Minggu, Juni 27, 2010

Berita Mingguan 26 Juni 2010

HATI-HATILAH TERHADAP KRISTUS-KRISTUS PALSU
Tuhan Yesus dan Rasul-rasul memperingatkan akan kristus-kristus palsu. Tuhan Yesus bernubuat bahwa pada akhir zaman akan muncul banyak sekali kristus palsu. "Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga....Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya" (Mat. 24:24, 26). Kita melihat penggenapan nubuat yang menakjubkan ini dalam banyak kejadian. Ada kristusnya Katolik yang didominasi oleh ibunya, kristusnya Mormon yang adalah saudara Setan, kristusnya Saksi Yehovah yang adalah makhluk roh yang diciptakan, kristusnya Da Vinci Code yang menikah dengan Maria Magdalena, kristus revolusioner milik theologi pembebasan, kristus liberal milik kelompok Jesus Seminar, kristus mitologis yang hanyalah mitos kafir seperti Mithras, kristus yang kontemplatif dan asketik (petapa yang menyiksa diri) milik biara-biara, kristus homoseksual dalam drama Corpus Christie, kristus yang hippie dalam film Jesus Christ Superstar, kristus avatar milik Madame Blavatsky, kristus yang adalah guru timur dalam Injil Aquarian, kristus yang hanyalah nabi besar dalam Islam, kristus yang tidak menghakimi dalam The Shack. Kristus yang sejati dinyatakan dalam Kitab Suci, yang dibuktikan dengan "banyak tanda," dan Dia juga dapat dikenal dan dibuktikan secara pribadi. Rasul Yohanes menulis, "Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya" (1 Yoh. 5:10).

CCM: PEMALSUAN KEROHANIAN
EDITOR: CCM adalah Contemporary Christian Music, yaitu gerakan yang mengambil musik-musik dunia (rock, jazz, pop, rap, country, dll) dan "mengkristenkan" musik-musik itu dengan kata-kata 'kristiani.'
Berikut ini disadur dari khotbah "Real Answers for Fundamentalists" oleh Jim van Gelderen, Maret 2005: "CCM adalah solusi yang palsu. Ia adalah pemalsuan manusia. Dengan kata lain, 'Kebaktian terasa mati; mari kita tambah sedikit beat dalam musiknya, ayo kita buat seru.' Saya ingin bertanya kepada anda, apakah itu kehidupan yang berasal dari Roh Kudus? Bagi saya kedengarannya seperti pemalsuan yang diciptakan manusia. Lalu, ada juga kemungkinan bahwa ini pemalsuan dari Iblis. Berfokus pada pengalaman melebihi kebenaran yang objektif akan membuka pintu kepada pemalsuan dari Iblis, yang selalu dapat dikenali dari ketidakkonsistenan dengan Firman Allah. Seseorang berkata, 'Musikku membuatku merasa dekat dengan Allah.' Saya langung mencoba untuk menanyakan beberapa hal kepada orang tersebut untuk melihat apakah ia benar-benar dekat dengan Allah. Dan tahukah anda apa hasilnya? Ia tidak dekat dengan Allah! Bagaimanakah sikap anda terhadap orang tua anda? 'Oh, ya, tidak terlalu baik.' Dan 'Ya, mestinya saya tidak menonton itu...' OK, ini poin saya. Jika kamu tidak dekat dengan Allah dan kamu mendengarkan 'musik Kristen yang membuat anda merasa dekat dengan Allah,' dan kamu belum menyelesaikan masalah dosa anda, anda sedang tertipu. Coba pikirkan. Di sinilah kamu, hubunganmu dengan Allah tidak benar; dan kamu pergi ke konser-konser ini dan ketika keluar kamu berkata, "Ya, saya merasa begitu dekat dengan Allah.' Tetapi kamu belum melepaskan dosa-dosamu. Apakah Allah ada bagian dengan hal seperti itu? TIDAK MUNGKIN! Sadarlah, itu adalah penipuan! Ada seseorang memberitau saya bahwa dia sedang bicara dengan ayahnya mengenai theologi kharismatik tertentu yang sedang ayahnya ikuti dan ia sedang menunjukkan hal-hal tertentu dalam Alkitab kepada ayahnya, ketika tiba-tiba ayahnya berdiri dan menunjuk kepada Alkitab itu dan berkata, 'Saya tidak peduli apa yang buku itu katakan; saya tahu apa yang saya sudah alami.' Ayah orang tersebut sedang tertipu. Itu sederhana sekali. Apakah saya percaya bahwa orang-orang mendapatkan pengalaman rohani di konser-konser CCM? Bisakah ada sesuatu yang rohani atau supranatural yang terjadi? Oh ya, tentu saja, tetapi belum tentu dari Allah. Ada dua makhluk rohani yang supranatural. Harus mampu melakukan pembedaan."

PERPULUHAN DENGAN IMAN
Satu-satunya cara untuk menjalankan perpuluhan secara efektif adalah dengan mempraktekannya dengan iman. Kita harus percaya akan janji-janji Allah walaupun dalam waktu-waktu kesusahan. Dan kita harus ingat bahwa Allah menguji iman untuk melihat apakah iman itu nyata dan untuk membuatnya lebih kuat lagi (Yak. 1:2-4). Banyak kali jika seorang Kristen memutuskan untuk mulai memberikan perpuluhan, ia akan menghadapi masalah-masalah finansial yang akan menguji keputusannya itu. Almarhum John. R. Rice menceritakan tentang seorang penginjl bernama Kuykendahl di Texas pada awal abad 20. Ia memiliki pelayanan keliling dari satu gereja ke gereja lain dan persembahan yang diterima sangat kecil, sedemikian rupa sehingga keluarganya yang besar sulit untuk mencukupi diri. Satu tahun, seorang pebisnis yang kaya mengunjungi daerah itu dan membagikan kesaksiannya di beberapa gereja, dan penginjil Kuykendahl adalah tuan rumahnya, membawa dia dari satu kebaktian ke kebaktian lainnya di kereta kudanya. Antara lain, pebisnis itu menantang umat untuk belajar memberikan perpuluhan. Sambil mereka berperjalanan, pebisnis itu bertanya kepada sang penginjil apakah dia percaya dalam hal memberikan perpuluhan. Ia menjawab, "Ya, saya akan sangat senang memberi perpuluhan, tetapi saya sangat miskin dan saya harus mengurusi keluargaku yang besar." Pebisnis itu menjawab, "Saya akan memberikan penawaran bagi anda. Jika anda mau memberi perpuluhan selama satu tahun penuh, saya akan bertindak sebagai penjamin anda. Jika kapan saja dalam satu tahun itu anda tidak dapat membayar tagihan-tagihanmu dan tidak ada jalan keluar lain lagi, hubungi saya dan saya akan mengirimkan uang yang diperlukan. Saya orang yang kaya, dan saya juga pegang janji." Kuykendahl dengan antusias menjawab, "Saya dengan senang hati akan menerima tawaran anda ini." Penginjil itu menepati janjinya dan memberi persepuluhan dengan setia, tetapi ia tidak pernah perlu menghubungi si pebisnis itu. Pada akhir 12 bulan, si penginjil sedang merenungkan apa yang telah terjadi. Allah telah memberkati dia dengan baik tahun itu dan memenuhi setiap kebutuhan. Orang-orang memberikan kepada dia lebih dari sebelum-sebelumnya, dan keluarga itu mengalami banyak berkat khusus. Sambil dia memikirkan hal-hal ini, hatinya tiba-tiba terpukul ketika ia menyadari bahwa dengan siap ia mau percaya kepada kata-kata seorang pebisnis tetapi ia tidak rela untuk bersandar kepada Firman Allah yang hidup, yang telah memberikan janji-janji yang bahkan lebih hebat lagi! "Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu" (Luk. 6:38).

KEJUJURAN ALKITAB MEMBUKTIKAN IA FIRMAN ALLAH
Ketika manusia menulis biografi tentang pahlawan-pahlawannya, seringkali ia akan menghilangkan atau memperlembut kesalahan-kesalahan mereka; tetapi Alkitab memperlihatkan kualitas ilahinya dengan menyatakan manusia sebagaimana adanya. Bahkan orang-orang yang terbaik dalam Alkitab sekalipun digambarkan lengkap dengan segala kesalahan mereka. Kita diberitahu dengan jelas tentang pemberontakan Adam, kemabukan Nuh, perselingkuhan Daud, kesesatan Salomo, ngambeknya Yunus, penyangkalan Petrus akan tuannya, perselisihan Paulus dan Barnabas, ketidakpercayaan para murid akan kebangkitan Yesus Kristus, dan juga dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan gereja-gereja mula-mula. Alkitab ditulis oleh orang-orang Yahudi, tetapi dengan jujur membeberkan kesalahan-kesalahan orang-orang Yahudi: ketegaran dan ketidakpercayaan mereka yang menyebabkan mereka berkelana di padang gurun selama 40 tahun, kejatuhan mereka ke dalam penyembahan berhala pada masa hakim-hakim, pemberontakan yang menyebabkan mereka terbuang dari tanah perjanjian dan tersebar ke seluruh penjuru bumi selama dua milenium. Sungguh, kejujuran Alkitab membuktikan bahwa Ia adalah Firman Allah yang hidup.

Sumber: Way of Life Ministry, Friday Church News Notes
Penerjemah: Dr. Steven E. Liauw
Graphe International Theological Seminary (www.graphe-ministry.org)
Untuk berlangganan, pilih opsi "Join Group" di: http://groups.yahoo.com/group/gits_buletin/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar