Tampilkan postingan dengan label Critical Text. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Critical Text. Tampilkan semua postingan

Selasa, Desember 29, 2015

CARA IBLIS MELAWAN TUHAN

Setelah Tuhan kembali ke Sorga, dan pelayanan pemberitaan Injil di muka bumi diteruskan oleh para Rasul, maka pada saat itu Tuhan memakai dua alat penting untuk menyelamatkan manusia yang telah jatuh ke dalam dosa. Alat pertama ialah para Rasul yang telah dipenuhi Roh Kudus, dan alat kedua ialah orang-orang yang percaya pada pemberitaan para Rasul yang berhimpun yaitu jemaat.

Dari Manusia Berpindah Ke Tulisan
Kitab PL berisikan segala sesuatu tentang ibadah simbolik ritualistik lahiriah, dan pengajaran moral serta sejarah. Juga terdapat banyak typology di dalam biografi dan sejarah. Di zaman PB Tuhan ingin umat yang menerimaNya sebagai Juruselamat dan Allah Jehovah tidak lagi beribadah secara simbolik ritualistik lahiriah melainkan masuk ke dalam ibadah di dalam roh dan kebenaran secara hakekat dengan hati.

Tentu Tuhan tidak bisa mengharapkan para imam dan ahli Taurat yang tidak percaya kepadaNya untuk mengajarkan kebenaran. Rasul-rasul yang telah dipenuhi Roh Kudus adalah andalan Tuhan. Merekalah yang berkhotbah untuk memberikan kesaksian bahwa Yesus Kristus adalah Juruselamat dan Allah Jehovah.

Rabu, Oktober 21, 2009

19 Versi Terjemahan Alkitab Inggris Terbaik dan 42 Terjemahan Terjelek

Ada bagian-bagian ayat yang tidak penulis kutip dengan lengkap, jadi mohon perhatikan dalam Alkitab/software Alkitab saudara untuk ayat selengkapnya. Beberapa perbedaan di atas adalah masalah perbedaan terjemahan kata.

Pada tabel di atas, penulis lebih menitikberatkan pada perbedaan di Perjanjian Baru karena Terjemahan Alkitab untuk Perjanjian Baru ada yang bersumber pada Naskah Textus Receptus=TR (misal KJV, KS-ILT edisi 2) dan ada yang bersumber pada Naskah Critical Text=CT. Jadi Banyak perbedaan di atas disebabkan karena masalah sumber naskah salinan acuan yang dipakai berbeda. KS-ILT & KJV bersumber dari Naskah Salinan MT (untuk PL) dan TR=Textus Receptus (untuk PB),
sedangkan Alkitab LAI & NIV bersumber dan banyak dipengaruhi naskah Critical Text=CT untuk Perjanjian Baru, meski LAI juga kadang-kadang mengacu pada Naskah TR.

Untuk Perbedaan terjemahan di Perjanjian Lama atau kesalahan terjemahan, hanya sedikit disinggung dalam Tabel di atas.

Semua ayat yang diberi Kurung Siku […] dalam Alkitab LAI,  tidak perlu kurung siku dalam KS-ILT karena memang ayat-ayat itu ada di Naskah TR (untuk PB Yunani). Jadi LAI tidak 100% menggunakan naskah acuan CT (untuk PB Yunani) meski sebagian besar dipengaruhi CT.

Terjemahan KS-ILT dalam banyak bagian lebih bagus dari Alkitab LAI, karena cukup banyak ayat dan kata yang ada di TR & KS-ILT & KJV, namun tidak ada di CT & Alkitab LAI & NIV. Kristen Fundamental dan sebagian besar Kaum Injili percaya Naskah Salinan (apographa) MT=Masoretix Text dan TR=Textus Receptus adalah Naskah PL dan PB yang DIPELIHARA oleh Tuhan TANPA SALAH SEDIKITPUN sampai pada TITIK KOMANYA (alias hal sekecil2nya).

Selasa, Mei 20, 2008

SERI DOKTRIN ALKITAB ALKITABIAH (Bagian 3-Ending)

Serangan Iblis
Textum Receptum (TR) adalah naskah PB yang dipakai oleh orang-orang Kristen di seluruh dunia, dan diterjemahkan ke berbagai bahasa oleh misionaris modern yang dipelopori oleh misionaris Baptis, William Carey, ke India dan akhirnya banyak misionaris ke seluruh penjuru dunia. Selama kurang lebih 380 tahun, Iblis tidak menemukan cara untuk menghalangi tersebarnya firman Tuhan ke seluruh dunia walaupun dilakukannya juga serangan kecil-kecilan yang tidak membawa efek terhadap TR.

Karl Lachmann dari Jerman tercatat adalah orang pertama yang menerbitkan edisi PB yang sifatnya menyerang TR pada tahun 1831. Setelah dua edisi teks pengritik/Critical Texts (CT) diterbitkannya ternyata tidak ada yang menggubrisnya. Pada tahun 1857 Samuel Prideaux Tregelles di Inggris juga menerbitkan Critical Text untuk menyerang TR. Kemudian Constanstin Tischendorf seorang yang menemukan naskah Codex Sinaiticus turut menerbitkan teks PB yang bersifat menyerang keakuratan TR.

Serangan yang kelihatannya memakan banyak korban adalah yang dilakukan Iblis melalui dua orang, yaitu Brooke Foss Westcott seorang Bishop gereja Anglikan, dan Fenton John Anthony Hort seorang dosen dari Cambridge University. Untuk mempersingkat nama mereka, biasanya hanya ditulis Westcott-Hort (WH). Mereka menerbitkan Critical Text (CT) untuk menyerang Textum Receptum (TR) pada tahun 1881. Mereka mendasarkan edisi yang mereka terbitkan pada naskah yang diberi nama (aleph) yang ditemukan di Sinai yang juga disebut Sinaiticus dan naskah yang diberi nama B yang kata mereka tersimpan di perpustakaan Vatikan.

Rabu, Mei 14, 2008

SERI DOKTRIN ALKITAB ALKITABIAH (Bag 2)

Gulungan di Laut Mati (Dead Sea Scroll)

Pada tahun 1947 dunia kekristenan dikejutkan dengan ditemukannya Dead Sea Scroll (DSS). Seorang bocah Baduin yang berusaha mencari dombanya yang hilang tanpa sengaja memasuki gua di Wadi Qumran, sebelah Barat Daya laut Mati. Di dalam gua yang gelap, ia tersandung pada gulungan benda yang panjangnya 2 kaki dan tebalnya 10 inci. Para gembala itu menjualnya ke toko antik di Bethlehem yang membeli beberapa gulung, dan seorang Archbishop dari gereja Orthodox Syria membeli sisanya. Beberapa orang ahli menelitinya dan menyimpulkan bahwa itu tidak ada nilainya. Tetapi E.L Sukenik, dari Hebrew University di Yerusalem, mengenal keunikan gulungan itu dan membeli tiga gulungan. Gulungan lain dibawa ke American School of Oriental Research, diteliti oleh J.C Trever dan W.F. Albright, seorang arkeolog Alkitab, akhirnya pada tahun 1948 menyadari bahwa itu adalah gulungan kitab-kitab PL.

Pada akhit tahun 1951 kembali di sekitar gua-gua laut Mati, yaitu di gua Wadi Murabba’at ditemukan lagi gulungan-gulungan lain diantaranya juga terdapat gulungan Teks masoretik. Pada tahun 1952 dilakukan eksplorasi yang lebih intensif dan di gua yang terletak di sebelah Barat Khirbet Qumran ditemukan hampir keseluruhan kitab PL kecuali kitab Ester.