Studi Biblika-Sistematika atas Matius 12:31-32
Di dalam doktrin keselamatan, kita mengetahui bahwa melalui iman kepada Yesus Kristus kita diselamatkan oleh anugerah Allah. Dengan perkataan lain, anugerah Allah di dalam Yesus Kristus akan memimpin kita untuk beriman kepada-Nya. Demikianlah caranya manusia diselamatkan.
Melalui Yoh. 14:6, Yesus menegaskan: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Tanpa melalui Yesus Kristus tidak ada seorang pun yang mempunyai akses kepada Bapa. Pada diri-Nya satu-satunya jalan, satu-satunya kebenaran dan satu-satunya hidup. Jelas sekali di sini, keselamatan hanya melalui Yesus Kristus.
Tidak perlu diperdebatkan lagi, Yoh. 3:16 merupakan ayat emas yang paling banyak dihafalkan oleh orang-orang Kristen, baik anak Sekolah Minggu, remaja-pemuda maupun orang dewasa. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Setiap orang, barang siapa atau siapa pun yang percaya kepada Yesus Kristus akan diselamatkan.
Kalau sudah sedemikian kenyataannya, kenapa masih disebut-sebut adanya dosa yang tak dapat diampuni? Dosa macam apakah itu yang begitu beratnya sampai tak terampuni? Adakah kemampuan Yesus Kristus untuk mengampuni dosa manusia memiliki keterbatasan? Guna menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, marilah kita mengikuti uraian-uraian dalam tulisan ini. Di bagian pertama kita akan menyaksikan Yesus Kristus sendiri memperingatkan tentang dosa yang tak terampuni. Dilanjutkan pada bagian kedua, kita akan mengadakan studi yang terperinci atas nas Alkitab yang terdapat pada Mat. 12:31-32. Lantas pada akhirnya, kita mesti mempelajari maksud dari pernyataan Yesus Kristus mengenai dosa menghujat Roh Kudus, dan mengapa sampai Dia menegaskan bahwa dosa ini tak terampuni.
Dosa Yang Tak Terampuni
Penulis tidak tahu apa yang tebersit di dalam pikiran dan benak saudara-saudari sewaktu membaca ayat berikut ini: “Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni.” Tidak berhenti sampai di situ saja, ayat di atas langsung dilanjutkan dengan peringatan yang lebih keras lagi: “Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datang pun tidak.“ Kedua ayat di dalam Mat. 12:31-32 ini diucapkan melalui mulut Yesus sendiri.
Sepengetahuan penulis, tidak sedikit orang Kristen yang sempat dibuat terperanjat sewaktu mereka membaca kedua ayat tersebut. Timbul ketakutan yang luar biasa di dalam hati mereka!