Sabtu, Agustus 01, 2009

Berita Mingguan 01 Agustus 2009

Sumber: Way of Life Ministry, Friday Church News Notes

Penerjemah: Dr. Steven E. Liauw

Graphe International Theological Seminary

Untuk berlangganan, kirim email ke: gits_buletin-subscribe@yahoogroups.com


DAWKINS MENSPONSORI KAMP MUSIM PANAS PERTAMA UNTUK ATHEISME
Richard Dawkins, penulis dari buku "The God Delusion," mensponsori kamp musim panas pertama di Inggris yang mempromosikan atheisme di antara anak-anak. Kamp dengan tema "It's Beyond Belief" tersebut, yang mulai berjalan minggu ini, adalah untuk anak-anak usia delapan hingga tujuh belas tahun, dan berisikan pelajaran-pelajaran evolusi dan nyanyi bersama lagu John Lennon "Imagine," yang menggambarkan tidak adanya agama, surga dan neraka ("Dawkins Sets up Kids' Camp to Groom Atheists," The Sunday Times, 28 Juni 2009). Walaupun kebanyakan doktrin dan praktek yang dilakukan oleh "agama-agama" di dunia ini tidak lain adalah mitologi, namun memang ada seorang Allah pencipta dan ada surga dan neraka. Alkitab tidak berusaha untuk membuktikan eksistensi Allah karena manusia secara instingtif tahu bahwa Dia ada. Fakta ini tertulis di alam semesta dan di hati manusia. Alkitab lebih lanjut mengatakan bahwa orang bebal mengatakan tidak ada Allah (Maz. 14:1; 53:1).

SEORANG WANITA KRISTEN DILAPORKAN DIHUKUM MATI DI KOREA UTARA
Berikut ini disadur dari "Activists Claim Christian Woman Executed," Associated Press, 24 Juli 2009: "Korea Utara menghukum mati seorang wanita Kristen di hadapan publik bulan lalu karena dia menyebarkan Alkitab, yang dilarang di negara Komunis tersebut, kata para aktivis Korea Selatan hari Jumat. Ri Hyon Ok, 33 tahun, juga dituduh melakukan kegiatan mata-mata untuk Korea Selatan dan Amerika Serikat, dan mengorganisir penentangan [terhadap pemerintah]. Dia dihukum mati di kota Ryongchon di sebelah barat laut dekat dengan perbatasan Cina pada tanggal 16 Juni, menurut sebuah laporan dari aliansi lusinan grup anti Korea Utara. Orang tua, suami, dan ketiga anak Ri dikirim ke kamp tahanan politis di kota Hoeryong di timur laut pada hari berikutnya, demikian informasi laporan tersebut, yang mengutip dokumen-dokumen tidak bernama yang didapatkan dari Korea Utara....'Korea Utara sepertinya menilai bahwa kekuatan-kekuatan Kristiani dapat menjadi ancaman bagi kekuasaannya, ' Do Hee-youn, seorang pemimpin aktivis, memberitahukan para reporter, dan mengklaim bahwa hukuman mati publik, penangkapan dan penahanan orang-orang Korea Utara sering sekali terjadi. Komisi Penyelidikan Kejahatan Terhadap Kemanusiaan juga mengungkapkan dalam laporannya bahwa pada bulan Maret, agen-agen sekuriti Korea Utara menangkap Seo Kum Ok, 30 tahun, seorang wanita Kristen juga, di sebuah kota dekat Ryongchon dan menyiksanya. Agen-agen tersebut menuduh bahwa dia sedang mencoba memata-matai sebuah situs nuklir dan menyerahkan informasi kepada Korea Selatan dan Amerika. Laporan itu menyatakan bahwa tidak jelas apakah dia masih hidup. Suaminya juga ditangkap dan kedua anaknya menghilang."

SEPULUH ORANG KRISTEN DIBUNUH TAHUN INI DI SOMALIA
Berikut ini disadur dari The Baptist Press, 22 Juli 2009: "Para militan Islam di Somalia telah membunuh delapan orang Kristen tahun ini, bersama dengan dua anak lelaki seorang pemimpin Kristen, menurut laporan dari Reuters Afrika dan Compass Direct News. Sembilan dari 10 korban itu dipenggal kepala, menurut laporan. Pembunuhan-pembunuh an tersebut berakar dari gerakan para pemberontak ekstrimis al Shabaab untuk menjatuhkan pemerintah sementara Somalia yang condong ke Barat, dan untuk menegakkan hukum sharia (Islam) di daerah-daerah kekuasaan mereka di ibukota negara Afrika tersebut, Mogadishu, dan di Somalia selatan, menurut laporan..... Compass [menyatakan] bahwa al Shabaab, diperkuat oleh pasukan asing yang dilaporkan berkaitan dengan al-Qaida, sedang memonitor para petobat yang meninggalkan Islam dan bermaksud untuk 'membersihkan orang Kristen' terutama [dari daerah] di mana para pekerja Kristen telah memberikan pertolongan medis melalui rumah sakit-rumah sakit yang dijalankan oleh orang Kristen."

