Jumat, Agustus 12, 2011

Bersinar dalam Keterbatasan

LightAyat Renungan: I Samuel 17:40-58
Gbii.org - Kerap kali kita hanya menyalahkan kondisi dan situasi sehingga kita tidak bisa berprestasi maksimal. Tetapi pola pikir dan kesimpulan kamu mungkin bisa berubah setelah bertanya pada dr. John Manangsang. Dokter ini dua tahun bertugas di tempat terpencil, didaerah Papua, dengan prasarana yang minim. Tetapi, semuanya itu tidak menyurutkan semangatnya untuk membantu masyarakat di bidang kesehatan. Bahkan kadang dengan terpaksa ia memilih bertindak “nekat” untuk melakukan operasi besar. ”Karena alat medis tidak ada, sementara pasien harus ditangani segera saya pernah mengoperasi kaki seorang bapak dengan palu dan gergaji”, ujarnya mengenang. Tentu semua sudah diperhitungkan dengan baik. Terbukti pasien yang di tolong tetap sehat.

Orang muda sering pintar cari alasan dengan menyalahkan kondisi dan keadaan sekitar, padahal kalau kita mau belajar, situasi sulit justru memberi kesempatan untuk kita jadi pemenang. Kalau tidak dilatih sejak dini menghadapi situasi sulit, bagaimana kita dipercaya hal-hal besar? lihat pengalaman Daud, meskipun masih muda sudah dipakai Tuhan untuk mengalahkan Raksasa Goliat. Tengok juga Yusuf! sejak muda terbiasa di hadapkan pada masalah sukar. Ketika jadi penguasa, ia tida mengalami kesulitan karena Yusuf sudah terlatih sejak dini.

Jadi, tidak usah lagi kita mengeluh kalau hari-hari ini diperhadapkan dengan situasi sulit. Keterbatasan nggak perlu jadi kambing hitam buat kita bermalas-malasan. Justru Tuhan sengaja melatih kita sejak muda untuk terbiasa dalam keterbatasan supaya kita tidak terlena dengan fasilitas tetapi mampu berkarya di tengah keterbatasan yang ada.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar