Sabtu, Mei 26, 2018

DOSA YANG MENDATANGKAN MAUT

Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut,  hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang  berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa. (1 Jo 5:16 ITB)

Banyak orang bertanya-tanya ketika mereka membaca Surat Yohanes sampai pasal 5:16, apa gerangan  dosa yang tidak mendatangkan maut, dan yang mendatangkan maut? Pembela OSAS tidak mungkin bisa menjawab karena mereka telah terlebih dahulu dikungkung oleh filsafat OSAS. Padahal untuk menelaah semua ayat Alkitab seseorang tidak boleh ada pra-prosisi terlebih dulu.

Rabu, Mei 23, 2018

Kami Tidak Jalan Mundur

Rasul Paulus berkata bahwa yang diinginkan hatinya ialah mengenal Allah dan Yesus Kristus dengan sebaik-baiknya. Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, (Fil. 3:10 ITB)

Kita diselamatkan oleh Injil yang sederhana, bahwa Yesus Kristus, Allah yang menjadi manusia rela menggantikan kita dihukumkan di kayu salib menanggung semua dosa kita. Dengan ketulusan hati dan kesederhanaan Injil kita diselamatkan. Dan sebagai bayi rohani kita sangat merindukan susu yang murni agar kita sehat dan bertumbuh normal secara rohani. 

Merindukan Kebenaran
Sebagai bukti bahwa kita sudah lahir sebagai bayi rohani, adalah kerinduan kita akan kebenaran yang bagaikan susu yang murni. Ada banyak orang menjadi Kristen, dan mengunjungi gereja, namun sesungguhnya mereka belum lahir baru sama sekali. Ada banyak orang Kristen yang jadi korban gereja yang didirikan dengan motivasi yang salah dan doktrin yang salah sehingga hanya dimanfaatkan sebagai sapi perah oleh pemimpin mereka.

Sabtu, Mei 19, 2018

INTI BAHASAN SURAT IBRANI

Surat Ibrani ditulis kepada orang-orang Ibrani (Yahudi) diaspora, yang dapat dipercayai bahwa penulisnya adalah Rasul Paulus. Pertama, penulis adalah orang dekat dengan Timotius sesuai dengan salam di akhir surat (13:23). Kedua, dalam lingkaran orang dekat Timotius tidak ada orang yang memiliki pemahaman lebih tentang kitab PL dan keyahudian selain Rasul Paulus. Ketiga, jemaat mula-mula tidak mungkin menerima sembarangan tulisan sebagai firman Tuhan. Sekurang-kurangnya tulisan tersebut diketahui oleh Rasul dan disetujui oleh Rasul.

Jangan Mengabaikan Keselamatan
Di pasal 1 surat Ibrani, Paulus menekankan bahwa Yesus Kristus adalah Mesias yang dinanti-nantikan oleh segenap bangsa Yahudi (1:8-9). Bahwa Yesus adalah Anak Allah. Di pasal 2 Paulus berkata bahwa keselamatan dari Allah itu sedemikian nyata, dan pertama-tama diberitakan oleh Tuhan sendiri (2:3) dan kemudian dilanjutkan oleh mereka yang pernah mendengarnya dengan cara yang dapat dipercaya. Tuhan meneguhkan pemberitaan mereka dengan mujizat dan berbagai pernyataan kekuasaan. 

Siapa Memegang Siapa?

Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya. (1Co 15:2 ITB)

Argumentasi yang pernah saya dengar bahkan sering, dari orang-orang yang mati-matian membela OSAS, ialah bahwa dia dipegang oleh Allah, bukan dia yang memegang Allah. Maksudnya ialah bahwa kalau dia yang pegang Allah maka kurang kuat, biasanya digambarkan dengan anak kecil, tetapi jika Allah yang memegang dia maka tidak mungkin terlepas. 

Tetapi Rasul Paulus yang menulis surat Korintus menyuruh jemaat Korintus, yang Paulus asumsikan lahir baru, untuk memegang teguh Injil yang telah menyelamatkan mereka. Ternyata bayangan bahwa orang yang telah lahir baru akan dipegang Allah adalah separuh kebenaran, karena kondisi dipegang Allah tergantung pada kondisi yang bersangkutan memegang Injil yang telah menyelamatkannya. 

Jumat, Mei 18, 2018

MENYALIBKAN YESUS LAGI

Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus, dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang, namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum. Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah; tetapi jikalau tanah itu menghasilkan semak duri dan rumput duri, tidaklah ia berguna dan sudah dekat pada kutuk, yang berakhir dengan pembakaran. (Ibrani 6:4-8 ITB)

Coba bandingkan kalimat ayat ini dari yang bahasa asli dengan yang bahasa Indonesia dan yang bahasa Inggris, maka akan dapatkan bahwa yang LAI redaksinya agak membingungkan.

Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus, dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang, namun yang murtad, tidak mungkin dibaharui untuk bertobat lagi, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum. (terjemahan yang sesuai bahasa aslinya).

Jumat, April 13, 2018

SEMINAR ALKITAB 1 MEI 2018 DI JAKARTA




Mari Hadirilah seminar penting yang mengupas ajaran ALKITAB yang Alkitabiah mengenai 
MUNGKINKAH ALLAH HANYA BERFIRMAN DI ALKITAB?
SELASA (Tanggal MERAH, LIBUR), 1 MEI 2018
Pkl: 09.00-15.00 WIB di Aula GITS, Jl. Danau Agung 2 no 5-7, Sunter, Jakarta Utara
Pembicara: Suhento Liauw, Th.D
Untuk keperluan KONSUMSI dan ketertiban Administrasi, mohon SEGERA melakukan pendaftaran. 

Daftar online di http://bit.ly/salk18
 atau

Daftar SEGERA, SMS kan Nama Anda ke Kontak untuk registrasi: 021-6471-4156 (Telpon) / 0816-1402354 / 0897-972-8557

Dapatkan brosurnya di :
TB. Immanuel, Jl. Proklamasi no. 76, Jakarta Pusat
TB. Immanuel, Ruko Wisma Gading Permai Menara C no. 30, Kelapa Gading, Jakarta Utara
TB. Immanuel, Jl. Tanjung Duren Raya No. 95, Jakarta Barat
TB. Immanuel, Jl. Sultan Iskandar Muda no. 88D, Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan
TB. BPK Gunung Mulia, Jl. Proklamasi, Jakpus
TB. LAI, Jl. Salemba, Jakarta Timur
TB. GoodNews, Mall Citraland/Ciputra lt 4 no 33-35, Jl. Arteri S. Parman, Grogol, Jakarta Barat
TB. Oneway Bookstore, Tanjung Duren, Jakarta Barat
TB. Haleluya Mall Kelapa Gading 2, Lantai 2 no 320, Jakarta Utara
TB. Katolik AVILA, Mall Kelapa Gading 2, Lantai 2 no 309B, Jakarta Utara
Toko Kaset Pondok Pujian, Mall Kota Casablanca, Jakarta Selatan
Toko Kaset Pondok Pujian, Mall CENTRAL PARK Jakarta Barat
TB. Gramedia Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara
Didukung oleh:
Radio Berita Klasik AM 828,

Rabu, November 08, 2017

Seminar Calvinisme Jakarta 1 Desember 2017



Seminar Akademik dengan tema CALVINISME

Yudas Iskariot: Penjahat atau Pahlawan ???

Apakah manusia ditentukan dan dipilih untuk selamat?
Apakah Yudas berjasa dalam keselamatan manusia?
Apakah tindakan Yudas sudah ditentukan Allah?
Apakah manusia memiliki kehendak bebas?
Bagaimana hubungan kehendak bebas dengan nubuat?

Jumat, 1 Desember 2017 (HARI LIBUR)

Pkl 09.00-15.00 WIB

Aula GITS, Jl. Danau Agung 2 no 7, Sunter, Jakarta Utara

Pembicara: Dr. Steven E. Liauw, D.R.E., Th.D

adalah purek Akademis di Graphe International Theological Seminary (GITS) sekaligus pengajar Theologi, Eksegesis dan Bahasa Yunani dan Ibrani. Beliau menyelesaikan Doctor of Religious Education di Tabernacle Baptist Theological Seminary pada tahun 2006, dan menyelesaikan Doctor of Theology di Bible Baptist Theological Seminary pada tahun 2011.

Pembahasan: Pertanyaan mengenai bagaimana kedaulatan Allah berhubungan dengan kehendak dan tanggung jawab manusia, selalu dapat menjadi pembicaraan dan diskusi yang menarik. Hal ini karena topik tersebut terkait erat dengan konsep moralitas manusia. orang kristen mengakui bahwa Allah berdaulat, tetapi bagaimanakah memahami kedaulatan Allah? Apakah Allah yang berdaulat berarti Allah yang menakdirkan segala sesuatu? Lalu bagaimana hubungannya dengan kemahatahuan Allah? Jika Allah sudah tahu apa yang anda akan perbuat hari ini, apakah itu berarti anda tidak memiliki pilihan lain selain melakukan apa yang Allah telah ketahui? Lalu, bagaimana ini semua berhubungan dengan kehendak bebas manusia, dan tuntutan tanggung jawab? Contoh kasus adalah Yudas Iskariot. Tindakan Yudas menjual Tuhan telah diketahui dan dinubuatkan sebelumnya. Apakah ia telah ditakdirkan untuk peran tersebut? Dan apakah itu hal yang positif atau negatif? Di satu sisi, Yudas melakukan tindakan yang tercela, tetapi di sisi lain, bukankah pengkhianatannya memungkinkan penenbusan dosa di atas kayu salib? Jadi Yudas Iskariot: Penjahat atau Pahlawan?

Prinsip-prinsip kedaulatan Allah dan tanggung jawab manusia ini semakin runcing ketika diterapkan ke masalah keselamatan. Apakah keselamatan manusia ditentukan Allah lewat pemilihan yang tanpa syarat sejak kekekalan, ataukah manusia bisa memilih untuk percaya atau menolak Injil? Apa kata Alkitab tentang Predestinasi? Bagaimanakah pemahaman akan hal-hal ini mempengaruhi citra karakter Allah, yaitu keadilanNya dan kebaikannya?

Dapat dipastikan bahwa akan ada pembahasan yang seru dan mendalam, yang akan menantang semua hadirin untuk mempelajari Kitab Suci secara tepat, harmonis, dan holistik. Periko-perikop yang krusial, seperti Roma 9, Yohanes 6, dan banyak lainnya, akan dipelajari. kebenaran Alkitab dan karakter Allah akan dijunjung tinggi. Jangan lewatkan kesempatan baik ini untuk memperdalam pemahaman tentang Alkitab dan doktrin yang penting ini.