Tampilkan postingan dengan label Benny Hinn. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Benny Hinn. Tampilkan semua postingan

Rabu, Juni 01, 2016

Kesaksian Rabi Yahudi tentang Benny Hinn

Kesaksian Rabi Yahudi tentang Benny Hinn 

Ah Benny Hinn. Apakah ada yang masih menganggapnya serius? Ya, saya tahu mereka melakukannya dan ada jutaan dari mereka yang mengikuti dia dan bergantung pada setiap kata katanya. Sayang sekali, karena dia yang sesat, penghujat dan pembohong. Saya akan membuktikan ketiga di sini. 

Pertama mari kita sedikit latar belakang dari Benny. Benny adalah seorang Palestina. Dia bukan seorang Yahudi dan tidak pernah menjadi orang Yahudi (dia bahkan tidak tahu bahasa Ibrani dan mencoba untuk bertindak seperti yang dilakukannya sehingga ia dapat terlihat seperti dia memiliki otoritas Alkitab).

Selasa, Oktober 01, 2013

Seminar: Kebenaran yang Memerdekakan, Mengungkap Kesesatan Benny Hinn & Penyesat Lain

Alkitab dengan jelas menubuatkan bahwa menjelang kedatangan Kristus kedua kali akan muncul banyak Nabi Palsu.

Sebab mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan dimunculkan, dan mereka akan memberi tanda-tanda yang dahsyat dan keajaiban-keajaiban sehingga menyesatkan, bahkan jika mungkin mereka yang terpilih. Lihatlah, Aku telah mengatakan kepadamu sebelumnya. (Mat 24:24-25) 

Menurut Dr. Suhento Liauw, sekarang ayat di atas sedang digenapi oleh BENNY HINN, MORRIS CERULLO, YESAYA PARIADJI, PHILIP MANTOFA, JOHN HARTMAN dan lain-lain. Tentu Dr. Liauw tidak sembarangan menuduh mereka SESAT, melainkan SANGGUP menjelaskan alasannya secara akademik dan alkitabiah.

SEMUA ORANG KRISTEN patut mendengarkan PENJELASAN BELIAU, Terutama Hamba-Hamba Tuhan Yang MENGAJAR, Agar Tidak DISESATKAN dan MENYESATKAN Orang.

Seminar: Kebenaran yang Memerdekakan, Mengungkap Kesesatan Benny Hinn & Penyesat Lain
12 Oktober 2013 di Bitung, Sulawesi Utara
bertempat di Gedung Balai Pertemuan Umum Kantor Walikota BITUNG, SULUT
Pukul 08.00-17.00 WITA
Kontak untuk registrasi: Ev. Johny Tumakaka (0852-45163668), Bpk. Matius Sapang (0852-98214444)
14-15 Oktober 2013 di Manado, Sulawesi Utara
Bertempat di HOTEL PRINCE BOULEVARD
Jl. P. Tendean (Boulevard) Sario Tumpaan
Pukul 08.00-17.00 WITA
Kontak untuk registrasi: Ev. Zelfius Papuas (0852-98552051), Bpk. Fransisko Lakasa (0813-56846719), Bpk. Hardy Walewangko (0852-50622400)


Minggu, April 07, 2013

GEREJA YANG EKSIS KARENA DIPICU WAHYU LIAR

Munculnya Gereja Mormon
Joseph Smith, Jr., pada tahun 1820-an, berkata bahwa dirinya mendapat penglihatan, dan dalam penglihatan itu seorang malaikat, namanya Maroni, memimpinnya kepada lempengan emas yang terkubur yang mengisahkan tentang orang Kristen Amerika di masa lampau sebelum Colombus menemukan benua Amerika. Kemudian pada tahun 1830 dia mempublikasikan yang disebutnya terjemahan dari lempengan emas ke dalam bahasa Inggris, yang kemudian disebut kitab Mormon. Anggota jemaatnya kemudian disebut Latter Day Saints (orang kudus akhir zaman), atau Mormon.

Tahun 1831, Smith dan pengikutnya pindah ke bagian Barat untuk membangun yang katanya communalistic American Zion. Mereka kemudian berkumpul di Kirtland, Ohio, dan membangun outpost di Independence, Missouri, dengan maksud menjadi pusat Zion. Sepanjang tahun 1830-an, Smith mengirim banyak missionari, mempublikasi wahyu-wahyu, dan mendirikan gedung yang megah. Kemudian seturut dengan bangkrutnya bank yang disponsori gereja Mormon dan pertempuran kecil dengan orang Missouri yang marah, mimpi Smith tentang Zion di Missouri dan Ohio gagal total.

Rabu, September 12, 2012

ANTARA MUJIZAT DAN SIHIR Oleh Pdt. Yarman Halawa, D.Min

Fakta Historis-Teologis
Alkitab menegaskan bahwa penyebab dari seluruh penyesatan adalah Iblis. Ia membutakan mata jasmani dan rohani manusia yang lemah sehingga mempercayai kuasa2 ajaib yang dilakukannya melalui para kaki tangannya seolah-olah semua itu berasal dari Allah. Ia adalah Peniru Ulung segala sesuatu (2 Korintus 11:14) yang memanipulasi iman kristen melalui penyesatan lewat pengajaran Alkitab, manifestasi kuasa Allah, mujizat dan tanda-tanda supranatural yang ajaib dan dahsyat dengan tujuan menyesatkan manusia khususnya orang2 percaya. Sejarah telah memberi banyak pelajaran penting bahwa gereja dan orang-orang percaya yang tidak memahami pengajaran yang benar dan tepat mengenai hal2 mujizat dan tanda ajaib, akan lebih mudah dipedayakan dan ditarik secara pemuasan logika dan panca indera terhadap hal2 yang bersifat supranatural, melalui demonstrasi2 yang ‘terbungkus’ oleh charisma rohani, kefasihan lidah, dan mujarabnya pelayanan2 rohani. Tepatlah ucapan Merril C. Tenney, seorang hamba Tuhan yang mengatakan demikian,
“Kekacauan antara iman dan takhayul tidak jarang terjadi diantara orang2 yang pada dasarnya saleh, namun tidak berkesempatan belajar atau membaca Kitab Suci.” (1)

Adalah benar bila dalam 2 Petrus 1:3-12 rasul Petrus mendorong umat Tuhan supaya tidak hanya berhenti pada langkah iman saja, melainkan juga berusaha dengan sungguh2 “menambahkan kepada iman kebajikan,kepada kebajikan pengetahuan, kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, kepada ketekunan kesalehan…..” (ayat 5-6). Tujuannya adalah supaya menjadi “giat dan berhasil dalam pengealanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita” (ayat 8). Ketidakmampuan melakukan hal2 ini akan menyebabkan “buta dan picik” (ayat 9) yang akan mengakibatan tidak akan bisa bertahan terhadap berbagai rupa2 pengajaran, manifestasi kuasa2 supranatural yang menggunakan nama kekristenan (baca seluruh 2 Petrus 1-3).