ORANG TUA, TUNTUTLAH KETAATAN
Berikut ini disadur dari Training Your Children to Turn out Right, sebuah buku yang sangat bagus oleh David Sorenson (Northstar Ministries, 1820 W. Morgan St., Duluth, MN 55811, 218-726-0209, www.northstarminist ries.com, dhs.northstar@ charter.net) -- "Izinkan saya untuk mengusulkan tiga aturan yang absolut, penting, dan mendasar bagi keluargamua. Jangan menolerir penyimpangan apa pun dari aturan-aturan dasar ini. (1) Kita selalu taat. Sangat sedikit hal dalam kehidupan keluarga yang lebih mendasar daripada mengajar anak-anak untuk taat. Kita harus selalu secara positif dan absolut mengharapkan anak-anak kita untuk taat ketika mereka diberikan suatu instruksi yang jelas (Efesus 6:1)...Jika anak-anak secara konsisten tidak taat, maka artinya orang tua, di suatu titik, telah gagal mendidik mereka untuk taat.....Kami secara positif menuntut bahwa anak-anak kami menaati kami. Jika mereka tidak taat, ada konsekuensi yang langsung dan konsisten. Setiap kali. Setiap kali! Ketaatan sangatlah penting. Ketaatan bukan hanya penting untuk menjaga keteraturan dalam hidup seorang anak, tetapi juga memiliki implikasi rohani yang sangat dalam....ketika anak-anak menjadi terbiasa tidak taat kepada orang tua mereka, dan tidak terjadi apa-apa, mereka sangat mungkin akan mengambil sikap yang sama terhadap kehendak Allah....Orang tua, kalian akan memberkati anak-anak kalian secara rohani jika kalian mengharuskan ketaatan. Kalian mendirikan suatu kebiasaan dalam hidup mereka untuk taat kepada Allah sambil mereka tumbuh dewasa dan menjadi independen.. ..Mengharuskan ketaatan adalah cara dasar mendidik seorang anak untuk mengekang sifat lamanya ke bawah kuasa standar yang benar....Di rumah kami, ketika salah satu anak secara jelas dan terbuka tidak taat, hal itu diselesaikan dengan segera. Tidak ada mencari-cari alasan....Tidak ada debat.....Jika salah satu anak dihukum karena tidak taat, kami selalu memastikan bahwa dia mengerti hukumannya adalah karena dia tidak taat" (Training Your Children to Turn Out Right, 1995, hal. 62-64).


PARA INSINYUR LEBAH YANG LUAR BIASA
Berikut ini disadur dari Creation Moments, http://www.creationmoments.net/radio/transcript.php?t=2179:

"Struktur sarang lebah yang luar biasa telah memukau para ilmuwan selama ribuan tahun. Di abad yang ketiga, Pappus dari Alexandria, seorang astronomer dan ahli geometri, menjadi orang pertama yang memberikan penjelasan mengapa sarang lebah memiliki bentuk heksagonal. Pappus menjelaskan bahwa hanya ada tiga bentuk yang bisa menjadi kandidat sebuah sel di sarang lebah -- segitiga, persegi, dan heksagonal. Bentuk-bentuk lain akan meninggalkan ruang-ruang kosong yang tidak berguna antara satu sel dengan sel lainnya. Pappus mengobservasi bahwa heksagon dapat memuat lebih banyak madu dalam luas daerah yang sama dengan sebuah persegi ataupun segitiga. Bentuk ini juga memerlukan lebih sedikit lilin untuk membangunnya, dan sisi-sisi yang dipakai bersama antara dua heksagon akan semakin mengurangi lagi penggunaan lilin. Namun, barulah seiring dengan perkembangan kalkulus modern para ilmuwan dapat mengapresiasi secara penuh bentuk penutup pada ujung sarang lebah. Setiap sel ditutup oleh sebuah piramid yang terdiri dari tiga rhombus. Matematika yang kompleks menunjukkan bahwa bentuk ini juga memerlukan lilin yang paling sedikit untuk konstruksinya dan memungkinkan sel-sel sarang lebah berdempetan satu sama lain tanpa membuang-buang tempat. Para ilmuwan modern yang menerima evolusi, berbicara mengenai desain sarang lebah sebagai suatu pencapaian hebat para lebah. Tetapi kesimpulan yang lebih masuk akal cukup jelas. Prisma bersisi dua belas, yaitu enam sisi plus kedua ujung dari sarang lebah, adalah kesaksian yang indah akan hikmat matematika dari sang Pencipta sendiri!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar