Rabu, Desember 10, 2008

PESONA ALKITAB

PESONA ALKITAB

DEDE WIJAYA

DAFTAR ISI

HALAMAN PERSEMBAHAN

KATA PENGANTAR

1. Mengapa Israel Tidak Menggunakan Kuda?

2. Musa Memasuki Tanah Perjanjian?

3. 4 Nama MALAIKAT dalam ALKITAB

4. Langsung Ke Surga Tanpa Kematian

5. Siapakah Isteri Kain?

6. Sejak Kapan Manusia Makan Daging Menurut Alkitab?

7. Ada Apa dengan Melkisedek?

8. Siapakah ”Malaikat TUHAN” atau ”Malaikat Allah” atau ”Malaikat Perjanjian” dalam Perjanjian Lama?

9. Siapakah ”Dua Saksi” dalam Kitab Wahyu?

10.Metusalah dan Kesabaran ALLAH

11.Siapa Penulis Kitab Ibrani?

12.Mikhael Bertengkar dengan Iblis? Yang Bener Aja?!

13.Siapakah ”anak-anak Allah” dalam Kitab Kejadian 6?

14.Mengenal dan Belajar dari Tokoh Barnabas

15.Tujuh keajaiban Firman Allah

16.Kausa Prima

17.Mengapa Adam dan Hawa tidak boleh makan Buah Pohon Kehidupan setelah mereka jatuh dalam dosa?

18.Daud dan Goliat

19.Belajar dari Yusuf

20.Lot Berada di Sodom, Kok Bisa Sich?

21.Misteri Pengkhianatan Ahitofel terhadap Daud

22.Apakah Perjanjian Allah dengan Nuh Menjadi Gagal karena Banjir Tsunami?

23.Nubuat Henokh

PUSTAKA PILIHAN

TENTANG PENULIS

KATA PENGANTAR BUKU ”PESONA ALKITAB”

Penulis bersyukur kepada Tuhan Yesus karena dapat menyelesaikan penulisan buku ini yang sudah direncanakan sejak 10 Desember 2004, namun baru dapat direalisasikan menjadi tulisan dalam sebuah buku saat ini (Agustus 2006).

Buku ini mengajak kita setiap orang Percaya untuk lebih mengasihi Allah dan mencintai Firman-Nya dengan berusaha memahami dan mengerti bagian-bagian Firman Tuhan dalam Alkitab sehingga dapat lebih menambah kecintaan kita sebagai orang Percaya untuk mempelajari dan membaca Alkitab sebagai Firman Tuhan serta melakukannya dalam kehidupan sehari-hari dengan mengambil setiap pelajaran dalam peristiwa yang terjadi dalam Alkitab yang dialami oleh tokoh-tokoh Alkitab.

Firman Tuhan sesungguhnya tidak akan pernah lekang oleh panas dan tidak akan lapuk oleh hujan. Sebab sesungguhnya Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

Raja Daud dalam Mazmur 19:8-12, memuliakan Tuhan karena Firman-Nya dengan mengatakan bahwa Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya. Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; ... lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah. ... dan orang yang berpegang padanya mendapat upah yang besar.”

Biarlah seperti demikian terjadi dalam hidup kita bahwa Firman Tuhan yang kita percayai dan imani lewat Alkitab menjadi sesuatu yang Hidup dan menerangi Hati dan Pikiran kita dalam kehidupan sehari-hari sebagai orang Percaya di tengah-tengah dunia ini.

Oleh sebab itu, berusahalah sungguh-sungguh supaya kita tetap percaya kepada Kristus dan iman percaya kita ditunjang oleh hidup yang baik, juga kita perlu menjadi orang yang berpengetahuan. Dengan demikian kita dapat hidup menurut kemauan Allah, dan selalu menyenangkan hati-Nya, sehingga dalam segala sesuatu dapat menghasilkan hal-hal yang baik. Dan pengetahuan kita tentang Allah pun akan bertambah juga.

Dan inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian, sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus, penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah.

Sungguh besar kebijaksanaan dan pengetahuan-Nya!

Siapakah yang dapat menyelidiki keputusan-keputusan-Nya?

Siapakah yang dapat mengerti cara-caranya Ia bekerja?

Soli Deo Gloria, Segala Kemuliaan Hanya Bagi Allah,

Tuhan Yesus memberkati.

Pentakosta 2006,

Dede Wijaya

Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah

dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan

bukan untuk manusia.

Kolose 3:23


AMSAL 23:23
Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar