Tampilkan postingan dengan label Baptisan Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Baptisan Anak. Tampilkan semua postingan

Jumat, Agustus 04, 2017

Kesalahan Pembaptisan Bayi

Banyak gereja hari ini membaptiskan bayi, atau lebih cocok sebenarnya dikatakan mereka memercik bayi. Kata “baptis” berarti menyelamkan, dan kebanyakan gereja tidak menyelamkan bayi, mereka hanya memercik mereka. Tetapi, Gereja Ortodoks Timur, yang memiliki basis Yunani (dibandingkan Roma Katolik yang berbasiskan Latin), benar-benar menyelamkan bayi.

Gereja-gereja Protestan juga melakukan “baptis” bayi atau pemercikan bayi. Ini karena gereja-gereja Protestan keluar dari Roma Katolik, dan karena itu mewarisi sebagian doktrin-doktrin Katolik. Sepanjang sejarah, ada sekelompok orang-orang percaya alkitabiah, yang dikenal dengan berbagai nama (Donatis, Bogomil, Waldensian, Novatian, Anabaptis, dll., modern ini kaum Baptis), yang sejak awal berada di luar Roma Katolik, dan mempertahankan pengajaran alkitabiah bahwa hanya orang percaya yang boleh dibaptis. Berikut ini akan dipaparkan secara singkat, kesalahan praktek membaptiskan bayi (apalagi memercik bayi). Membaptis bayi adalah kesalahan besar, karena:

Jumat, April 12, 2013

GEREJA-GEREJA PEMBAPTIS BAYI

Sebenarnya ada banyak orang yang menyadari bahwa Gereja Roma Katolik menyimpang dari Alkitab. John Wycliffe, William Tyndale adalah orang-orang terdahulu yang menyadari bahwa Gereja Roma Katolik (GRK) menyimpang jauh dari Alkitab. Mereka berdua telah mencoba menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Inggris namun kemudian mereka berhasil dieliminasi oleh Gereja Katolik.

Nasib Pemrotes Pendahulu
John Wycliffe berhasil menerjemahkan Alkitab ke bahasa Inggris. Karena dia adalah rektor Oxford University, maka banyak dosen maupun mahasiswa yang menyetujui pandangannya. Raja Inggris hampir memihak kepadanya. Namun karena diultimatum oleh Paus, jika tidak datang mencium kakinya maka akan dikerahkan pasukan dari Spanyol, Portugis, Jerman atau seluruh Eropa untuk menyerang Inggris, maka raja Inggris merendahkan diri untuk mencium kaki Paus.