Rabu, Juni 16, 2010

Tuhan dan Piala Dunia

Ratusan juta orang menonton dan terlibat secara emosional, sejenak dunia bersatu dan bergandengan tangan untuk larut dalam moment kegembiraan yang hanya dilaksanakan 4 tahun sekali, para pendukung pun sepanjang pertandingan kedua belah supporter tidak henti mungkin berharap-harap cemas bahkan mungkin seorang atheis pun karena ketegangan yang tinggi melihat kesebelasan negara atau favoritnya, dalam hati pun mungkin terucap “oh please God…”



Lalu Tuhan yang baik yang memperhatikan, atau bahkan menonton dan menikmati setiap pertandingan hanya tersenyum, mungkin juga tertawa girang melihat manusia-manusia dibumi melupakan sejenak hiruk pikuk masalah untuk larut bersama dalam pertandingan demi pertandingan, semalam pertandingan Inggris melawan Amerika Serikat, mungkin kedua suproter berdoa kepada Tuhan agar masing-masing Negara atau kesebelasan favorit mereka yang memenangkan pertandingan, mungkin biar adil Tuhan menjawab keduanya dengan hasil imbang 1-1, meski saya pribadi tidak begitu senang dengan blunder yang dilakukan kiper Inggris dan banyaknya peluang yang terbuang oleh kesebelasan Inggris.

Lalu dalam hati kecil saya bertanya, mungkin bukan pertanyaan penting atau pertanyaan teologis, suatu pertanyaan spontan saja, apakah Tuhan menyukai sepak bola? Apakah Tuhan menikmati pertandingan demi pertandingan, tentu yang tanpa huru-hara atau ribut antar suproter atau pemain, apakah Tuhan mempunyai kesebelasan favorit atau pemain bola favorit? Mungkin Kaka atau Lucio dari kesebelasan Brazil yang begitu devoted kepada Tuhan? atau Tuhan bersorak girang “Gooollll” ketika kesebelasan favorit atau pemain favoritnya menciptakan gol?
Tentu tidak mungkin secara eksplisit saya dapatkan jawabannya di Alkitab, atau secara khusus saya berdoa untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang penting /tidak penting tersebut, asal jangan karena piala dunia jadi lupa ke gereja, karena alasan piala dunia kan 4 tahun sekali, gereja bisa minggu depan, atau hal-hal lainnya yang membuat pekerjaan atau tanggung jawab terbengkalai, apalagi sampai berjudi atau menghabisi diri karena kesebelasan favoritnya kalah.
Saya hanya bisa membayangkan bagaimana suasana surga menyaksikan moment piala dunia ini, karena yang tercatat di Alkitab seisi sorga bersuka cita ketika ada satu orang yang bertobat, namun tak bisa diketahui apa seisi sorga bersorak kegirangan bila ada pemain seperti Kaka atau Lucio mencetak gol?, dan mempertunjukan kaus putih yang sudah dipersiapkan dengan tulisan “I LOVE JESUS”
Piala dunia masih akan terus membuat suatu memori indah atau tak indah, decak kagum atau tangis kecewa, yang pasti yang saya inginkan semoga kebersamaan ini jangan cepat berakhir, jangan sampai menunggu 4 tahun lagi untuk bisa larut dalam kebersamaan melupakan segala perbedaan yang ada.

Ini sekedar rasa penasaran saja yang lahir dari suatu kekinian moment piala dunia, saya hanya dapat membayangkan Tuhan disenangkan lewat piala dunia, entah bagaimana caranya, kerinduan saya DIA disenangkan lewat apapun juga yang dapat menyenangkan hati-Nya. (by TonyPaulo)

Daftar Semua buku Rohani tentang Olahraga, Baca juga Football with Jesus

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar