak laki-lakimu yang tunggal, yang engkau kasihi, yakni Ishak, dan pergilah engkau ke tanah Moria, dan persembahkanlah dia disana sebagai persembahan bakaran di atas salah-satu gunung yang akan kukatakan kepadamu’ (Kej.22). Pada saat terakhir, Tuhan mengirim malaikat untuk menghentikan Abraham membu-nuh Ishak, dengan memberikannya seekor domba. Abraham lulus dalam ujian imannya.

Di dalam Alkitab dikatakan bahwa Abraham bersiap untuk mengur-bankan putranya Ishak, anak yang dijanjikan, dan bukan Ismail.

MALAIKAT

Malaikat diciptakan Allah dari api (Sura 7:12). Peran mereka adalah untuk menjaga orang beriman, memuji Allah dan menjaga Qur’an (Sura 3:124-125). Mereka adalah pendoa syafaat yang mendoakan para nabi dan orang-orang beriman (Sura 33:43-56).

Jumlah malaikat tidak diketahui, namun demikian ada 4 malaikat yang menon-jol: Jibril (Gabriel), Isra’fil yang meniup terompet pada Hari Penghakiman, Mika’il (Mikael) yang mendatangkan hujan, dan Izra’il malaikat maut.

Ada 2 malaikat yang setiap hari mencatat perbuatan baik dan perbua-tan jahat semua manusia (Sura 82:10-12).

MALAIKAT

Malaikat diciptakan oleh Tuhan: Karena di dalam Dia telah diciptakan segala sesuatu yang ada di dalam surga dan yang ada di atas bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, ...(Kol.1:16). Mereka disebut roh-roh yang melayani dan Tuhan memerintahkan mereka untuk menolong manusia. Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk pelayanan sehubungan dengan mereka yang segera akan mewarisi keselamatan? (Ibr.1:14). Mereka menjaga dan melepaskan (dari kesulitan) dan membimbing langkah kita. Mereka mengelilingi tahta Tuhan, memuji dan melayani-Nya (Yes.6:1-6).

Jutaan malaikat siap menerima perintah Tuhan. Mikael adalah panglima malaikat, Gabriel adalah salah-satu dari para malaikat yang terkenal, dan ia adalah utusan Tuhan yang membawa kemurahan dan janji Tuhan. Ia selalu membawa kabar baik. Akulah Gabriel, yang berdiri di hadapan Elohim dan aku telah diutus untuk berbicara kepadamu dan menyampaikan kabar baik ini kepadamu (Luk.1:19).

SATAN

Mulanya Satan adalah malaikat, tetapi tidak taat kepada Tuhan dan tidak bersujud kepada Adam dan akibatnya ia dilempar keluar dari surga (Sura 2:34).

SATAN

Awalnya Satan adalah panglima malaikat. Sebelum dunia diciptakan ia memimpin pemberontakan di surga melawan Tuhan, dan dilempar keluar dari surga selamanya (Yes.14:12-15). Setelah hari Penghakiman ia beserta para malaikatnya yang juga jatuh atau roh-roh jahat akan selamanya berada di neraka: Lalu, Dia akan berkata pula kepada mereka yang di sebelah kiri: ‘enyahlah daripada-Ku orang-orang yang terkutuk ke dalam api kekal yang sudah disediakan bagi si Iblis dan para malaikatnya.’ Dan si Iblis yang menyesatkan mereka dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang........... (Mat.25:41, Wah.20:10).

JIN-JIN

Jin adalah makhluk antara (setengah) malaikat dan manusia yang diciptakan Allah dari api yang tidak berasap dan berasal dari dunia roh (Sura 55:15). Mereka diciptakan untuk menyembah Allah (Sura 51:56). Jin dapat melahirkan anak, merasuki manusia, mempunyai tempat tinggal (Mis. di pohon-pohon) dan dapat berubah bentuk menjadi sapi, domba, dan lain-lain. Walaupun secara teori mereka netral kebanyakan jin dianggap jahat. Jin dapat berupa orang beriman maupun orang tidak beriman (Sura 6:130, 72:1-17).

Setan (shaitan) adalah jin yang menutupi kebenaran, dan Iblis (si Jahat) adalah salah satunya (Sura 15:50). Ia adalah jin yang memimpin jin yang jahat. Iblis ditakdirkan untuk dilemparkan ke dalam api neraka pada Hari Penghakiman.


IMAN

Iman adalah mengaku dengan lidah bahwa “tidak ada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan-Nya”, keyakinan batin dan melaksanakan tugas-tugas dan kewajiban-kewajiban agama.

IMAN

Iman adalah mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan mengakui bahwa Ia mati di salib dan bangkit dari kematian. Melalui inilah ada pengam-punan dosa dan hidup kekal. Iman adalah hubungan pribadi dan sebuah hubungan yang hidup dengan Tuhan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar