Tampilkan postingan dengan label alkitab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alkitab. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Januari 02, 2016

Usai Terompet Bersampul Al-Quran, Kini Ada Tempe Dibungkus Alkitab



Parah, dunia udah makin gila. Setelah heboh adanya terompet yang bersampulkan Iqra/Quran, kini ada lagi yang bikin gempar netizen. Tempe yang dijual di pasaran kini dibungkus dengan Alkitab lho. ckckck Entah apa yang ada dipikiran orang yang membungkus tempe ini. Seharusnya, tempe ini bisa dibungkus dengan kertas koran atau kertas buram. Bukannya kita harus saling menghargai kepercayaan masing-masing? Hmmm.... semoga orang-0rang lebih berpikir dengan bijak deh sebelum bertindak. smile



Sabtu, November 09, 2013

Sudah Terbit!! Kitab Suci ILT Edisi 3

Harga Edisi ke-3 ini dijual Rp 60.000,- dan ukuran Remaja/Sedang dengan harga Rp 50.000,- per buku. (Khusus pemesan 10 buku atau lebih, akan mendapatkan Hadiah Menarik berupa sebuah Jam Digital selama persediaan masih ada, Pesan dan Inden segera. Bagi pemesan di atas 200exp, akan mendapatkan diskon khusus)

Bagi kami Kristen Fundamental, asal hasil terjemahnya bisa seperti KJV, itu bagus. Apalagi Sumber Naskah Acuannya sama yakni MT (Masoretic Text) untuk PL dan TR (Textus Receptus) untuk PB-nya. Terjemahannya memang perlu terus disempurnakan dan diperbaiki. Saat ini KS ILT sudah terbit edisi yang ketiga.

Penasaran dan Anda Tertarik:  Pesan KS ILT Edisi 3 seharga 60rb dan ukuran remaja seharga 50rb, segera hubungi saya di 0898.5116.980 (harga belum termasuk ongkos kirim). 

Kitab Suci Indonesian Literal Translation (KS-ILT)

KEKHASAN KITAB SUCI INI
Kitab Suci Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru versi ILT (Indonesian Literal Translation) adalah Kitab Suci yang memiliki kekhasan, yaitu menampilkan nama diri Tuhan Pencipta Alam Semesta, sesuai dengan apa yang tersurat dalam bahasa aslinya dan apa yang tersirat dalam bahasa tutur tokoh-tokoh Kitab Suci pada zaman Perjanjian Baru. Yang dimaksud dengan hal ini adalah penulisan tetragrammaton hwhy dengan transliterasi YAHWEH. Dalam Perjanjian Baru, sungguhpun kebanyakan peneliti Kitab Suci mengasumsikan bahwa bahasa asli penulisannya adalah bahasa Yunani, di sana sini tetap kami munculkan nama YAHWEH, karena kami berpendapat bahwa di tempat-tempat tersebut pastilah yang dimaksud oleh para penutur bahasa (tokoh-tokoh Perjanjian Baru) pada waktu itu adalah YAHWEH itu sendiri. Kekhasan lainnya dari Kitab Suci ini adalah versinya yang lebih mendekati literal. Maksudnya, para penerjemah Kitab Suci ini dalam anugerah Tuhan telah berusaha seliteral mungkin melakukan penerjemahan kata demi kata dari bahasa aslinya. Kitab Suci ini berusaha menampilkan agar setiap kata bahasa asli dapat muncul terwakili dalam bahasa Indonesianya, bahkan untuk kata yang oleh banyak orang dianggap tidak terlalu penting, yaitu kata hubung "dan/tetapi/lalu/juga/bahkan/adapun/maka".

Kamis, Oktober 31, 2013

Berita Bulan SEPTEMBER 2013

JOEL OSTEEN MENYALAHKAN RASUL PAULUS, PETRUS, DAN YOHANES(Berita Mingguan GITS 28 September 2013, sumber: www.freerepublic.com)
Menurut Joel Osteen, gembala sidang Lakewood Church di Houston, Texas, para rasul dari abad pertama itu salah dan sudah kuno, dan secara tidak langsung dia mengatakan mereka Paulus, Petrus, dan Yohanes yang menulis mayoritas Perjanjian Baru adalah salah dan perlu diperbaiki. Ketika Osteen ditanya langsung mengenai apakah orang yang secara terbuka menjalani kehidupan homoseksual akan diterima ke dalam Kerajaan [Allah], Osteen menjawab: “Sudah pasti, siapapun diterima.” Joel mengakui bahwa ada hal-hal yang bersifat “dosa,” tetapi ia berkata, “Saya tidak menyinggung hal-hal ini dari mimbar.” Ketika ditanya apakah seorang gay/homoseksual akan masuk sorga, Joel Osteen menjawab, “Saya percaya mereka akan masuk.” Seperti pesan “injil” Osteen adalah versi yang sudah diperbaharui dan lebih inklusif dari versi 2000 tahun lalu, yang menurut Osteen terlalu sempit. Osteen berkata, “Saya mendukung semua orang. Saya tidak mau mengeluarkan siapapun. Yesus bisa menampakkan diri kepada siapapun.” Mengenai orang yang hidup dalam dosa terbuka, Joel mengatakan dengan tersenyum, “Saya tidak mau menghantam orang-orang itu. Saya tidak mau menentang orang-orang itu. Mereka orang-orang baik.”